Representasi Kaum Muda, Bona Jasman Siap Bertarung di Pilkades Watu Manggar

- Redaksi

Sabtu, 20 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menjelang tahapan pendaftaran Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Watu Manggar, Kecamatan Macang Pacar, salah satu bakal calon kepala desa dari kalangan generasi muda, Bonafantura Jasman, menggelar prosesi adat Wuat Wa’i di Rumah Gendang Sangka, Desa Watu Manggar, Sabtu (20/6/2026) malam.

Menjelang tahapan pendaftaran Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Watu Manggar, Kecamatan Macang Pacar, salah satu bakal calon kepala desa dari kalangan generasi muda, Bonafantura Jasman, menggelar prosesi adat Wuat Wa’i di Rumah Gendang Sangka, Desa Watu Manggar, Sabtu (20/6/2026) malam.

LABUAN BAJO Menjelang tahapan pendaftaran Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Watu Manggar, Kecamatan Macang Pacar, salah satu bakal calon kepala desa dari kalangan generasi muda, Bonafantura Jasman, menggelar prosesi adat Wuat Wa’i di Rumah Gendang Sangka, Desa Watu Manggar, Sabtu (20/6/2026) malam.

Prosesi adat tersebut dihadiri ratusan warga Gendang Sangka yang menyatakan dukungan kepada pria yang akrab disapa Bona untuk maju dalam kontestasi Pilkades Watu Manggar.

Baca Juga:  Kolaborasi Lintas Sektor: Labuan Bajo Kini Miliki Pusat Pengolahan Sampah Berbasis Larva

Dalam acara itu, Bona memperkenalkan visi yang diusungnya, yakni mewujudkan Desa Watu Manggar yang adil, maju, berbudaya, dan responsif.

Kepada wartawan, Bona mengatakan seorang pemimpin harus mengedepankan nurani dalam menjalankan pemerintahan desa agar keadilan dapat dirasakan seluruh masyarakat.

“Seorang pemimpin harus menomorsatukan nurani demi menegakkan keadilan bagi seluruh warga,” kata Bona.

Ia menilai pemahaman terhadap adat dan budaya lokal juga dapat menjadi modal penting dalam mempercepat pembangunan desa.

Baca Juga:  Kawal Asta Cita Prabowo, Bupati Edi Endi dan Forkopimda Mabar Merapat ke Bogor

“Begitu banyak pembangunan yang dapat dilaksanakan tanpa menelan anggaran yang banyak, cukup dengan pendekatan adat dan budaya saja,” ujarnya.

Menurut Bona, pemimpin desa saat ini juga dituntut mampu merespons kebutuhan masyarakat secara cepat dan tepat.

Ia berharap masyarakat Desa Watu Manggar memberikan kepercayaan kepadanya untuk memimpin dan menghadirkan perubahan positif bagi desa tersebut.

Pada kesempatan yang sama, tokoh masyarakat Gendang Sangka, Marselinus Samin, menyampaikan apresiasinya terhadap keputusan Bona untuk ikut bertarung dalam Pilkades Watu Manggar.

Baca Juga:  Gelar Bukber di Meruorah, BRI Labuan Bajo Tegaskan Komitmen Dukung Ekonomi Rakyat

“Saya apresiasi atas ketulusan dan keberanian adik Bona yang ikut serta dalam kontestasi pemilihan kepala desa,” kata Marselinus.

Marselinus yang juga seorang pendidik purna bakti menilai partisipasi generasi muda dalam kontestasi politik desa menjadi bagian penting dalam proses regenerasi kepemimpinan di tingkat desa.

Penulis : Tim Bajo Update

Editor : Fons Abun

Berita Terkait

Bantu Korban Gempa NTT, Polda Jateng Kirim Puluhan Ton Logistik hingga Tim Psikolog
Upaya Basarnas Penuhi Kebutuhan Logistik Korban Gempa Manggarai Timur Lewat Jalur Udara
Derita Korban Gempa Manggarai: Rumah Rata dengan Tanah, Pejabat Tak Pernah Singgah
Gempa M 7,7 Flores: Gugur Saat Bertugas, Jenazah Zaki Ali Diterbangkan ke Jakarta
Krisis Bantuan Pascagempa Manggarai: Mengapa Administrasi Masih Jadi Kendala?
Bertahan di Pusat Gempa Flores, YBLL Distribusikan Susu dan Obat ke Nagekeo
“Saya Hargai Bapak Seperti Tuhan”, Kemarahan Camat di Flores Pecah Lawan BNPB
Gempa NTT: Dua Lansia Kritis Dievakuasi via Udara dari Manggarai Timur

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:55

Bantu Korban Gempa NTT, Polda Jateng Kirim Puluhan Ton Logistik hingga Tim Psikolog

Minggu, 23 Agustus 2026 - 15:16

Upaya Basarnas Penuhi Kebutuhan Logistik Korban Gempa Manggarai Timur Lewat Jalur Udara

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 13:26

Derita Korban Gempa Manggarai: Rumah Rata dengan Tanah, Pejabat Tak Pernah Singgah

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:57

Gempa M 7,7 Flores: Gugur Saat Bertugas, Jenazah Zaki Ali Diterbangkan ke Jakarta

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:25

Bertahan di Pusat Gempa Flores, YBLL Distribusikan Susu dan Obat ke Nagekeo

Berita Terbaru

Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Resmob Komodo menangkap ASJ di kawasan Sernaru, Kelurahan Wae Kelambu, Kecamatan Komodo, pada Sabtu malam, 22 Agustus 2026. Ia ditangkap tanpa perlawanan pada pukul 23.30 WITA.

Hukum & Kriminal

Aksi Tega Pelajar SMK Labuan Bajo: Jarah Rumah Kosong Korban Gempa

Minggu, 23 Agu 2026 - 22:17