Mbay— Presiden Prabowo Subianto menjanjikan pemerataan pembangunan infrastruktur di Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga tingkat desa.
Janji tersebut dilontarkan Prabowo saat meninjau posko pengungsian korban bencana di Mbay, Kabupaten Nagekeo, NTT, Rabu (26/8/2026).
Tepatnya, Prabowo menyambangi para pengungsi di Markas Batalyon Teritorial Pembangunan 834/Wakanga Mere, Desa Tonggurambang.
Di hadapan para korban terdampak bencana, ia menyebut pembangunan NTT akan dieksekusi secara bertahap.
Tujuannya tak lepas dari upaya mendongkrak produktivitas daerah, sekaligus memastikan kesejahteraan masyarakat setempat.
Prabowo menegaskan, orientasi pemerintah pusat saat ini tidak lagi hanya bertumpu pada pembangunan skala kabupaten atau kota besar.
“Kabupaten demi kabupaten, kecamatan demi kecamatan, desa demi desa, kita bangun,” kata Prabowo di lokasi pengungsian.
Mantan Menteri Pertahanan itu menekankan bahwa hak hidup sejahtera harus dirasakan secara merata oleh seluruh rakyat Indonesia.
Dalam kunjungannya, Prabowo mengaku telah menyerap aspirasi dari Bupati Nagekeo.
Ia menyebut ada sejumlah gagasan strategis yang disodorkan pemerintah daerah untuk menyokong produktivitas kabupaten tersebut ke depannya.
Selain melempar janji pembangunan daerah, Prabowo juga menyinggung realisasi program andalannya: Makan Bergizi Gratis (MBG).
Ia mengaku baru saja mendapat laporan dari kepala daerah setempat bahwa program tersebut telah memberikan dampak nyata di Nagekeo.
Alih-alih hanya percaya pada laporan bawahan, Prabowo lantas mengonfirmasi klaim tersebut langsung kepada warga di posko pengungsian.
“Saya dapat laporan dari Bapak Bupati, rakyat Kabupaten Nagekeo itu merasakan manfaat dari MBG. Apa benar itu?” tanya Prabowo.
Pertanyaan itu lantas dijawab dengan seruan “benar” secara serentak oleh warga yang memadati lokasi.
Prabowo kemudian melempar pertanyaan lanjutan untuk memastikan apakah masyarakat ingin program tersebut dipertahankan.
Warga kembali menyahut serentak meminta program itu dilanjutkan.
Mendengar respons tersebut, Prabowo memastikan pemerintahannya akan terus mengeksekusi program MBG.
Ia mengklaim program ini krusial untuk menyokong kesehatan kelompok rentan, mulai dari anak-anak, ibu hamil, hingga kelompok lanjut usia.
Penulis : Nalljehaut
Editor : Fons Abun








