LABUAN BAJO — Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) berkolaborasi dengan Kementerian Pariwisata akan menggelar festival musik dan budaya di kawasan Natas Parapuar, Labuan Bajo, besok, Sabtu (06/06).
Acara bertajuk ‘Weekend at Parapuar x PENTAS’ ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman wisata darat yang berbeda bagi pelancong maupun masyarakat setempat.
Festival ini akan menampilkan musisi Justy Aldrin, grup musik lokal Embun n Friend, pertunjukan budaya dari Sanggar I Production, hingga aneka permainan tradisional.
Pelaksana Tugas Direktur Utama BPOLBF, Andhy MT Marpaung, mengatakan acara ini merupakan bagian dari upaya memperpanjang masa tinggal wisatawan di Labuan Bajo.
“Parapuar terus kami dorong menjadi ruang publik yang hidup, tempat masyarakat dan wisatawan dapat menikmati keindahan alam Labuan Bajo sekaligus berbagai aktivitas seni, budaya, dan ekonomi kreatif,” kata Andhy dalam keterangan resminya.
Ia menyebut kolaborasi bersama program PENTAS (Pagelaran Event di Destinasi Pariwisata Prioritas) dari Kemenpar ini adalah langkah krusial.
Menurut Andhy, sinergi ini akan memperkuat ekosistem penyelenggaraan acara yang berkelanjutan di kawasan destinasi super prioritas tersebut.
Lebih lanjut, ia mengajak publik untuk memanfaatkan akhir pekan dengan menikmati pemandangan senja Labuan Bajo dari ketinggian perbukitan Natas Parapuar.
“Kami mengundang seluruh masyarakat dan wisatawan untuk hadir dan menikmati pengalaman berbeda di Natas Parapuar,” ujarnya.
Ia menambahkan, selain hiburan musik dan budaya, suasana alam di kawasan tersebut menjadi daya tarik utama bagi para pengunjung.
Acara ini akan dimulai pada pukul 16.00 WITA.
Pengunjung dikenakan tiket masuk seharga Rp15.000 per orang yang dapat dibeli melalui platform digital Loket.com.
Tiket resmi dapat diperoleh melalui:
https://www.loket.com/event/pentas-x-weekend-at-parapuar-wndb.
Panitia penyelenggara menyarankan pengunjung untuk menggunakan kode promo ‘HARGAASLI’ apabila harga yang tertera di aplikasi berubah menjadi Rp20.000.
BPOLBF berharap festival ini tidak sekadar menjadi sarana hiburan, tetapi juga mampu menggerakkan roda perputaran ekonomi bagi pelaku industri kreatif lokal di Labuan Bajo.
Penulis : Fons Abun
Editor : Tim Bajo Update
Sumber Berita : BPOLBF






