Bukan Cuma Komodo, Wisata Darat Labuan Bajo Kini Jadi Mesin Baru Ekonomi Warga

- Redaksi

Senin, 18 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rencananya, perhelatan Weekend at Parapuar akan kembali digelar pada 23 Mei 2026 mendatang.

Rencananya, perhelatan Weekend at Parapuar akan kembali digelar pada 23 Mei 2026 mendatang.

LABUAN BAJO Labuan Bajo kini tidak lagi sekadar menawarkan pesona Taman Nasional Komodo dan keindahan wisata bahari.

Pemerintah setempat mulai menggenjot potensi wisata darat melalui penyelenggaraan berbagai festival dan acara kreatif.

Langkah ini dinilai ampuh untuk mendongkrak ekonomi warga lokal, sekaligus memperpanjang durasi kunjungan wisatawan di destinasi super prioritas tersebut.

Salah satu inisiatif yang konsisten digarap oleh Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) adalah acara bertajuk Weekend at Parapuar.

Berlokasi di kawasan perbukitan Parapuar, acara ini menyajikan panorama lanskap Labuan Bajo dari ketinggian sebagai daya tarik utamanya.

Baca Juga:  Rakornas 2026: Upaya BPOLBF dorong investasi pariwisata berkelanjutan di Labuan Bajo

Wisatawan yang datang tidak hanya disuguhi pemandangan, tetapi juga pertunjukan seni budaya, musik, dan bazar kuliner dari UMKM lokal.

Acara ini juga dirancang secara interaktif dengan melibatkan langsung berbagai komunitas setempat.

Pelaksana Tugas Direktur Utama BPOLBF, Andhy MT Marpaung, menyebut pengembangan acara berbasis darat ini sangat krusial.

Tujuannya adalah untuk menciptakan ekosistem pariwisata yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Baca Juga:  PDAM Wae Mbeliling Pastikan Suplai Air Parapuar Penuhi Standar Pariwisata

Menurut Andhy, wisata darat membuka ceruk ekonomi baru bagi kelompok masyarakat yang selama ini mungkin belum tersentuh sektor wisata bahari, seperti pekerja seni dan komunitas kreatif.

“Melalui penyelenggaraan event terjadwal seperti Weekend at Parapuar, kami ingin menghadirkan ruang kolaborasi antara pariwisata, budaya, komunitas, dan ekonomi kreatif,” ujar Andhy.

Ia menambahkan, perhelatan acara seperti ini merupakan strategi utama agar turis tidak buru-buru pulang dari Labuan Bajo.

“Aktivasi destinasi melalui event menjadi upaya untuk memperkuat daya tarik wisata darat sekaligus memperpanjang lama tinggal wisatawan,” tegasnya.

Baca Juga:  Dilaporkan UU ITE, EH Ngaku Tanpa Bunga, Pengacara IB: Buktinya 50%!

Tren pariwisata saat ini memang tengah bergeser. Para pelancong kini tidak sekadar memburu keindahan alam.

Mereka mulai mencari pengalaman autentik, interaksi langsung dengan warga lokal, serta kegiatan yang memiliki nilai budaya dan keberlanjutan.

Rencananya, perhelatan Weekend at Parapuar akan kembali digelar pada 23 Mei 2026 mendatang.

Bagi wisatawan yang ingin berkunjung, informasi lengkap terkait acara ini dapat diakses melalui akun media sosial resmi BPOLBF.

Penulis : Fons Abun

Editor : Tim Bajo Update

Berita Terkait

BKH Pimpin Penyaluran Bantuan Demokrat untuk Korban Gempa Flores
Evakuasi Berlanjut, Korban Tewas Gempa Nagekeo Capai 40 Orang
Polisi Cari Itok Aman, Usai Menipu Wisatawan Italia di Labuan Bajo hingga Telantar
Tipu Bule Ratusan Juta, Calo Wisata Bikin 22 Turis Telantar di Labuan Bajo
Menpar Widiyanti: Warga Harus Jadi Aktor Utama Pariwisata Labuan Bajo
Festival Golo Koe 2026 Digelar, Labuan Bajo Dorong Wisata Religi dan Ekologi
Rute Ekstrem Berbalut Sunset: Tantangan Tersendiri di Golo Mori Run 2026
Agen Travel Labuan Bajo ‘Bungkam’ Usai Batal Berlayar, Uang Rp 14 Juta Turis Asing Nyaris Raib

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 18:23

BKH Pimpin Penyaluran Bantuan Demokrat untuk Korban Gempa Flores

Minggu, 16 Agustus 2026 - 01:17

Evakuasi Berlanjut, Korban Tewas Gempa Nagekeo Capai 40 Orang

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:33

Polisi Cari Itok Aman, Usai Menipu Wisatawan Italia di Labuan Bajo hingga Telantar

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:44

Tipu Bule Ratusan Juta, Calo Wisata Bikin 22 Turis Telantar di Labuan Bajo

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:02

Menpar Widiyanti: Warga Harus Jadi Aktor Utama Pariwisata Labuan Bajo

Berita Terbaru

Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Resmob Komodo menangkap ASJ di kawasan Sernaru, Kelurahan Wae Kelambu, Kecamatan Komodo, pada Sabtu malam, 22 Agustus 2026. Ia ditangkap tanpa perlawanan pada pukul 23.30 WITA.

Hukum & Kriminal

Aksi Tega Pelajar SMK Labuan Bajo: Jarah Rumah Kosong Korban Gempa

Minggu, 23 Agu 2026 - 22:17