BPKB Raib di Tangan Koperasi, Nasabah KSP Obor Mas Tuntut Tanggung Jawab

- Redaksi

Senin, 11 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Ilustrasi —Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB)

Gambar Ilustrasi —Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB)

LABUAN BAJO Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Obor Mas Cabang Labuan Bajo mendapat sorotan tajam setelah gagal mengembalikan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) milik nasabahnya.

Dokumen jaminan kredit tersebut dinyatakan hilang oleh pihak koperasi. Kasus ini bermula ketika seorang nasabah bernama Elfrida melunasi seluruh kewajiban kreditnya.

Melalui suaminya, Melkior, pihak keluarga menyayangkan kinerja manajemen KSP Obor Mas yang dinilai tidak bertanggung jawab dalam menjaga dokumen penting milik nasabah.

Melkior menjelaskan, hilangnya BPKB sepeda motor tersebut baru diketahui tepat pada hari mereka melunasi sisa pinjaman.

“Per Selasa 15 Juli 2025, saya mendatangi Kantor Koperasi Obor Mas untuk melunasi cicilan terakhir. Usai membayar cicilan, saya meminta dokumen BPKB untuk dikembalikan namun ironisnya dokumen tersebut tidak ada di pihak Koperasi Obor Mas,” ungkap Melkior, Senin 11 Mei 2026.

Baca Juga:  Jaga Kepercayaan Publik, KSP Obor Mas Tanggung Kerugian Anggota Akibat Ulah Staf

Keluarga nasabah mengaku telah berulang kali membangun komunikasi hingga menempuh jalan mediasi dengan pihak KSP Obor Mas Labuan Bajo.

Namun, Manajer KSP Obor Mas Labuan Bajo, Marianus Bodhe, akhirnya menyatakan bahwa dokumen jaminan tersebut raib.

“Ketika dikonfirmasi ulang, pihak Obor Mas menyampaikan jika BPKB tersebut hilang dan pihaknya sedang melakukan pencarian,” katanya.

Baca Juga:  Digugat Pemkab, Enam Sertifikat Hak Milik di Labuan Bajo Dibatalkan PTUN Kupang

Melkior menyebut, hingga hampir setahun berlalu, dokumen BPKB tersebut tak kunjung dikembalikan kepada istrinya. Janji koperasi untuk menyelesaikan masalah ini dinilai hanya jalan di tempat.

Kini, pihak nasabah mulai mendesak koperasi untuk segera menyelesaikan kelalaian tersebut sebelum kasus ini dibawa ke ranah yang lebih serius.

“KSP Obor Mas sekiranya bertanggung jawab. Saya berharap dokumen tersebut segera dikembalikan sebelum ada ada langkah lanjutan diambil,” ujar Melkior.

Di sisi lain, Manajer KSP Obor Mas Labuan Bajo, Marianus Bodhe, membenarkan insiden hilangnya BPKB tersebut.

Baca Juga:  Pria 40 Tahun Nekat Terjun dari KM Lambelu di Laut Sikka

Saat dikonfirmasi, ia berdalih bahwa pihak koperasi tengah memproses pembuatan dokumen pengganti di SAMSAT Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat.

“Slmat pagi juga. Sementra lagi di urus prosesnya di kantor SAMSAT,” kata Marianus kepada wartawan.

Meski demikian, sebagai pimpinan tertinggi di cabang tersebut, Marianus tidak berani memberikan tenggat waktu yang pasti mengenai kapan BPKB baru itu akan diserahkan kepada nasabah.

“kami juga belum bisa pastikan waktunya karena kami juga menunggu dari pihak SAMSAT, kalau sudah selesai urusan di SAMSAT. Kami pasti menghubungi anggota.terima kasih,” tutup Marianus.

Penulis : Tim Bajo Update

Editor : Fons Abun

Berita Terkait

Tanggap Darurat Gempa Nagekeo: YBLL Salurkan Beras hingga Nutrisi Anak
9.547 Rumah Rusak di Mabar Akibat Gempa, Tim Verifikasi Cegah Data Fiktif Bantuan
Bantu Korban Gempa NTT, Polda Jateng Kirim Puluhan Ton Logistik hingga Tim Psikolog
Upaya Basarnas Penuhi Kebutuhan Logistik Korban Gempa Manggarai Timur Lewat Jalur Udara
Derita Korban Gempa Manggarai: Rumah Rata dengan Tanah, Pejabat Tak Pernah Singgah
Gempa M 7,7 Flores: Gugur Saat Bertugas, Jenazah Zaki Ali Diterbangkan ke Jakarta
Krisis Bantuan Pascagempa Manggarai: Mengapa Administrasi Masih Jadi Kendala?
Bertahan di Pusat Gempa Flores, YBLL Distribusikan Susu dan Obat ke Nagekeo

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 14:17

Tanggap Darurat Gempa Nagekeo: YBLL Salurkan Beras hingga Nutrisi Anak

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:07

9.547 Rumah Rusak di Mabar Akibat Gempa, Tim Verifikasi Cegah Data Fiktif Bantuan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 15:16

Upaya Basarnas Penuhi Kebutuhan Logistik Korban Gempa Manggarai Timur Lewat Jalur Udara

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 13:26

Derita Korban Gempa Manggarai: Rumah Rata dengan Tanah, Pejabat Tak Pernah Singgah

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:57

Gempa M 7,7 Flores: Gugur Saat Bertugas, Jenazah Zaki Ali Diterbangkan ke Jakarta

Berita Terbaru

Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Resmob Komodo menangkap ASJ di kawasan Sernaru, Kelurahan Wae Kelambu, Kecamatan Komodo, pada Sabtu malam, 22 Agustus 2026. Ia ditangkap tanpa perlawanan pada pukul 23.30 WITA.

Hukum & Kriminal

Aksi Tega Pelajar SMK Labuan Bajo: Jarah Rumah Kosong Korban Gempa

Minggu, 23 Agu 2026 - 22:17