Ancam Keselamatan Siswa SD, Warga Tando Gotong Royong Perbaiki Jalan Curam dan Licin

- Redaksi

Senin, 18 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puluhan warga Dusun Tando, Desa Robo, Kecamatan Welak, turun tangan memperbaiki akses jalan utama menuju sekolah secara swadaya pada Jumat (15/05/2026).

Puluhan warga Dusun Tando, Desa Robo, Kecamatan Welak, turun tangan memperbaiki akses jalan utama menuju sekolah secara swadaya pada Jumat (15/05/2026).

LABUAN BAJO Puluhan warga Dusun Tando, Desa Robo, Kecamatan Welak, turun tangan memperbaiki akses jalan utama menuju sekolah secara swadaya pada Jumat (15/05/2026).

Langkah ini dilakukan menyusul kondisi jalan yang curam dan licin sehingga mengancam keselamatan siswa.

Akses penghubung antara permukiman warga dan SD Negeri Tando tersebut mengalami kerusakan parah akibat erosi.

Saat musim hujan, jalan tanah itu berubah menjadi sangat licin dan kerap dikeluhkan oleh para pelajar. Setidaknya 25 siswa SD menggunakan jalur tersebut setiap hari.

Baca Juga:  Jembatan Vital di Boleng Putus, Wakil Rakyat Akui Anggaran Infrastruktur Anjlok

Selain itu, jalan ini merupakan akses utama bagi warga sekitar, khususnya lima kepala keluarga yang bermukim tepat di dekat lokasi.

Pemerhati Pendidikan, Wilfridus Karu, mengatakan bahwa jalur tersebut merupakan urat nadi bagi anak-anak untuk menuntut ilmu.

“Jika dibiarkan ekstrem seperti ini, kasihan warga dan anak sekolah yang kerap terpeleset. Makanya hari ini kami sepakat berswadaya menyumbangkan tenaga,” kata Wilfridus.

Ia menambahkan, aksi dengan peralatan seadanya ini merupakan langkah awal dari masyarakat.

“Ini adalah perjuangan awal sampai jalan ini mendapatkan perhatian dan perbaikan dari pemerintah,” tegasnya.

Baca Juga:  "Kalau Pemerintah Ingat, Saya Terima": Kepasrahan Mama Kornelia yang Luput dari Keadilan

Jalur tersebut berstatus sebagai jalan desa dan telah menjadi akses utama sejak SDN Tando berdiri pada 2013. Namun, hingga kini, perbaikan jalan itu dinilai luput dari program prioritas pemerintah desa.

Kecewa dengan lambannya penanganan, warga akhirnya bergotong royong menggunakan alat-alat pertanian seperti sabit, parang, dan sekop untuk meratakan titik-titik jalan yang rusak parah.

Tokoh masyarakat setempat, Marselus Aman, menyebut kegiatan ini sebagai bentuk prakarsa warga untuk tidak selalu bergantung pada kebijakan pemerintah.

Baca Juga:  Renyah di Mulut, Manis di Kenangan: Kisah dari Theresa Bakery Labuan Bajo

“Permasalahan fasilitas umum yang dapat diatasi bersama, kami lakukan melalui bakti sosial dalam semangat gotong royong,” ujar Marselus.

Melalui aksi ini, masyarakat Dusun Tando berharap pemerintah segera memberikan atensi dan menganggarkan pembangunan infrastruktur jalan demi keselamatan warga.

Rencananya, warga akan kembali menggelar bakti sosial pada pekan depan. Fokus perbaikan selanjutnya adalah normalisasi saluran air dan pembuatan pagar penyangga di tepi tebing untuk mencegah anak-anak terjatuh.

Penulis : Fons Abun

Editor : Tim Bajo Update

Berita Terkait

Saat Solidaritas Membasuh Luka Keluarga Aco di Manggarai
Jembatan Vital di Boleng Putus, Wakil Rakyat Akui Anggaran Infrastruktur Anjlok
Fatamorgana Kemajuan Labuan Bajo: Pariwisata Gemerlap, Hak Agraria Warga Terampas
Di Bawah Ketiak Labuan Bajo, Anak-Anak Boleng Bertaruh Nyawa pada Sebilah Bambu
Gema Takbir di Ujung Golo Mori: Menjaga Nadi Tradisi di Tengah Deru Modernisasi
“Kalau Pemerintah Ingat, Saya Terima”: Kepasrahan Mama Kornelia yang Luput dari Keadilan
Kisah Warga dan TNI-Polri Swadaya Bangun Jembatan Demi Anak Sekolah di Mabar

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 19:39

Saat Solidaritas Membasuh Luka Keluarga Aco di Manggarai

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:20

Jembatan Vital di Boleng Putus, Wakil Rakyat Akui Anggaran Infrastruktur Anjlok

Senin, 18 Mei 2026 - 12:10

Ancam Keselamatan Siswa SD, Warga Tando Gotong Royong Perbaiki Jalan Curam dan Licin

Kamis, 30 April 2026 - 14:10

Fatamorgana Kemajuan Labuan Bajo: Pariwisata Gemerlap, Hak Agraria Warga Terampas

Kamis, 9 April 2026 - 20:23

Di Bawah Ketiak Labuan Bajo, Anak-Anak Boleng Bertaruh Nyawa pada Sebilah Bambu

Berita Terbaru

Saat relawan mengunjungi rumah Salmawati
di Dusun Nanga Na'e, Desa Paralando, Kecamatan Reok Barat,  Kabupaten Manggarai Senin 18 Mei 2026. Mereka membawa bantuan sembako.

Suara Warga

Saat Solidaritas Membasuh Luka Keluarga Aco di Manggarai

Rabu, 20 Mei 2026 - 19:39