NAGEKEO — Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Kabasarnas), Marsdya TNI Mohammad Syafii, meninjau posko pengungsian korban Gempa Flores pada Rabu (26/8/2026).
Bersama Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, Syafii mendatangi Lapangan Berdikari di Desa Danga, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo.
Kunjungan ini bertujuan memastikan kondisi fisik para pengungsi. Selain itu, mereka mengecek kesiapan operasional posko penanganan bencana.
Peninjauan ini sekaligus menjadi langkah persiapan jelang kedatangan Presiden RI Prabowo Subianto. Prabowo dijadwalkan melawat ke Kabupaten Nagekeo pada hari yang sama.
Di area pengungsian, Syafii dan Melkiades mengecek sejumlah fasilitas darurat.
Keduanya menyempatkan diri menyapa anak-anak di fasilitas psikososial “Pondok Ceria”. Tenda ini didirikan Kementerian Sosial untuk memulihkan trauma anak-anak terdampak gempa.
Syafii memastikan unsur SAR gabungan telah diterjunkan sejak gempa pertama kali mengguncang Nagekeo.
Personel dari Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Maumere memegang peran penting dalam fase tanggap darurat dan evakuasi di lapangan.
“Tim Rescue dari Kantor SAR Maumere sudah hadir di Nagekeo sejak hari pertama gempa terjadi,” ujar Syafii di Posko Pengungsian Berdikari, Rabu (26/8/2026).
Ia menegaskan, timnya terus bersiaga penuh di lokasi bencana.
“Hingga hari ini, tim terus bersiaga dan berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah Nagekeo untuk mendukung penanganan dampak gempa, khususnya dalam kesiapsiagaan dan proses evakuasi korban,” imbuh Syafii.
Selain memantau kerja SAR, Kabasarnas dan Gubernur NTT juga berdialog dengan mahasiswa Universitas Nusa Cendana (Undana).
Para mahasiswa tersebut berstatus sebagai relawan pendamping kemanusiaan di lokasi pengungsian. Syafii mengapresiasi langsung kontribusi mereka dalam membantu warga.
Usai merampungkan tinjauan di posko, rombongan bergeser menuju Markas Polres Nagekeo.
Di sana, mereka transit untuk mematangkan persiapan pengamanan dan penyambutan agenda kunjungan kerja Presiden Prabowo.
Penulis : Fons Abun
Editor : Tim Bajo Update








