19 Hektar Kawasan Bukit Silvia Ludes Dilalap Api

- Redaksi

Kamis, 11 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lahan terbuka seluas kurang lebih 19 hektar di kawasan Bukit Silvia, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, ludes terbakar pada Kamis (11/06/2026).

Lahan terbuka seluas kurang lebih 19 hektar di kawasan Bukit Silvia, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, ludes terbakar pada Kamis (11/06/2026).

LABUAN BAJO — Lahan terbuka seluas kurang lebih 19 hektar di kawasan Bukit Silvia, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, ludes terbakar pada Kamis (11/06/2026).

Kebakaran yang dipicu oleh cuaca panas dan kering ini sempat memunculkan kepulan asap tebal di sekitar kawasan pariwisata tersebut.

Pihak berwenang memastikan tidak ada korban jiwa maupun kerusakan pada aset dan fasilitas milik masyarakat dalam peristiwa ini.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Kabupaten Manggarai Barat, Yeremias Ontong, mengatakan pihaknya menerima laporan dari seorang karyawan resor setempat pada pukul 12.14 WITA.

Baca Juga:  DPRD Mabar Gelar RDP Soal Listrik Dusun Pau, Warga Merasa Tertipu Vendor, PLN Diminta Bertanggung Jawab

Menindaklanjuti laporan itu, sebanyak 23 personel pemadam kebakaran langsung diterjunkan ke lokasi.

“Berdasarkan keterangan sementara dari pihak hotel di sekitar lokasi, kebakaran diduga dipicu oleh kondisi cuaca yang panas dan kering,” ungkap Yeremias saat dikonfirmasi, Kamis petang.

Tim pemadam tiba kurang dari 15 menit dan segera memblokade jalur api untuk mencegah area yang terbakar semakin meluas.

Dalam operasi ini, Satpol PP turut dibantu oleh aparat gabungan dari TNI Angkatan Laut, Brimob, BNPB, PDAM, hingga dukungan logistik dari pihak swasta di sekitar lokasi.

Baca Juga:  Menakar 2 Tahun Prabowo–Gibran di Manggarai Barat: Fiskal Mencekik, MBG Disoal, Pejabat Berkilah Efisiensi

Setelah proses pendinginan, api berhasil dikendalikan sepenuhnya dan seluruh personel ditarik mundur pada pukul 15.03 WITA.

Terkait kerawanan di wilayah tersebut, Kepala Stasiun Meteorologi Komodo Labuan Bajo, Maria Patrycia Christin Seran, menyoroti dampak masuknya musim kemarau.

Menurut Seran, potensi kebakaran hutan dan lahan saat ini cenderung meningkat akibat menurunnya curah hujan secara drastis.

“Kelembapan udara yang relatif rendah dan angin timuran yang umumnya lebih dominan, dapat mempercepat penyebaran api apabila terjadi kebakaran,” jelas Seran.

Baca Juga:  Famtrip BPOLBF x Scoot: Upaya Kembalikan Citra Pariwisata Flores Pascabencana

Otoritas meteorologi mendesak masyarakat untuk menghentikan aktivitas yang dapat memicu percikan api, termasuk membuang puntung rokok sembarangan di area yang rawan.

Sejalan dengan peringatan tersebut, Satpol PP Manggarai Barat juga mengeluarkan larangan tegas bagi warga untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar.

Pemerintah meminta warga segera membersihkan tumpukan rumput kering di sekitar rumah dan melaporkan segala bentuk titik api ke Call Center Damkar Mabar-085134407380

“Lebih baik mencegah daripada memadamkan. Stop membakar lahan, selamatkan lingkungan dan masa depan kita,” pungkas Yeremias.

Penulis : Fons Abun

Editor : Tim Bajo Update

Berita Terkait

Viral Penjaga Lahan Usir Warga di Pantai Labuan Bajo: Sampeyan Duduk di Pasirnya Ini
Gandeng FORKOMA, Forum Peduli Mabar Gelar Pelatihan Jurnalistik Dua Hari
Bawa Pesan Edi Endi, NasDem Bagikan 100 Terpal untuk Warga Welak Terdampak Gempa
Operasi KM Feronia Berakhir Tanpa Jejak Veronica Beatrix Jessica
Penjelasan Polisi terkait Penemuan Mayat yang Terbakar di Perkebunan Warga Manggarai Timur
Geger, Warga Kembur Borong Temukan Mayat dengan Kondisi Terbakar
Jerat Berulang Itok Aman: Tipu Turis Italia Rp79 Juta, Terancam 4 Tahun Penjara
Jessica Belum Ditemukan, Operasi SAR KM Feronia Diperpanjang

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:13

Viral Penjaga Lahan Usir Warga di Pantai Labuan Bajo: Sampeyan Duduk di Pasirnya Ini

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:21

Gandeng FORKOMA, Forum Peduli Mabar Gelar Pelatihan Jurnalistik Dua Hari

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:36

Bawa Pesan Edi Endi, NasDem Bagikan 100 Terpal untuk Warga Welak Terdampak Gempa

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:33

Operasi KM Feronia Berakhir Tanpa Jejak Veronica Beatrix Jessica

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:43

Penjelasan Polisi terkait Penemuan Mayat yang Terbakar di Perkebunan Warga Manggarai Timur

Berita Terbaru

FOTO saat pengkuran jalan. Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memfokuskan pengerjaan Jalan Sola–Watu Ata pada titik-titik kerusakan terparah pada 2026 ini.

Infrastruktur

Dinas PUPR Matim Prioritaskan Segmen Rusak Parah Sola-Watu Ata

Jumat, 30 Okt 2026 - 09:34