Cara Wisudawan UKWMS Bantu Warga Terdampak Gempa di Desa Tehong Manggarai Barat

- Redaksi

Senin, 7 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebanyak 100 paket kebutuhan pokok dari
Para wisudawan Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS) Semester Genap Tahun Ajaran 2026/2027 dikirimkan ke Kampung Kalo, Desa Tehong, Kecamatan Ndoso, Manggarai Barat. Bantuan itu terdiri dari beras, telur, dan mi instan. Marselinus Jeramun turun langsung menyalurkan bantuan tersebut.

Sebanyak 100 paket kebutuhan pokok dari Para wisudawan Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS) Semester Genap Tahun Ajaran 2026/2027 dikirimkan ke Kampung Kalo, Desa Tehong, Kecamatan Ndoso, Manggarai Barat. Bantuan itu terdiri dari beras, telur, dan mi instan. Marselinus Jeramun turun langsung menyalurkan bantuan tersebut.

LABUAN BAJO — Para wisudawan Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS) Semester Genap Tahun Ajaran 2026/2027 memilih cara berbeda untuk merayakan kelulusan. Alih-alih menggelar pesta pora, mereka menyalurkan bantuan bagi korban gempa di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sebanyak 100 paket kebutuhan pokok yang terdiri dari beras, telur, dan mi instan dikirimkan ke Kampung Kalo, Desa Tehong, Kecamatan Ndoso, Kabupaten Manggarai Barat.

Bagi para wisudawan ini, kelulusan bukan sekadar perayaan akademik. Momentum ini dijadikan ruang untuk menghadirkan solidaritas kemanusiaan bagi sesama yang membutuhkan.

Wakil Rektor I UKWMS, Dr. F.V. Lanny Hartanti, menyatakan bahwa bakti sosial ini merupakan wujud nyata rasa syukur sekaligus kepedulian keluarga besar universitas.

Baca Juga:  PWMB Sebut Aturan Media Pemda Mabar Amburadul, Desak Bupati Pecat Kadis Pariwisata

“Momentum wisuda tidak hanya dimaknai sebagai perayaan atas keberhasilan akademik, tetapi juga sebagai kesempatan untuk berbagi berkat bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujar Lanny dalam keterangan tertulisnya, Senin (7/9/2026).

Sejumlah rumah warga di Kampung Kalo, Desa Tehong, Kecamatan Ndoso, mengalami kerusakan berat akibat guncangan gempa bumi bermagnitudo 7,7 pada 15 Agustus lalu.

Lanny menambahkan, pemilihan lokasi di Flores didasari oleh semangat solidaritas terhadap warga yang tengah menghadapi dampak bencana gempa bumi.

Aksi ini, menurut Lanny, sejalan dengan nilai ‘PeKA’ (Peduli, Komit, Antusias) yang diusung UKWMS. Hal ini sekaligus menjadi perwujudan semangat non scholae sed vitae discimus—belajar bukan hanya untuk ilmu, melainkan untuk kehidupan.

Baca Juga:  Misteri Hilangnya Veronica di Perairan Pulau Tatawa, Penyelam Hingga Drone Diturunkan
Sebanyak 100 paket kebutuhan pokok dari
Para wisudawan Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS) Semester Genap Tahun Ajaran 2026/2027 dikirimkan ke Kampung Kalo, Desa Tehong, Kecamatan Ndoso, Manggarai Barat. Bantuan itu terdiri dari beras, telur, dan mi instan. Marselinus Jeramun turun langsung menyalurkan bantuan tersebut ke lokasi.

“Pendidikan di UKWMS diharapkan membentuk insan yang memiliki kepekaan sosial dan tanggung jawab untuk hadir bagi sesama,” tegasnya.

Kampung Kalo sendiri merupakan wilayah yang terisolir di Manggarai Barat. Hingga saat ini, belum ada akses jalan raya yang memadai menuju lokasi tersebut, sehingga membutuhkan kendaraan khusus untuk mencapainya.

Baca Juga:  Jessica Belum Ditemukan, Operasi SAR KM Feronia Diperpanjang

Kondisi warga di sana kian memprihatinkan pasca-gempa. Banyak rumah warga roboh dan mereka terpaksa bertahan hidup di tenda-tenda darurat dengan fasilitas terbatas.

Salah seorang tokoh muda Kampung Kalo, Fransiskus Siemang, mengungkapkan apresiasinya atas bantuan tersebut. Ia menyebut UKWMS sebagai pihak pertama yang datang memberikan bantuan secara langsung.

“Saya sangat terharu. Baru UKWMS yang pertama datang melihat kami. Banyak rumah roboh, masyarakat tidur di tenda darurat, tapi belum banyak bantuan yang datang, termasuk dari pemerintah,” ungkap Siemang.

Mayoritas penduduk Kampung Kalo menggantungkan hidup dari bertani. Minimnya akses logistik dan bantuan membuat pemulihan pasca-gempa di wilayah ini berjalan lamban.

Sebanyak 100 paket kebutuhan pokok dari
Para wisudawan Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS) Semester Genap Tahun Ajaran 2026/2027 dikirimkan ke Kampung Kalo, Desa Tehong, Kecamatan Ndoso, Manggarai Barat. Bantuan itu terdiri dari beras, telur, dan mi instan. Marselinus Jeramun turun langsung menyalurkan bantuan tersebut.

Melalui bantuan ini, para wisudawan UKWMS berharap dapat meringankan beban ekonomi warga terdampak. Meski nilainya mungkin tak menutupi seluruh kerugian, pesan kemanusiaan yang dibawa diharapkan mampu menguatkan mental para korban.

Bagi UKWMS, gelar akademik hanyalah awal. Kebermanfaatan ilmu pengetahuan diuji saat seseorang mampu turun ke lapangan dan merespons penderitaan sesama secara nyata.

Penulis : Fons Abun

Editor : Tim Bajoupdate

Berita Terkait

Operasi KM Feronia Berakhir Tanpa Jejak Veronica Beatrix Jessica
Penjelasan Polisi terkait Penemuan Mayat yang Terbakar di Perkebunan Warga Manggarai Timur
Geger, Warga Kembur Borong Temukan Mayat dengan Kondisi Terbakar
Jerat Berulang Itok Aman: Tipu Turis Italia Rp79 Juta, Terancam 4 Tahun Penjara
Jessica Belum Ditemukan, Operasi SAR KM Feronia Diperpanjang
Langit Labuan Bajo Diselimuti ‘Haze’, BMKG Buka Suara Soal Dugaan Kiriman Asap Karhutla
KOPEARAD Mabar Gelar Diskusi Publik Bedah 2 Tahun Kebijakan Prabowo-Gibran
KM Feronia: Jejak Tumpahan Minyak Ditemukan, Satu Korban Masih Hilang

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:33

Operasi KM Feronia Berakhir Tanpa Jejak Veronica Beatrix Jessica

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:43

Penjelasan Polisi terkait Penemuan Mayat yang Terbakar di Perkebunan Warga Manggarai Timur

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:26

Geger, Warga Kembur Borong Temukan Mayat dengan Kondisi Terbakar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:43

Jerat Berulang Itok Aman: Tipu Turis Italia Rp79 Juta, Terancam 4 Tahun Penjara

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:42

Jessica Belum Ditemukan, Operasi SAR KM Feronia Diperpanjang

Berita Terbaru

Syamsudin Kadir

Opini

Bencana di Balik Bencana NTT

Sabtu, 24 Okt 2026 - 16:14