Ruang Komisioner KPU Mabar Digeledah Jaksa Usut Dugaan Korupsi Pilkada 2024

- Redaksi

Selasa, 8 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Saat Kepala Seksi Intelijen Kejari Manggarai Barat, M. Ahega Wikantra, memberikan keterangan pers, Selasa (8/9/2026).

Saat Kepala Seksi Intelijen Kejari Manggarai Barat, M. Ahega Wikantra, memberikan keterangan pers, Selasa (8/9/2026).

LABUAN BAJO Tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Manggarai Barat menggeledah kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat pada Selasa (8/9/2026) siang.

Penggeledahan ini merupakan tindak lanjut atas naiknya status dugaan korupsi dana hibah Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 senilai Rp28 miliar ke tahap penyidikan.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Manggarai Barat, M. Ahega Wikantra, mengatakan penggeledahan di kantor KPU tersebut berlangsung sekitar pukul 14.00 WITA.

“Ruangan-ruangan yang digeledah itu meliputi ruang komisioner, kemudian sekretaris, bendahara, ruang administrasi, serta ruang arsip,” kata Ahega di Kantor Kejari Manggarai Barat, Selasa (8/9/2026) malam.

Baca Juga:  Penyelundupan Satwa Terbongkar di Labuan Bajo: Ribuan Burung Endemik Nyaris Mati Lemas

Dari penggeledahan tersebut, tim penyidik menyita sejumlah dokumen yang berkaitan dengan proses pelaksanaan dan pengelolaan dana hibah Pilkada 2024.

Ahega menjelaskan, peningkatan status penanganan perkara dari penyelidikan ke penyidikan didasarkan pada Surat Perintah Kepala Kejaksaan Negeri Manggarai Barat Nomor: Print-316/N.3.24/Fd.2/08/2026 tertanggal 31 Agustus 2026.

Pria yang akrab disapa Hega ini juga menegaskan, upaya paksa penggeledahan telah mengantongi izin resmi dari Pengadilan Negeri Labuan Bajo.

“Kegiatan penggeledahan ini dilakukan sudah sesuai dengan ketentuan Pasal 112 sampai dengan 114 KUHAP,” tegas Ahega.

Seluruh dokumen dan barang bukti pendukung yang diamankan akan segera dianalisis oleh jaksa.

Baca Juga:  Polemik Utang Piutang EH vs IB: Pengacara EH Sebut Kliennya Tak Miliki Mens Rea

Analisis bukti ini krusial untuk menemukan titik terang mengenai siapa pihak yang paling bertanggung jawab dalam kasus tersebut.

“Tentu perlu dipelajari serta dianalisa lebih lanjut guna menentukan dugaannya mengarah ke siapa, atau menentukan tersangkanya siapa,” ujarnya.

Sebelum kasus ini naik ke tahap penyidikan, Kejari Manggarai Barat tercatat telah memeriksa sekitar puluhan orang dalam tahap penyelidikan.

Ahega menyebut, para pemangku kepentingan yang pernah diperiksa—termasuk komisioner dan jajaran sekretariat KPU—kemungkinan besar akan dipanggil kembali.

“Mungkin orang-orang yang diperiksa di tahap penyelidikan akan diperiksa kembali karena ini kan beda tahapan, beda proses,” ungkapnya.

Baca Juga:  Pelajar 13 Tahun Dijebak, Disekap di Vila, dan Diperkosa Tiga Pria di Labuan Bajo

Kasus dugaan penyelewengan dana hibah dari Pemkab Manggarai Barat kepada KPU ini berawal dari adanya laporan masyarakat yang ditindaklanjuti oleh pihak kejaksaan.

Terkait perhitungan pasti kerugian keuangan negara dari total pagu dana hibah Rp28 miliar, kejaksaan masih menunggu hasil audit dari lembaga berwenang.

Meski enggan membocorkan jumlah calon tersangka, Ahega memastikan bahwa bukti awal adanya peristiwa tindak pidana korupsi sudah dikantongi oleh penyidik.

“Di tahap penyidikan tujuannya itu jelas. Kita mencari dari bukti-bukti pendukung untuk menentukan seorang tersangka atau beberapa orang tersangka,” pungkasnya.

Penulis : Fons Abun

Editor : Tim Bajoupdate

Berita Terkait

Ketua PSSI Mabar Dukung Pelatih Komodo United Dipidana
Saat Korban Pengeroyokan Laporannya Ditolak Polisi, Lalu Berujung Dilaporkan Balik
Polisi Sebut Tangkap Curat di Sernaru, Keluarga: Dia Kami Serahkan Sendiri ke Buser
Aksi Tega Pelajar SMK Labuan Bajo: Jarah Rumah Kosong Korban Gempa
Pegawai Diduga Pukul Pekerja Pelabuhan, Kepala KSOP Janjikan Sanksi Tegas, Polisi Turun Tangan
Sodoran Bir dan Rokok Tak Hentikan Proses Hukum Oknum Pegawai KSOP Labuan Bajo
Hanya Perkara Truk Pertamina, Pegawai KSOP Labuan Bajo Bogem Petugas Karcis Parkir
Polisi Cari Itok Aman, Usai Menipu Wisatawan Italia di Labuan Bajo hingga Telantar

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 19:15

Ruang Komisioner KPU Mabar Digeledah Jaksa Usut Dugaan Korupsi Pilkada 2024

Sabtu, 5 September 2026 - 18:20

Ketua PSSI Mabar Dukung Pelatih Komodo United Dipidana

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:22

Saat Korban Pengeroyokan Laporannya Ditolak Polisi, Lalu Berujung Dilaporkan Balik

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:03

Polisi Sebut Tangkap Curat di Sernaru, Keluarga: Dia Kami Serahkan Sendiri ke Buser

Minggu, 23 Agustus 2026 - 22:17

Aksi Tega Pelajar SMK Labuan Bajo: Jarah Rumah Kosong Korban Gempa

Berita Terbaru