LABUAN BAJO — Dinamika politik menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Macang Tanggar, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, mulai menghangat.
Hingga pertengahan Juni 2026, sedikitnya enam nama disebut siap bertarung memperebutkan kursi Kepala Desa Macang Tanggar untuk periode berikutnya.
Enam bakal calon tersebut adalah Jamaludin, Jurae, Rudi Hartono, Atik, Nanang Kasim, dan Saleh Ishaka.
Dari enam nama itu, empat orang telah mendaftarkan diri dan dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi awal. Mereka adalah Jamaludin, Jurae, Rudi Hartono, dan Atik.
Sementara itu, Nanang Kasim dan Saleh Ishaka hingga kini belum melakukan pendaftaran.
Suasana pendaftaran bakal calon pada Rabu (17/6/2026) berlangsung meriah.
Ratusan pendukung Jurae memadati Kantor Desa Macang Tanggar untuk mengantar kandidat yang mereka usung mendaftarkan diri sebagai bakal calon kepala desa.
Massa pendukung datang menggunakan belasan kendaraan roda empat dan puluhan sepeda motor.
Kehadiran mereka menciptakan suasana semarak sekaligus menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap pelaksanaan Pilkades.
Salah satu tokoh masyarakat sekaligus perwakilan pendukung Jurae dari Mberata, Yosef Hadi, menilai Pilkades Macang Tanggar tahun ini akan berlangsung kompetitif.
“Pilkades kali ini cukup seru karena ada enam bakal calon yang siap bertarung. Dari enam nama tersebut, lima merupakan wajah baru dan hanya satu yang berstatus petahana atau incumbent. Kelima calon baru ini tentu memiliki tujuan yang sama, yakni menawarkan perubahan dan bersaing secara sehat untuk mendapatkan kepercayaan masyarakat,” kata Yosef Hadi usai proses pendaftaran.
Yosef mengatakan dukungan masyarakat terhadap Jurae terus bertambah menjelang tahapan pemilihan.
Menurut dia, peluang kemenangan masih terbuka bagi seluruh kandidat yang akan bertarung.
“Kami optimistis dukungan kepada Jurae tidak akan sia-sia. Dengan jumlah daftar pemilih tetap yang diperkirakan sekitar 2.000 pemilih, kami melihat peluang kemenangan sangat terbuka. Kuncinya adalah kerja tim yang solid dan komunikasi yang baik dengan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menilai Desa Macang Tanggar membutuhkan pemimpin yang terbuka dan dekat dengan masyarakat.
“Kami ingin melihat Desa Macang Tanggar semakin maju. Karena itu kami mendukung sosok yang menurut kami mampu membawa perubahan. Kami melihat karakter kepemimpinan yang terbuka dan transparan ada pada Jurae. Itulah alasan mengapa kami memberikan dukungan penuh kepadanya,” katanya.
Usai mendaftar, ratusan pendukung Jurae melakukan konvoi keliling kampung di wilayah Desa Macang Tanggar.
Konvoi tersebut menjadi bentuk deklarasi dukungan sekaligus menunjukkan kesiapan tim dan relawan menghadapi tahapan Pilkades yang dijadwalkan berlangsung pada September 2026.
Di sisi lain, sejumlah warga berharap seluruh kandidat menjaga suasana tetap kondusif selama proses pemilihan berlangsung.
Seorang warga translok yang meminta namanya tidak dipublikasikan berharap Pilkades tidak menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat.
“Siapa pun yang nanti terpilih, harapan kami adalah mampu membangun desa dengan lebih baik, transparan dalam pengelolaan anggaran, dan mendengar aspirasi masyarakat. Pilkades ini jangan sampai memecah persaudaraan. Beda pilihan itu biasa, tetapi persatuan warga harus tetap dijaga,” ujarnya.
Harapan serupa disampaikan warga Lemes.
Menurutnya, banyaknya bakal calon menunjukkan tingginya perhatian masyarakat terhadap pembangunan desa.
“Banyaknya calon menunjukkan bahwa masyarakat punya harapan besar terhadap masa depan Macang Tanggar. Semoga prosesnya berjalan jujur, adil, aman, dan menghasilkan pemimpin terbaik untuk desa ini,” katanya.
Jamaludin yang saat ini menjabat sebagai Kepala Desa Macang Tanggar kembali maju dalam Pilkades tahun ini.
Dengan hadirnya lima penantang baru, persaingan menuju Pilkades September 2026 diperkirakan berlangsung ketat dan menjadi perhatian masyarakat di seluruh wilayah Desa Macang Tanggar.
Penulis : Tim Bajo Update
Editor : Redaksi







