“Jangan Keluar!”, Teriak Sopir Fuso Sebelum Pelajar Asal Ngada Tewas Mengenaskan di Mbeliling

- Redaksi

Jumat, 27 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kecelakaan maut terjadi di Kampung Rangga Watu, Desa Golo Ndesat, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat pada Kamis (26/2/2026) malam pukul 22.30 Wita.

Kecelakaan maut terjadi di Kampung Rangga Watu, Desa Golo Ndesat, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat pada Kamis (26/2/2026) malam pukul 22.30 Wita.

LABUAN BAJO– Kecelakaan maut terjadi di Kampung Rangga Watu, Desa Golo Ndesat, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat pada Kamis (26/2/2026) malam pukul 22.30 Wita.

Satu unit truk Hino Fuso bernomor polisi L 8996 UCD bermuatan seng dan triplek mengalami kecelakaan tunggal yang menelan satu korban jiwa di tengah cuaca hujan berkabut.

Korban meninggal dunia diketahui bernama Yoseph Rojerius Noa (19), seorang pelajar asal Desa Bela, Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada.

Kanit Gakkum Lantas Polres Mabar, IPDA Bayu Wicahya Soekarno, S.H., menjelaskan bahwa truk tersebut melaju dari arah Labuan Bajo menuju Ruteng dengan tujuan akhir Bajawa.

“Truk nahas tersebut diketahui melaju dari arah Labuan Bajo menuju Ruteng, dengan tujuan akhir di Bajawa, Kabupaten Ngada. Truk itu mengangkut tiga orang di dalam kabin, termasuk pengemudi,” kata IPDA Bayu, Jumat (27/2) siang.

Baca Juga:  Gatal di Kepala, Garuk di Kaki: Menyoal Logika Penutupan Berjilid Wisata Komodo

Truk dikemudikan oleh Adrianus Dala (29) dan membawa dua penumpang, yakni Yakobus Nay (22) serta korban Yoseph Rojerius Noa.

Saat melintasi jalan lurus yang sedikit menurun di wilayah Rangga Watu, truk tiba-tiba mengalami kegagalan fungsi mekanis pada sistem pengereman dan transmisi.

“Kopling truk tiba-tiba blong dan persneling serta rem tidak bisa difungsikan sama sekali. Mobil langsung hilang kendali dan meluncur keluar jalur,” jelas IPDA Bayu.

Dalam situasi genting tersebut, Adrianus selaku pengemudi sempat memberikan peringatan keras kepada dua rekannya agar tidak keluar dari kendaraan.

“Tetap di dalam! Jangan keluar!” teriak Adrianus saat itu demi menenangkan penumpang ketika truk mulai tergelincir ke sisi kiri jalan.

Namun, korban Yoseph diduga panik saat melihat posisi truk mulai miring dan hendak masuk ke dalam parit. Ia memutuskan untuk melompat keluar melalui pintu kiri.

Baca Juga:  Bahas Keselamatan Wisata, BPTNKPS Gelar Rapat Multistakeholder di Labuan Bajo

Nahas, keputusan tersebut berujung maut. Tubuh Yoseph terjepit di antara pintu mobil dan gundukan tanah keras saat truk terhenti di dalam got.

Saksi mata di lokasi kejadian, Paulus Dasaulus Datak (47), menyebutkan bahwa warga sekitar langsung berupaya melakukan evakuasi terhadap korban.

“Kami langsung berusaha membantu. Korban (Yoseph) masih sempat dievakuasi dan dilarikan ke Puskesmas Rekas untuk mendapat pertolongan medis,” ungkap Paulus.

Meski sempat mendapat penanganan medis, nyawa korban tidak tertolong akibat luka dalam yang cukup parah dan dinyatakan meninggal dunia di puskesmas.

Pihak Satlantas Polres Manggarai Barat telah melakukan olah TKP dan mengamankan truk Hino Fuso tersebut sebagai barang bukti.

Baca Juga:  812 Kapal Wisata, Tetapi Di Mana Kontribusinya untuk Daerah ?

“Kami telah mengamankan barang bukti berupa satu unit truk Hino Fuso dan mencatat identitas para saksi di lokasi kejadian. Kerugian materil diperkirakan mencapai Rp 1 juta,” tambah IPDA Bayu.

Kepolisian mengimbau para pengguna jalan untuk selalu mengecek kelaikan kendaraan, terutama saat melintasi jalur ekstrem Trans Flores di musim penghujan.

“Kondisi geografis di Manggarai Barat menuntut kewaspadaan tinggi karena medannya yang cukup menantang. Oleh karena itu, faktor keselamatan harus menjadi prioritas,” tegasnya.

Jenazah Yoseph telah diberangkatkan ke kampung halamannya di Bajawa pada Kamis malam untuk disemayamkan oleh pihak keluarga.

“Tadi malam, korban meninggal dunia telah diberangkatkan ke kampung halaman untuk proses pemakaman. Adapun dua korban selamat saat ini masih dalam kondisi trauma,” tutup IPDA Bayu.

Penulis : Fons Abun

Editor : Redaksi

Berita Terkait

10 Hari Tertahan, Jenazah Pasutri Austria Diterbangkan ke Bali
Dicari DPRD Soal ‘Bobroknya’ Wisata Mabar, Kadispar Ternyata Sedang Diperiksa Polisi
Kadis Absen Saat Rapat, Anggota DPRD Mabar Semprot Dinas Pariwisata
Film ‘Pesta Babi’ Tuai Perdebatan, Tokoh Adat Labuan Bajo Ingatkan Bahaya Provokasi di Media Sosial
Maju Pilkades Riung, Retno Nari: “Saya Bawa Niat Tulus, Bukan Janji Manis”
Bupati Manggarai Polisikan Pengamat Hukum Buntut Tudingan Aliran Dana ke Istri
Rawat Toleransi di NTT, Senator Stevi Harman Salurkan Kurban dari Manggarai hingga Lembata
Masjid di Labuan Bajo Terima Sapi Kurban Presiden Prabowo, Edi Endi Puji Kepedulian Pusat

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 10:52

10 Hari Tertahan, Jenazah Pasutri Austria Diterbangkan ke Bali

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:14

Dicari DPRD Soal ‘Bobroknya’ Wisata Mabar, Kadispar Ternyata Sedang Diperiksa Polisi

Senin, 1 Juni 2026 - 14:10

Film ‘Pesta Babi’ Tuai Perdebatan, Tokoh Adat Labuan Bajo Ingatkan Bahaya Provokasi di Media Sosial

Kamis, 28 Mei 2026 - 23:05

Maju Pilkades Riung, Retno Nari: “Saya Bawa Niat Tulus, Bukan Janji Manis”

Kamis, 28 Mei 2026 - 15:43

Bupati Manggarai Polisikan Pengamat Hukum Buntut Tudingan Aliran Dana ke Istri

Berita Terbaru