Bantu Korban Gempa NTT, Polda Jateng Kirim Puluhan Ton Logistik hingga Tim Psikolog

- Redaksi

Minggu, 23 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bantuan yang diangkut menggunakan 12 armada truk itu tiba di Markas Polres Manggarai Barat pada Sabtu siang, 22 Agustus 2026.

Bantuan yang diangkut menggunakan 12 armada truk itu tiba di Markas Polres Manggarai Barat pada Sabtu siang, 22 Agustus 2026.

LABUAN BAJO Kepolisian Daerah Jawa Tengah (Polda Jateng) mengirimkan puluhan ton bantuan logistik untuk penyintas gempa bumi di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan yang diangkut menggunakan 12 armada truk itu tiba di Markas Polres Manggarai Barat pada Sabtu siang, 22 Agustus 2026.

Setiba di Labuan Bajo, seluruh logistik ditampung sementara di Aula Kemala Bhayangkari Polres Manggarai Barat. Lokasi ini difungsikan sebagai pusat kendali logistik Satuan Tugas Operasi Aman Nusa II Polda NTT 2026.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jateng, Komisaris Besar Muhammad Anwar Nasir, mewakili Kapolda menyerahkan langsung bantuan tersebut.

Baca Juga:  Rumah Rusak Berat, Warga Desa Tengku Lese Belum Tersentuh Bantuan
Pada hari yang sama, belasan truk itu resmi dilepas menuju enam titik wilayah tujuan. Bantuan ini dipetakan untuk didistribusikan secara presisi ke tujuh kabupaten terdampak di daratan Flores.

Bantuan ini memuat 18 jenis kebutuhan pokok dan darurat, mulai dari beras, air mineral, obat-obatan, pakaian, hingga genset penerangan.

“Pemberangkatan kami mulai melalui Tanjung Perak menggunakan kapal laut pada Kamis malam. Hari ini tiba di Dermaga Labuan Bajo,” kata Anwar di Gudang Logistik Polres Manggarai Barat, Sabtu, 22 Agustus 2026.

Baca Juga:  Gempa M 7,7 Flores: Gugur Saat Bertugas, Jenazah Zaki Ali Diterbangkan ke Jakarta

Anwar menjelaskan, bantuan dari Jawa Tengah tidak hanya berfokus pada material fisik. Polda Jateng juga menaruh perhatian pada pemulihan kejiwaan dan kesehatan korban gempa di NTT.

“Kami juga mengirimkan tim trauma healing dari psikolog serta tenaga kesehatan yang telah bekerja di lokasi sejak Selasa lalu,” ujar Anwar.

Setibanya di gudang, jajaran Polda NTT tak membiarkan logistik tersebut mengendap lama. Wakapolres Manggarai Barat, Komisaris Martinus Pake, langsung memimpin personel untuk melakukan penyortiran dan verifikasi barang.

Pada hari yang sama, belasan truk itu resmi dilepas menuju enam titik wilayah tujuan. Bantuan ini dipetakan untuk didistribusikan secara presisi ke tujuh kabupaten terdampak di daratan Flores.

Tepat pukul 20.30 WITA pada hari yang sama, belasan truk itu resmi dilepas menuju enam titik wilayah tujuan. Bantuan ini dipetakan untuk didistribusikan secara presisi ke tujuh kabupaten terdampak di daratan Flores.

Baca Juga:  Panas! Persaingan Jasa Transportasi Darat di Labuan Bajo Kembali Mencuat ke Publik

Direktur Pengamanan Objek Vital Polda NTT, Komisaris Besar Muhammad Nur Akbar, mengapresiasi respons cepat dan solidaritas dari jajaran Polda Jateng tersebut.

“Malam ini juga kami langsung menyalurkan bantuan ke tujuh kabupaten. Agar aman dan tepat waktu, distribusi ini dikawal penuh oleh kawan-kawan dari Brimob Batalyon B Pelopor,” ucap Nur Akbar.

Sementara itu, Kepala Polres Manggarai Barat, Ajun Komisaris Besar Christian Kadang, memastikan seluruh pergerakan logistik dan pasukan di Pulau Flores dipantau secara berkesinambungan.

“Isinya rata-rata bahan pokok dan selimut, hari ini langsung jalan. Kami berharap bantuan ini bisa mempercepat pemulihan kondisi masyarakat terdampak,” tutur Christian.

Bantuan yang diangkut menggunakan 12 armada truk itu tiba di Markas Polres Manggarai Barat pada Sabtu siang, 22 Agustus 2026.

Penulis : Fons Abun

Editor : Tim Bajo Update

Berita Terkait

Upaya Basarnas Penuhi Kebutuhan Logistik Korban Gempa Manggarai Timur Lewat Jalur Udara
Derita Korban Gempa Manggarai: Rumah Rata dengan Tanah, Pejabat Tak Pernah Singgah
Gempa M 7,7 Flores: Gugur Saat Bertugas, Jenazah Zaki Ali Diterbangkan ke Jakarta
Krisis Bantuan Pascagempa Manggarai: Mengapa Administrasi Masih Jadi Kendala?
Bertahan di Pusat Gempa Flores, YBLL Distribusikan Susu dan Obat ke Nagekeo
“Saya Hargai Bapak Seperti Tuhan”, Kemarahan Camat di Flores Pecah Lawan BNPB
Gempa NTT: Dua Lansia Kritis Dievakuasi via Udara dari Manggarai Timur
Dari Beras hingga Obat-obatan: YBLL Sasar 4 Desa Terdampak Gempa di Manggarai

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:55

Bantu Korban Gempa NTT, Polda Jateng Kirim Puluhan Ton Logistik hingga Tim Psikolog

Minggu, 23 Agustus 2026 - 15:16

Upaya Basarnas Penuhi Kebutuhan Logistik Korban Gempa Manggarai Timur Lewat Jalur Udara

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 13:26

Derita Korban Gempa Manggarai: Rumah Rata dengan Tanah, Pejabat Tak Pernah Singgah

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:57

Gempa M 7,7 Flores: Gugur Saat Bertugas, Jenazah Zaki Ali Diterbangkan ke Jakarta

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:25

Bertahan di Pusat Gempa Flores, YBLL Distribusikan Susu dan Obat ke Nagekeo

Berita Terbaru

Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Resmob Komodo menangkap ASJ di kawasan Sernaru, Kelurahan Wae Kelambu, Kecamatan Komodo, pada Sabtu malam, 22 Agustus 2026. Ia ditangkap tanpa perlawanan pada pukul 23.30 WITA.

Hukum & Kriminal

Aksi Tega Pelajar SMK Labuan Bajo: Jarah Rumah Kosong Korban Gempa

Minggu, 23 Agu 2026 - 22:17