Evakuasi Berlanjut, Korban Tewas Gempa Nagekeo Capai 40 Orang

- Redaksi

Minggu, 16 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sedikitnya 38 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, pada Sabtu (15/08) pagi.

Sedikitnya 38 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, pada Sabtu (15/08) pagi.

NAGEKEO Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 7,7 mengguncang Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu (15/8) pagi pukul 05.58 Wita.

Bencana ini mengakibatkan sedikitnya 40 orang tewas. Berdasarkan data rekapitulasi sementara hingga pukul 18.30 Wita, total korban terdampak mencapai 90 orang.

Rinciannya, 40 korban meninggal dunia dan 50 orang mengalami luka-luka hingga luka berat.

Pusat gempa dahsyat tersebut dilaporkan berada di titik sekitar 30 kilometer sebelah timur laut Mbay, ibu kota Kabupaten Nagekeo.

Baca Juga:  BPOLBF Perkenalkan Model Desa Wisata Berkelanjutan Flores di Meru Eco Tourism Week

Kepala Kantor SAR Maumere, Fathur Rahman, menyatakan tim SAR gabungan saat ini tengah berpacu dengan waktu untuk menyelamatkan warga. Sejumlah korban dilaporkan masih tertimbun reruntuhan bangunan.

“Keselamatan warga menjadi prioritas utama operasi ini. Bersama potensi SAR di seluruh Flores, kami berupaya melakukan penyelamatan dengan cepat, tepat, dan aman,” kata Fathur, Sabtu (15/8).

Baca Juga:  BPOLBF Dukung Polisi Tindak Tegas Agen Wisata Nakal di Labuan Bajo

Untuk mempercepat dan mengoptimalkan proses pertolongan, Kantor SAR Maumere turut menggerakkan Kapal Negara (KN) SAR Puntadewa ke perairan terdekat.

Secara keseluruhan, ada 281 personel gabungan yang telah diterjunkan langsung ke titik-titik kerusakan terparah.

Ratusan personel tersebut terdiri dari unsur TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Palang Merah Indonesia (PMI), Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), serta pemerintah daerah setempat.

Baca Juga:  DPR Sentil Kepentingan Pengusaha Jakarta di Balik Kisruh Kuota Seribu TN Komodo

Fathur memastikan proses pendataan korban dan kerusakan masih terus berjalan. Pihaknya berkoordinasi secara intensif dengan BPBD Nagekeo terkait temuan data di lapangan.

Saat ini, fokus utama tim di lapangan terbagi dua: mengevakuasi korban yang masih terjebak di bawah puing bangunan, serta mengevakuasi warga terdampak ke lokasi pengungsian yang lebih aman.

Penulis : Fons Abun

Editor : Tim Bajo Update

Berita Terkait

BKH Pimpin Penyaluran Bantuan Demokrat untuk Korban Gempa Flores
Polisi Cari Itok Aman, Usai Menipu Wisatawan Italia di Labuan Bajo hingga Telantar
Tipu Bule Ratusan Juta, Calo Wisata Bikin 22 Turis Telantar di Labuan Bajo
Menpar Widiyanti: Warga Harus Jadi Aktor Utama Pariwisata Labuan Bajo
Festival Golo Koe 2026 Digelar, Labuan Bajo Dorong Wisata Religi dan Ekologi
Rute Ekstrem Berbalut Sunset: Tantangan Tersendiri di Golo Mori Run 2026
Agen Travel Labuan Bajo ‘Bungkam’ Usai Batal Berlayar, Uang Rp 14 Juta Turis Asing Nyaris Raib
Mengadaptasi Camino de Santiago di Tanah Flores

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 18:23

BKH Pimpin Penyaluran Bantuan Demokrat untuk Korban Gempa Flores

Minggu, 16 Agustus 2026 - 01:17

Evakuasi Berlanjut, Korban Tewas Gempa Nagekeo Capai 40 Orang

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:33

Polisi Cari Itok Aman, Usai Menipu Wisatawan Italia di Labuan Bajo hingga Telantar

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:44

Tipu Bule Ratusan Juta, Calo Wisata Bikin 22 Turis Telantar di Labuan Bajo

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:02

Menpar Widiyanti: Warga Harus Jadi Aktor Utama Pariwisata Labuan Bajo

Berita Terbaru

Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Resmob Komodo menangkap ASJ di kawasan Sernaru, Kelurahan Wae Kelambu, Kecamatan Komodo, pada Sabtu malam, 22 Agustus 2026. Ia ditangkap tanpa perlawanan pada pukul 23.30 WITA.

Hukum & Kriminal

Aksi Tega Pelajar SMK Labuan Bajo: Jarah Rumah Kosong Korban Gempa

Minggu, 23 Agu 2026 - 22:17