LABUAN BAJO — Labuan Bajo kini tidak lagi sekadar menawarkan pesona Taman Nasional Komodo dan keindahan wisata bahari.
Pemerintah setempat mulai menggenjot potensi wisata darat melalui penyelenggaraan berbagai festival dan acara kreatif.
Langkah ini dinilai ampuh untuk mendongkrak ekonomi warga lokal, sekaligus memperpanjang durasi kunjungan wisatawan di destinasi super prioritas tersebut.
Salah satu inisiatif yang konsisten digarap oleh Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) adalah acara bertajuk Weekend at Parapuar.
Berlokasi di kawasan perbukitan Parapuar, acara ini menyajikan panorama lanskap Labuan Bajo dari ketinggian sebagai daya tarik utamanya.
Wisatawan yang datang tidak hanya disuguhi pemandangan, tetapi juga pertunjukan seni budaya, musik, dan bazar kuliner dari UMKM lokal.
Acara ini juga dirancang secara interaktif dengan melibatkan langsung berbagai komunitas setempat.
Pelaksana Tugas Direktur Utama BPOLBF, Andhy MT Marpaung, menyebut pengembangan acara berbasis darat ini sangat krusial.
Tujuannya adalah untuk menciptakan ekosistem pariwisata yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Menurut Andhy, wisata darat membuka ceruk ekonomi baru bagi kelompok masyarakat yang selama ini mungkin belum tersentuh sektor wisata bahari, seperti pekerja seni dan komunitas kreatif.
“Melalui penyelenggaraan event terjadwal seperti Weekend at Parapuar, kami ingin menghadirkan ruang kolaborasi antara pariwisata, budaya, komunitas, dan ekonomi kreatif,” ujar Andhy.
Ia menambahkan, perhelatan acara seperti ini merupakan strategi utama agar turis tidak buru-buru pulang dari Labuan Bajo.
“Aktivasi destinasi melalui event menjadi upaya untuk memperkuat daya tarik wisata darat sekaligus memperpanjang lama tinggal wisatawan,” tegasnya.
Tren pariwisata saat ini memang tengah bergeser. Para pelancong kini tidak sekadar memburu keindahan alam.
Mereka mulai mencari pengalaman autentik, interaksi langsung dengan warga lokal, serta kegiatan yang memiliki nilai budaya dan keberlanjutan.
Rencananya, perhelatan Weekend at Parapuar akan kembali digelar pada 23 Mei 2026 mendatang.
Bagi wisatawan yang ingin berkunjung, informasi lengkap terkait acara ini dapat diakses melalui akun media sosial resmi BPOLBF.
Penulis : Fons Abun
Editor : Tim Bajo Update






