Rakornas 2026: Upaya BPOLBF dorong investasi pariwisata berkelanjutan di Labuan Bajo

- Redaksi

Sabtu, 23 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) berupaya menarik investasi pariwisata berkelanjutan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pariwisata 2026 di Jakarta.

Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) berupaya menarik investasi pariwisata berkelanjutan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pariwisata 2026 di Jakarta.

LABUAN BAJO Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) berupaya menarik investasi pariwisata berkelanjutan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pariwisata 2026 di Jakarta.

Langkah strategis ini dilakukan melalui promosi rencana induk (masterplan) kawasan Parapuar dan pameran produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal Flores.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama BPOLBF, Andhy MT Marpaung, menyebut partisipasi dalam Rakornas ini adalah momentum penting untuk menyelaraskan pembangunan Labuan Bajo dengan kebijakan nasional.

Baca Juga:  PDAM Wae Mbeliling Pastikan Suplai Air Parapuar Penuhi Standar Pariwisata

“Pengembangan Labuan Bajo Flores tidak hanya berfokus pada pembangunan destinasi, tetapi juga pada pemberdayaan masyarakat, penguatan ekonomi lokal, pelestarian budaya, dan keberlanjutan lingkungan,” kata Andhy, Rabu (21/05).

Melalui stan pameran di Gedung Sapta Pesona, BPOLBF juga memamerkan bukti nyata dampak sosial komunitas (community impact) dan kain tenun khas Flores kepada para pemangku kepentingan nasional.

Upaya BPOLBF ini sejalan dengan target utama Kementerian Pariwisata untuk mentransformasi ekosistem pariwisata Indonesia menjadi lebih tangguh (resilien) pada 2026.

Baca Juga:  Urai Kerumunan Turis di Perairan Komodo, Pemkab Godok Aplikasi Gendang Mabar

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menegaskan bahwa pariwisata harus menjadi gerakan bersama untuk membangun kemandirian dan daya saing bangsa.

“Di setiap destinasi, tersimpan kekuatan budaya, alam, kreativitas, serta keramahan masyarakat Indonesia yang menjadi modal besar untuk bangkit dan maju,” ujar Widiyanti dalam pidato pembukaannya.

Menteri Widiyanti juga menyoroti bahwa Rakornas tahun ini bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional, yang harus dijadikan pengingat agar sektor pariwisata memberi dampak nyata bagi warga.

Baca Juga:  WNA Asal Kanada Ditemukan Tewas Terjerat Tali di Hotel Labuan Bajo, Ada Surat Wasiat

Terkait tantangan pembangunan destinasi, Plt Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kementerian Pariwisata, Reza Fahlevi, menekankan pentingnya perencanaan kawasan yang terintegrasi.

Menurut Reza, Indonesia memiliki kekayaan destinasi yang sangat beragam di berbagai wilayah.

Namun, tantangan utama saat ini adalah mengubah potensi wisata daerah tersebut menjadi destinasi yang memiliki daya saing global secara berkelanjutan.

Penulis : Fons Abun

Editor : Tim Bajo Update

Berita Terkait

BKH Pimpin Penyaluran Bantuan Demokrat untuk Korban Gempa Flores
Evakuasi Berlanjut, Korban Tewas Gempa Nagekeo Capai 40 Orang
Polisi Cari Itok Aman, Usai Menipu Wisatawan Italia di Labuan Bajo hingga Telantar
Tipu Bule Ratusan Juta, Calo Wisata Bikin 22 Turis Telantar di Labuan Bajo
Menpar Widiyanti: Warga Harus Jadi Aktor Utama Pariwisata Labuan Bajo
Festival Golo Koe 2026 Digelar, Labuan Bajo Dorong Wisata Religi dan Ekologi
Rute Ekstrem Berbalut Sunset: Tantangan Tersendiri di Golo Mori Run 2026
Agen Travel Labuan Bajo ‘Bungkam’ Usai Batal Berlayar, Uang Rp 14 Juta Turis Asing Nyaris Raib

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 18:23

BKH Pimpin Penyaluran Bantuan Demokrat untuk Korban Gempa Flores

Minggu, 16 Agustus 2026 - 01:17

Evakuasi Berlanjut, Korban Tewas Gempa Nagekeo Capai 40 Orang

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:33

Polisi Cari Itok Aman, Usai Menipu Wisatawan Italia di Labuan Bajo hingga Telantar

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:44

Tipu Bule Ratusan Juta, Calo Wisata Bikin 22 Turis Telantar di Labuan Bajo

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:02

Menpar Widiyanti: Warga Harus Jadi Aktor Utama Pariwisata Labuan Bajo

Berita Terbaru

Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Resmob Komodo menangkap ASJ di kawasan Sernaru, Kelurahan Wae Kelambu, Kecamatan Komodo, pada Sabtu malam, 22 Agustus 2026. Ia ditangkap tanpa perlawanan pada pukul 23.30 WITA.

Hukum & Kriminal

Aksi Tega Pelajar SMK Labuan Bajo: Jarah Rumah Kosong Korban Gempa

Minggu, 23 Agu 2026 - 22:17