Solidaritas Gempa Flores: Saat Pengepul Hasil Bumi dan Jejaring Medis Turun Tangan

- Redaksi

Senin, 7 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi solidaritas ini salah satunya diinisiasi oleh Adrian, pemilik Toko Sumber Rejeki di Borong. Ia tak bekerja sendiri, melainkan menggandeng sejumlah rekan dan relawan.

Aksi solidaritas ini salah satunya diinisiasi oleh Adrian, pemilik Toko Sumber Rejeki di Borong. Ia tak bekerja sendiri, melainkan menggandeng sejumlah rekan dan relawan.

LABUAN BAJO — Bantuan kemanusiaan untuk penyintas gempa bumi di Pulau Flores terus mengalir. Di Kabupaten Manggarai Timur, warga dan relawan lokal menjadi motor penggerak distribusi bantuan ke titik-titik pengungsian.

Aksi solidaritas ini salah satunya diinisiasi oleh Adrian, pemilik Toko Sumber Rejeki di Borong. Ia tak bekerja sendiri, melainkan menggandeng sejumlah rekan dan relawan.

Sasaran awal distribusi mereka meliputi kawasan Balus Permai di Kecamatan Borong.

Bantuan kemudian disebar hingga ke lima posko pengungsian di wilayah Lamba Leda Utara, termasuk Desa Nangapenda dan Waso.

Baca Juga:  Jelang Kedatangan Prabowo, Kabasarnas dan Gubernur NTT Sisir Posko Gempa Nagekeo

Logistik yang didistribusikan tak murni dari kantong lokal. Dana kemanusiaan ini mengalir dari berbagai pihak, membentang dari ujung barat hingga timur Indonesia.

Para donatur tersebut di antaranya Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Pidie di Aceh, serta dokter alumni Kabupaten Asmat, Papua Selatan.

Dukungan juga datang dari keluarga besar di Sidney dan jejaring kolega dokter lainnya.
“Itu saya pribadi gabung beberapa teman. Kami ke Balus Permai, Kecamatan Borong, dan distribusi ke Lamba Leda Utara. Di sana ada lima posko,” kata Adrian.

Aksi solidaritas ini salah satunya diinisiasi oleh Adrian, pemilik Toko Sumber Rejeki di Borong. Ia tak bekerja sendiri, melainkan menggandeng sejumlah rekan dan relawan.

Untuk menjangkau lebih banyak penyintas, Adrian memperluas jaringan pendistribusian. Ia memutuskan bergabung dengan komunitas Relawan Gesit.

Baca Juga:  DPR Sentil Kepentingan Pengusaha Jakarta di Balik Kisruh Kuota Seribu TN Komodo

Langkah ini membuat jangkauan bantuan semakin luas, menyentuh wilayah-wilayah terdampak yang sebelumnya belum terakses maksimal.

“Lebih lanjut saya bergabung dengan Relawan Gesit Chapter Manggarai Timur. Kami sudah distribusikan bantuan ke Lamba Leda Tengah, Kampung Kisol di Kota Komba, Pota, dan Elar,” ungkapnya.

Di luar aksi kemanusiaan, sosok Adrian lekat dengan denyut ekonomi masyarakat Borong.

Baca Juga:  Wabup Mabar Lantik 32 Kepsek: Jangan Ambil Keputusan karena Tekanan!

Toko Sumber Rejeki yang ia kelola merupakan pusat penerimaan komoditas pertanian dan perkebunan warga setempat.

Setiap harinya, tempat usaha ini menampung hasil bumi andalan Flores. Mulai dari kopi, cengkeh, cokelat, kemiri, sawit, hingga pinang.

Keberadaan pengepul hasil bumi ini menjadi urat nadi bagi para petani lokal, terutama untuk memutar roda ekonomi di tengah situasi krisis pascabencana.

Aktivitas bisnis dan aksi sosial yang dijalankan Adrian berjalan di dua ruang berbeda. Namun, keduanya bermuara pada satu tujuan: menopang kelangsungan hidup masyarakat Flores.

Satu sisi menggerakkan roda ekonomi lewat pembelian hasil tani, sisi lainnya memastikan para penyintas di tenda-tenda pengungsian tidak merasa sendirian.

Penulis : Nalljehaut

Editor : Fons Abun

Berita Terkait

Operasi KM Feronia Berakhir Tanpa Jejak Veronica Beatrix Jessica
Penjelasan Polisi terkait Penemuan Mayat yang Terbakar di Perkebunan Warga Manggarai Timur
Geger, Warga Kembur Borong Temukan Mayat dengan Kondisi Terbakar
Jerat Berulang Itok Aman: Tipu Turis Italia Rp79 Juta, Terancam 4 Tahun Penjara
Jessica Belum Ditemukan, Operasi SAR KM Feronia Diperpanjang
Langit Labuan Bajo Diselimuti ‘Haze’, BMKG Buka Suara Soal Dugaan Kiriman Asap Karhutla
KOPEARAD Mabar Gelar Diskusi Publik Bedah 2 Tahun Kebijakan Prabowo-Gibran
KM Feronia: Jejak Tumpahan Minyak Ditemukan, Satu Korban Masih Hilang

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:33

Operasi KM Feronia Berakhir Tanpa Jejak Veronica Beatrix Jessica

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:43

Penjelasan Polisi terkait Penemuan Mayat yang Terbakar di Perkebunan Warga Manggarai Timur

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:43

Jerat Berulang Itok Aman: Tipu Turis Italia Rp79 Juta, Terancam 4 Tahun Penjara

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:42

Jessica Belum Ditemukan, Operasi SAR KM Feronia Diperpanjang

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:08

Langit Labuan Bajo Diselimuti ‘Haze’, BMKG Buka Suara Soal Dugaan Kiriman Asap Karhutla

Berita Terbaru

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Manggarai Barat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-15 yang dirangkaikan dengan peluncuran Gaura Chocolatier & Cafe di Jalan Alo Tanis, Labuan Bajo, Kamis (22/10/2026).

Ekonomi

Gebrakan Kadin Mabar Tekan Ketergantungan Pangan

Kamis, 22 Okt 2026 - 19:41