Gempa M 7,7 Flores: Gugur Saat Bertugas, Jenazah Zaki Ali Diterbangkan ke Jakarta

- Redaksi

Sabtu, 22 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sabtu 22 Agustus pada Pukul 07.04 WITA, Tim Heli Dauphin Basarnas telah mendarat di Helipad Kampung Ronting, Desa Satar Kampas, Kabupaten Manggarai Timur, dan langsung memproses evakuasi jenazah. Helikopter penyelamat tersebut kemudian menerbangkan jenazah Zaki keluar dari zona bencana menuju Bandara Komodo di Labuan Bajo untuk diterbangkan ke Jakarta.

Sabtu 22 Agustus pada Pukul 07.04 WITA, Tim Heli Dauphin Basarnas telah mendarat di Helipad Kampung Ronting, Desa Satar Kampas, Kabupaten Manggarai Timur, dan langsung memproses evakuasi jenazah. Helikopter penyelamat tersebut kemudian menerbangkan jenazah Zaki keluar dari zona bencana menuju Bandara Komodo di Labuan Bajo untuk diterbangkan ke Jakarta.

LABUAN BAJO Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah Ahmad Zaki Ali (38), seorang relawan yang meninggal dunia akibat kelelahan saat mendistribusikan bantuan untuk korban gempa Magnitudo 7,7 di Flores, Nusa Tenggara Timur.

Korban, yang dikenal sebagai pendiri komunitas Relawan Gerak Bareng, dilaporkan tutup usia pada Jumat (21/08) petang.

Saat itu, ia tengah dalam perjalanan menyalurkan logistik dari kawasan Reo, Kabupaten Manggarai, menuju Desa Satar Padut di Kabupaten Manggarai Timur.

Baca Juga:  Hari Kedua Pencarian Gempa M 7,7 Flores: 51 Tewas, 132 Luka-Luka

Deputi Operasi dan Siaga Basarnas, Mayor Jenderal TNI (Mar) Edy Prakoso, mengatakan evakuasi dilakukan dengan cepat melalui jalur udara agar jenazah dapat segera dipulangkan ke Jakarta.

“Pukul 07.04 WITA, Tim Heli Dauphin Basarnas telah mendarat di Helipad Kampung Ronting, Desa Satar Kampas, Kabupaten Manggarai Timur, dan langsung memproses evakuasi jenazah,” kata Edy, Sabtu (22/08).

Baca Juga:  Gempa NTT: Dua Lansia Kritis Dievakuasi via Udara dari Manggarai Timur

Helikopter penyelamat tersebut kemudian menerbangkan jenazah Zaki keluar dari zona bencana menuju Bandara Komodo di Labuan Bajo.

Setibanya di Labuan Bajo, jenazah langsung dibawa menuju RSUD Pratama Komodo.

Di rumah sakit tersebut, tim medis melakukan proses pemulasaraan jenazah sebelum korban diberangkatkan menuju rumah duka di Jakarta.

Baca Juga:  Ardha Handoko Ungkap Bahaya AI yang Tidak Disadari Banyak Jurnalis

Kantor SAR Maumere beserta seluruh jajaran potensi SAR menyampaikan belasungkawa mendalam atas berpulangnya korban.

Dedikasi serta kepedulian Zaki dinilai sebagai bagian penting dari perjuangan bersama dalam membantu masyarakat yang terdampak krisis pascagempa di Nusa Tenggara Timur.

Penulis : Fons Abun

Editor : Tim Bajo Update

Berita Terkait

Bantu Korban Gempa NTT, Polda Jateng Kirim Puluhan Ton Logistik hingga Tim Psikolog
Upaya Basarnas Penuhi Kebutuhan Logistik Korban Gempa Manggarai Timur Lewat Jalur Udara
Derita Korban Gempa Manggarai: Rumah Rata dengan Tanah, Pejabat Tak Pernah Singgah
Krisis Bantuan Pascagempa Manggarai: Mengapa Administrasi Masih Jadi Kendala?
Bertahan di Pusat Gempa Flores, YBLL Distribusikan Susu dan Obat ke Nagekeo
“Saya Hargai Bapak Seperti Tuhan”, Kemarahan Camat di Flores Pecah Lawan BNPB
Gempa NTT: Dua Lansia Kritis Dievakuasi via Udara dari Manggarai Timur
Dari Beras hingga Obat-obatan: YBLL Sasar 4 Desa Terdampak Gempa di Manggarai

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:55

Bantu Korban Gempa NTT, Polda Jateng Kirim Puluhan Ton Logistik hingga Tim Psikolog

Minggu, 23 Agustus 2026 - 15:16

Upaya Basarnas Penuhi Kebutuhan Logistik Korban Gempa Manggarai Timur Lewat Jalur Udara

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 13:26

Derita Korban Gempa Manggarai: Rumah Rata dengan Tanah, Pejabat Tak Pernah Singgah

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:57

Gempa M 7,7 Flores: Gugur Saat Bertugas, Jenazah Zaki Ali Diterbangkan ke Jakarta

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:25

Bertahan di Pusat Gempa Flores, YBLL Distribusikan Susu dan Obat ke Nagekeo

Berita Terbaru

Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Resmob Komodo menangkap ASJ di kawasan Sernaru, Kelurahan Wae Kelambu, Kecamatan Komodo, pada Sabtu malam, 22 Agustus 2026. Ia ditangkap tanpa perlawanan pada pukul 23.30 WITA.

Hukum & Kriminal

Aksi Tega Pelajar SMK Labuan Bajo: Jarah Rumah Kosong Korban Gempa

Minggu, 23 Agu 2026 - 22:17