Kapolda NTT Tinjau Rusun Polres Mabar: Polisi Ikut Mengungsi Imbas Gempa Flores

- Redaksi

Kamis, 27 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) Irjen Pol Rudi Darmoko meninjau Rumah Susun (Rusun) Asrama Polres Manggarai Barat yang retak akibat gempa bumi Flores, Kamis (27/8/2026).

Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) Irjen Pol Rudi Darmoko meninjau Rumah Susun (Rusun) Asrama Polres Manggarai Barat yang retak akibat gempa bumi Flores, Kamis (27/8/2026).

LABUAN BAJO — Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) Irjen Pol Rudi Darmoko meninjau Rumah Susun (Rusun) Asrama Polres Manggarai Barat yang retak akibat gempa bumi Flores, Kamis (27/8/2026).

Pengecekan ini dilakukan menyusul banyaknya personel kepolisian yang terpaksa mendirikan tenda pengungsian di halaman karena struktur bangunan rusak hingga lantai tiga.

Rudi menyebut kedatangannya merupakan arahan langsung dari Kapolri.

Ia ingin memastikan kondisi aparat yang turut menjadi korban bencana saat tengah bertugas melayani masyarakat.

“Anggota Polri di lapangan bertugas membantu masyarakat korban bencana, namun di sisi lain mereka dan keluarganya juga menjadi korban dan harus mengungsi di depan rusun,” kata Rudi di Labuan Bajo.

Baca Juga:  Kepala BPN Mangkir Pemeriksaan, Polisi Usut Tuntas Dugaan Pemalsuan Dokumen Tanah Warga

Saat ini, Polda NTT tengah mendata seluruh fasilitas kepolisian yang terdampak gempa di tujuh kabupaten se-Pulau Flores. Hal ini dilakukan untuk menyusun skala prioritas perbaikan.

Berdasarkan data sementara, gempa merusak 9 gedung Polsek (8 rusak ringan, 1 rusak berat) dan 4 bangunan Pospol (3 rusak ringan, 1 rusak berat).

Kerusakan juga terjadi pada 54 unit Asrama dan Rusun Polri, dengan rincian 42 unit rusak ringan dan 12 unit rusak berat. Kendati demikian, Rudi memastikan tidak ada anggota Polri yang terluka atau meninggal dunia.

Baca Juga:  BKH: Jangan Sebarkan Hoaks, Kebohongan yang Dianggap Benar Itu Sangat Berbahaya

“Bangunan rusak ringan menjadi prioritas utama perbaikan minggu ini. Untuk yang rusak berat akan kami usulkan ke Mabes Polri,” tegasnya.

Memasuki hari ke-12 pascagempa, Polda NTT tidak hanya fokus pada internal, melainkan juga masyarakat umum. Sebanyak 63 konselor trauma healing gabungan diterjunkan ke pusat-pusat pengungsian.

“Kami ingin warga, baik dewasa maupun anak-anak, dapat segera menetralisir rasa takut, merilis trauma, dan kembali menjalani kehidupan normal,” ujar Rudi.

Di sektor logistik, distribusi bantuan masif terus dilakukan. Polri menggunakan jalur darat, kapal patroli Ditpolairud, hingga helikopter untuk menjangkau kawasan terisolir.

Baca Juga:  Dampak Gempa M 7,7: Tenda Darurat Penuhi Halaman Rumah Sakit Labuan Bajo

Rudi menyebut, kepolisian baru saja mendistribusikan 15 ton logistik berupa makanan, obat-obatan, dan pakaian ke Pulau Palue, Kabupaten Sikka.

Ia meminta warga segera melapor jika masih ada titik yang belum tersentuh bantuan.

Selain urusan logistik dan kesehatan, kepolisian juga berfokus pada keamanan warga. Rudi telah menginstruksikan seluruh jajaran Kapolres untuk meningkatkan patroli.

Pengamanan difokuskan pada rumah-rumah kosong yang ditinggalkan warga selama mengungsi untuk mencegah potensi kejahatan.

“Fokus utama saya 24 jam ke depan adalah memonitor pengungsian, memastikan distribusi bantuan tepat sasaran, dan memastikan kondisi Kamtibmas tetap aman kondusif,” pungkas Rudi.

Penulis : Fons Abun

Editor : Tim Bajo Update

Berita Terkait

Wabup Mabar Lantik 32 Kepsek: Jangan Ambil Keputusan karena Tekanan!
Buntut Status FB, EH Jadi Tersangka tapi Cuma Wajib Lapor
Cakades 04 Minta Coblos Ulang, Panitia Pilkades Lewat Heran: Saat Pleno Lancar-lancar Saja
Kalah Tipis 3 Suara, Cakades Lewat Mabar Gugat Hasil Pilkades dan Minta Coblos Ulang
Pemkab Manggarai Barat ke PLN: Jangan Alergi Kritik!
Bakar 832 Ribu Rokok Ilegal, Kepala Bea Cukai Labuan Bajo Soroti Kerugian Pajak dan Cukai
Menang Tipis 19 Suara, Sukarman Resmi Nakhodai Desa Golo Mori
Wabup Matim Pantau Pengerjaan Lapen Simpang Nantal-Kawit- Laing Rana Mese, Ingatkan Soal Kualitas

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 13:16

Wabup Mabar Lantik 32 Kepsek: Jangan Ambil Keputusan karena Tekanan!

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:03

Buntut Status FB, EH Jadi Tersangka tapi Cuma Wajib Lapor

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:04

Cakades 04 Minta Coblos Ulang, Panitia Pilkades Lewat Heran: Saat Pleno Lancar-lancar Saja

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:57

Kalah Tipis 3 Suara, Cakades Lewat Mabar Gugat Hasil Pilkades dan Minta Coblos Ulang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:31

Pemkab Manggarai Barat ke PLN: Jangan Alergi Kritik!

Berita Terbaru