BPOLBF Fokus Kembangkan Wisata Budaya, Atasi Tren One Day Tour yang Meningkat

- Redaksi

Rabu, 1 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt Direktur Utama BPOLBF, Andhy MT Marpaung, menyoroti meningkatnya tren perjalanan singkat atau one day tour yang didominasi wisata bahari. (Foto/Dok. BPOLBF)

Plt Direktur Utama BPOLBF, Andhy MT Marpaung, menyoroti meningkatnya tren perjalanan singkat atau one day tour yang didominasi wisata bahari. (Foto/Dok. BPOLBF)

LABUAN BAJO – Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) terus memperkuat langkah diversifikasi produk wisata untuk mendorong penguatan sektor wisata darat dan budaya di destinasi pariwisata super prioritas Labuan Bajo.

Hal ini menjadi bahasan utama dalam talkshow “Sunset Talks: Dari Labuan Bajo untuk Dunia” yang digelar RRI Labuan Bajo di Mawatu, Minggu (29/03/2026).

Plt Direktur Utama BPOLBF, Andhy MT Marpaung, menyoroti meningkatnya tren perjalanan singkat atau one day tour yang didominasi wisata bahari.

Menurut Andhy, kemudahan akses transportasi laut, terutama speedboat, membuat wisatawan cenderung hanya mengunjungi titik utama di laut tanpa mengeksplorasi daratan.

Baca Juga:  Wujudkan Hospitality with Impact, Plataran Komodo dan RRI Labuan Bajo Gelar Donor Darah

“Oleh karena itu, kami mendorong penguatan dan diversifikasi produk wisata, tidak hanya berfokus pada wisata bahari, tetapi juga mengembangkan wisata budaya dan wisata darat,” ujar Andhy.

Upaya ini, lanjutnya, bertujuan agar wisatawan dapat tinggal lebih lama dan mengenal kekayaan kearifan lokal di Manggarai Barat.

“Langkah ini kami lakukan melalui berbagai program, seperti pengembangan desa wisata dengan menghadirkan local champions melalui Floratama Academy, serta penguatan peran sanggar seni,” tambahnya.

Baca Juga:  Penjelasan Polisi soal Meninggalnya Pemandu Lagu di Labuan Bajo Setelah 11 Jam Dirawat

Andhy juga menyebut ajang Weekend at Parapuar yang hadir setiap akhir pekan sebagai wadah bagi para pelaku budaya untuk tampil dan berkembang.

Sejalan dengan BPOLBF, Sekretaris Daerah Manggarai Barat, Fransiskus Sales Sodo, memaparkan data bahwa 90 persen aktivitas wisata saat ini masih terpusat di laut.

Fransiskus menegaskan pentingnya konsolidasi kebijakan untuk mendorong wisatawan agar juga menjelajahi wilayah daratan (mainland).

“Dengan itu pemerintah daerah mendukung kebijakan Taman Nasional Komodo terkait carrying capacity, sehingga wisatawan tidak hanya terpusat di laut, tetapi juga terdorong untuk menjelajahi wilayah daratan,” jelas Fransiskus.

Baca Juga:  Ancam Demo Besar, Pemandu Wisata Labuan Bajo Tolak Sistem Kuota Masuk TN Komodo

Sementara itu, influencer asal NTT, Suci Maria, menekankan bahwa promosi Labuan Bajo harus sudah bergeser dari sekadar keindahan alam menuju nilai identitas budaya.

“Sebaiknya level kita tidak lagi hanya fokus pada konten promosi pada keindahan Labuan Bajo saja. Maka juga fokus pada nilai budaya, sehingga makna dari konten tersebut tidak hanya keindahan saja,” pesan Suci.

Kegiatan ini diharapkan mampu mempererat kolaborasi antara BPOLBF, Pemerintah Daerah, dan para pelaku kreatif dalam menciptakan pariwisata yang berkelanjutan.

Berita Terkait

Wabup Mabar Ikut Lari di Golo Mori Sunset Run 2026, Rute Menantang Berhadiah Rp 30 Juta
Curhat Pengusaha Kapal Labuan Bajo ke Kemenpar: Dari Urusan Sampah, Pajak, hingga Scamming
Berantas Penipuan Wisatawan di Labuan Bajo, Aturan Izin Usaha Diperketat
Ferdinan Ambo Nakhodai Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi NTT Perdana di Labuan Bajo
Beredar Video Kapal Wisata Tenggelam di Labuan Bajo, Polisi Ungkap Kronologinya
30 Pemandu Snorkeling Labuan Bajo Jalani Asesmen Ketat
Pelaku Wisata Labuan Bajo Nyaris Rugi Rp 19 Juta Akibat Ulah Sebelas Turis Asing
Famtrip BPOLBF x Scoot: Upaya Kembalikan Citra Pariwisata Flores Pascabencana

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 10:33

Wabup Mabar Ikut Lari di Golo Mori Sunset Run 2026, Rute Menantang Berhadiah Rp 30 Juta

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:39

Curhat Pengusaha Kapal Labuan Bajo ke Kemenpar: Dari Urusan Sampah, Pajak, hingga Scamming

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:18

Berantas Penipuan Wisatawan di Labuan Bajo, Aturan Izin Usaha Diperketat

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:03

Ferdinan Ambo Nakhodai Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi NTT Perdana di Labuan Bajo

Minggu, 27 September 2026 - 13:43

Beredar Video Kapal Wisata Tenggelam di Labuan Bajo, Polisi Ungkap Kronologinya

Berita Terbaru