Tanggap Darurat Gempa Nagekeo: YBLL Salurkan Beras hingga Nutrisi Anak

- Redaksi

Selasa, 25 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Di Posko Pengungsi Desa Waekokak, YBLL menyalurkan logistik untuk mengamankan ketahanan pangan. Bantuan yang diturunkan meliputi 50 kilogram beras, 6 papan telur ayam, 5 dus mi instan, serta 6 dus air mineral kemasan.

Di Posko Pengungsi Desa Waekokak, YBLL menyalurkan logistik untuk mengamankan ketahanan pangan. Bantuan yang diturunkan meliputi 50 kilogram beras, 6 papan telur ayam, 5 dus mi instan, serta 6 dus air mineral kemasan.

NAGEKEO Gempa bumi bermagnitudo 7,7 yang mengguncang Flores pada 15 Agustus lalu meninggalkan kerusakan parah di sejumlah wilayah. Kabupaten Nagekeo, khususnya kawasan Mbay yang menjadi pusat guncangan utama, kini memasuki masa kedaruratan dan pemulihan.

Merespons situasi tersebut, Yayasan Bambu Lingkungan Lestari (YBLL) turun langsung menyalurkan bantuan logistik dasar. Pendistribusian menyasar titik-titik pengungsian darurat yang dihuni kelompok rentan.

Fokus bantuan diarahkan pada pemenuhan kebutuhan spesifik bagi bayi, balita, anak-anak, ibu, serta kaum lansia.

Di Posko Pengungsi Desa Waekokak, YBLL menyalurkan logistik untuk mengamankan ketahanan pangan. Bantuan yang diturunkan meliputi 50 kilogram beras, 6 papan telur ayam, 5 dus mi instan, serta 6 dus air mineral kemasan.

Baca Juga:  Gelar Bukber di Meruorah, BRI Labuan Bajo Tegaskan Komitmen Dukung Ekonomi Rakyat

Penyaluran berlanjut ke Posko Pengungsi Desa Tunggu Rambang yang menempati bangunan SDN Tonga Nanga, Kelurahan Lape. Posko ini dihuni 28 jiwa dari 7 kepala keluarga.

Untuk menopang kebutuhan di penampungan sementara ini, tim menyalurkan 1 karung beras, terpal, pembalut wanita, serta makanan dan minuman instan. YBLL juga memasok nutrisi khusus berupa susu formula anak dan balita, serta susu khusus lansia.

Kondisi serupa ditemukan di Posko Kesidari yang menjadi tempat bernaung 22 jiwa dari 7 kepala keluarga asal Kelurahan Danga.
Selain sembako, bantuan di Posko Kesidari difokuskan pada perlengkapan bayi dan anak.

Baca Juga:  Buntut Sengketa Lahan Pantai Nggoer, Oknum Polisi F Diperiksa 8 Jam di Polres Mabar

YBLL mendistribusikan susu bayi usia 0–12 bulan, popok, hingga perlindungan ekstra seperti minyak telon dan minyak kayu putih.

Meski distribusi makanan dan obat-obatan terus berjalan, tim YBLL menemukan persoalan kelayakan fasilitas di lapangan. Mayoritas pengungsi belum memiliki tempat tidur yang memadai.

Perwakilan YBLL, Mathias Nua, melaporkan banyak penyintas terpaksa tidur beralaskan tanah dingin yang hanya dilapisi lembaran tipis.

“Tempat tidur masih menjadi perhatian. Masih ada warga yang tidur di atas terpal,” kata Mathias di sela-sela aktivitas pendistribusian logistik, Jumat (21/8).

Baca Juga:  Tanggap Darurat Gempa Manggarai Barat: BPOLBF dan Pemkab Bergerak ke Kepulauan Utara

Mathias menegaskan, selain logistik pangan, pemerintah dan lembaga kemanusiaan perlu memprioritaskan fasilitas istirahat para penyintas.

“Karena itu, bantuan berupa kasur lantai atau alas tidur menjadi salah satu kebutuhan yang perlu diperhatikan,” urai Mathias.

YBLL berkomitmen untuk terus menyisir titik pengungsian lain agar bantuan yang masuk sesuai dengan kebutuhan mendesak warga.

Aksi tanggap darurat ini tidak hanya berpusat di Nagekeo. Gerakan solidaritas serupa dilakukan secara serentak di tujuh kabupaten terdampak di Pulau Flores.

Distribusi bantuan kini telah diperluas untuk menjangkau pengungsi di Kabupaten Ngada, Sikka, Manggarai, Manggarai Timur, Manggarai Barat, dan Ende.

Penulis : Fons Abun

Editor : Tim Bajo Update

Berita Terkait

9.547 Rumah Rusak di Mabar Akibat Gempa, Tim Verifikasi Cegah Data Fiktif Bantuan
Bantu Korban Gempa NTT, Polda Jateng Kirim Puluhan Ton Logistik hingga Tim Psikolog
Upaya Basarnas Penuhi Kebutuhan Logistik Korban Gempa Manggarai Timur Lewat Jalur Udara
Derita Korban Gempa Manggarai: Rumah Rata dengan Tanah, Pejabat Tak Pernah Singgah
Gempa M 7,7 Flores: Gugur Saat Bertugas, Jenazah Zaki Ali Diterbangkan ke Jakarta
Krisis Bantuan Pascagempa Manggarai: Mengapa Administrasi Masih Jadi Kendala?
Bertahan di Pusat Gempa Flores, YBLL Distribusikan Susu dan Obat ke Nagekeo
“Saya Hargai Bapak Seperti Tuhan”, Kemarahan Camat di Flores Pecah Lawan BNPB

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 14:17

Tanggap Darurat Gempa Nagekeo: YBLL Salurkan Beras hingga Nutrisi Anak

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:07

9.547 Rumah Rusak di Mabar Akibat Gempa, Tim Verifikasi Cegah Data Fiktif Bantuan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:55

Bantu Korban Gempa NTT, Polda Jateng Kirim Puluhan Ton Logistik hingga Tim Psikolog

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 13:26

Derita Korban Gempa Manggarai: Rumah Rata dengan Tanah, Pejabat Tak Pernah Singgah

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:57

Gempa M 7,7 Flores: Gugur Saat Bertugas, Jenazah Zaki Ali Diterbangkan ke Jakarta

Berita Terbaru

Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Resmob Komodo menangkap ASJ di kawasan Sernaru, Kelurahan Wae Kelambu, Kecamatan Komodo, pada Sabtu malam, 22 Agustus 2026. Ia ditangkap tanpa perlawanan pada pukul 23.30 WITA.

Hukum & Kriminal

Aksi Tega Pelajar SMK Labuan Bajo: Jarah Rumah Kosong Korban Gempa

Minggu, 23 Agu 2026 - 22:17