JAKARTA — PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) memperkuat komitmen digitalisasi dunia usaha dengan menghadirkan layanan BNIdirect Bisnis untuk mendukung Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Layanan cash management ini dirancang untuk membantu para pelaku usaha mengelola transaksi keuangan secara efisien, aman, dan terintegrasi dalam satu platform.
Dinamika dunia usaha menuntut pelaku bisnis memiliki kemampuan mengelola operasional, arus kas, hingga administrasi keuangan dengan cepat dan akurat.
Oleh karena itu, digitalisasi sistem keuangan menjadi kebutuhan penting guna menjaga daya saing serta mengikis ketergantungan pada proses manual.
Melalui BNIdirect Bisnis, pelaku usaha dapat memantau saldo dan transaksi secara real-time, mengelola pembayaran kepada mitra usaha, melakukan transfer dana, membayar tagihan, hingga mengurus payroll karyawan.
Direktur Information Technology BNI, Toto Prasetio, menegaskan bahwa platform ini hadir untuk meringankan beban administrasi pebisnis.
“Dengan tagline #BisnisGakRibet, kami ingin memberikan pengalaman perbankan digital yang relevan, mudah digunakan, dan membantu pebisnis fokus pada pertumbuhan usahanya di tengah kondisi ekonomi yang penuh tantangan,” ujar Toto dalam keterangan resminya, Kamis (2/7/2026).
Transformasi digital ini diharapkan membuat laporan keuangan UMKM menjadi lebih transparan, akuntabel, dan mendukung perencanaan bisnis yang lebih terukur.
BNI menilai kebutuhan solusi perbankan digital akan terus meningkat seiring pesatnya pertumbuhan ekonomi digital nasional.
Perseroan menyatakan akan terus mengembangkan inovasi layanan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan transaksi nasabah, sekaligus mendorong percepatan transformasi digital sektor ekonomi Indonesia.
Penulis : Fons Abun
Editor : Tim Bajo Update







