5 Nama Berebut Kursi Panas PKB Mabar, Siapa Bakal Terpental di Ujian Kelayakan?

- Redaksi

Sabtu, 25 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menggelar Musyawarah Cabang untuk tiga kabupaten, yakni Manggarai Barat, Manggarai dan Manggarai Timur di Hotel The Jayakarta Labuan Bajo, Sabtu, 25 April 2026.

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menggelar Musyawarah Cabang untuk tiga kabupaten, yakni Manggarai Barat, Manggarai dan Manggarai Timur di Hotel The Jayakarta Labuan Bajo, Sabtu, 25 April 2026.

LABUAN BAJO — Musyawarah Cabang (Muscab) di internal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) kini tak lagi menjadi arena pemilihan langsung ketua cabang, melainkan hanya sekadar panggung pengumuman bakal calon yang telah disaring oleh tim pusat.

Hal ini ditegaskan langsung oleh Ketua DPC PKB Manggarai Barat (Mabar), Sewargading SJ Putra, usai gelaran Muscab untuk tiga kabupaten di Hotel The Jayakarta, Labuan Bajo, Sabtu (25/4/2026). Tiga wilayah yang menggelar Muscab serentak itu adalah Manggarai Barat, Manggarai, dan Manggarai Timur.

“Tahun ini mekanismenya berubah. Sebelum Muscab, ada tim pemetaan dari DPP yang turun ke DPW untuk mengidentifikasi kader yang layak dicalonkan jadi ketua DPC. Jadi produk dari tim itu hanya satu: bakal calon,” beber Sewargading kepada wartawan.

Sewargading menjelaskan, arena Muscab saat ini tak ubahnya medium publikasi hasil kerja tim dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) tersebut. Pasca Muscab, nama-nama yang lolos pemetaan tidak otomatis langsung memimpin.

Baca Juga:  Panas! Persaingan Jasa Transportasi Darat di Labuan Bajo Kembali Mencuat ke Publik

“Muscab ini hanya mengumumkan hasil kerja dari tim itu. Yang terpetakan sebagai bakal calon ini akan mengikuti tahap selanjutnya, yaitu Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK),” tegasnya.

Keputusan final mutlak berada di tangan DPP di Jakarta. Khusus untuk wilayah Manggarai Barat, Sewargading membocorkan sudah ada lima nama yang masuk dalam radar pusat.

“Ada 5 kandidat (untuk Mabar). Setelah UKK, baru DPP yang memutuskan siapa ketuanya, sekertarisnya siapa, bendaharanya siapa dan seterusnya,” tambahnya.

Gus Halim Turun Gunung

Muscab tiga kabupaten ini menjadi krusial karena dibuka langsung oleh Ketua DPP PKB Bidang Penguatan Organisasi, Legislatif, dan Eksekutif, Abdul Halim Iskandar. Pria yang akrab disapa Gus Halim ini turun gunung memantau langsung kaderisasi PKB di ujung barat Pulau Flores tersebut.

Baca Juga:  10 Hari Tertahan, Jenazah Pasutri Austria Diterbangkan ke Bali

Dalam orasinya, Gus Halim memberikan peringatan keras agar kader PKB tidak cepat puas hanya dengan duduk di kursi jabatan. Ia meminta seluruh kader untuk ‘naik kelas’.

“Menjadi politisi itu penting, tetapi tidak cukup. Kader PKB harus naik kelas menjadi pemimpin yang mampu mengarahkan, dan pada akhirnya menjadi negarawan yang berpikir untuk kepentingan bangsa,” tegas Gus Halim.

Bagi Gus Halim, kemenangan dalam pemilu atau pilkada bukanlah tujuan akhir, melainkan hanya kendaraan. “Yang paling penting adalah bagaimana kita menggunakan kemenangan itu untuk melayani rakyat dan menyelesaikan persoalan,” ujarnya.

Dapat Sanjungan Bupati Edi Endi

Ajang konsolidasi PKB ini turut dihadiri sejumlah pimpinan partai politik dan tokoh lintas agama. Menariknya, Bupati Manggarai Barat yang juga Ketua DPW NasDem NTT, Edistasius Endi, hadir langsung dan memberikan pujian.

Baca Juga:  500 Knalpot Brong Disulap Jadi Patung Komodo, Polres Manggarai Barat Curi Perhatian Wisatawan

Bupati yang akrab disapa Edi Endi ini menyebut kehadiran keluarga besar PKB dan Gus Halim membawa dampak positif bagi pariwisata dan stabilitas daerah.

“Kami berharap kegiatan seperti ini tidak hanya dilakukan sekali, tetapi terus berlanjut di Labuan Bajo. Kehadiran Bapak dan Ibu sekalian merupakan berkah bagi daerah kami,” ujar Edi.

Sementara itu, Sekretaris DPW PKB NTT, Kaharudin, mengingatkan bahwa Muscab adalah momentum krusial untuk menghadapi Pilkada dan Pileg mendatang. Ia menuntut para kader untuk menerapkan ‘politik kehadiran’.

“PKB adalah partai besar, tetapi kita tidak boleh cepat puas. Kita harus terus hadir di tengah masyarakat, mendengar kebutuhan mereka, dan memberikan solusi nyata,” pungkas Kaharudin.

Penulis : Fons Abun

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Kecelakaan Xpander vs Pikap di Merombok, Korban Dilarikan ke RS
Jaringan Apotek K-24 Ekspansi ke Labuan Bajo
Dua Tahun BERES KIS: Siasat Puskesmas Lawir Atasi Penundaan Berobat Warga di 11 Desa
Alasan Naniek Deyang Mundur dari Jabatan Kepala Badan Gizi Nasional
PDAM Wae Mbeliling Pastikan Suplai Air Parapuar Penuhi Standar Pariwisata
Soal Skema PLN Tagih Utang Lewat Mati Meteran Listrik, DPRD Desak Bupati Segera Turun Tangan
APBD Habis untuk Birokrasi, DPRD Manggarai Barat Diminta Tak Asal Ketok Palu KUA-PPAS 2027
Dana PIP Siswa SMK Golo Mori Akhirnya Dikembalikan

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 19:19

Kecelakaan Xpander vs Pikap di Merombok, Korban Dilarikan ke RS

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:06

Jaringan Apotek K-24 Ekspansi ke Labuan Bajo

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:04

Dua Tahun BERES KIS: Siasat Puskesmas Lawir Atasi Penundaan Berobat Warga di 11 Desa

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:54

Alasan Naniek Deyang Mundur dari Jabatan Kepala Badan Gizi Nasional

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:51

PDAM Wae Mbeliling Pastikan Suplai Air Parapuar Penuhi Standar Pariwisata

Berita Terbaru

Apotek K-24, resmi membuka gerai barunya di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

News

Jaringan Apotek K-24 Ekspansi ke Labuan Bajo

Sabtu, 25 Jul 2026 - 19:06

Saat tim kunjungan kerja Komisi V DPR RI bersama pemerintah daerah setempat meninjau pengerjaan terakhir jalan tersebut yang berada di Kampung Lembah, Desa Tanjung Boleng, Kecamatan Boleng, Manggarai Barat, Rabu (22/7/2026).

Infrastruktur

Pengerjaan Jalan Lingkar Utara Flores Tahun Ini 10 Kilometer

Sabtu, 25 Jul 2026 - 01:45