DENPASAR — Ajang lari yang memadukan olahraga, budaya, dan pelestarian lingkungan, Bank BPD Bali Culture Run, kembali digelar untuk ketiga kalinya pada 2026 dengan target 4.000 pelari dari dalam dan luar negeri.
Acara ini akan diselenggarakan di Peninsula Island, kawasan The Nusa Dua, Bali.
Pemilihan lokasi ini bertujuan untuk memperkuat posisi pulau dewata sebagai destinasi sport tourism atau pariwisata olahraga kelas dunia.
Tahun ini, penyelenggara mengusung tema “Menjejak Bumi, Lestari Harmoni”.
CEO PT Vinda Creative Event, Sang Ayu Heninda Lestari, mengatakan acara ini dirancang agar peserta tidak sekadar berkompetisi, tetapi juga berpartisipasi menjaga lingkungan.
“Melalui setiap langkah yang ditempuh peserta, tersampaikan pesan bahwa perubahan yang berkelanjutan dapat dimulai dari langkah sederhana yang dilakukan secara bersama-sama,” kata Sang Ayu, Selasa, 7 Juli 2026.
Sebagai wujud komitmen terhadap lingkungan, ia memastikan sisa sampah dari ajang lari ini tidak akan dibuang begitu saja.
Penyelenggara akan berkolaborasi dengan para penggiat lingkungan hidup untuk mengelola seluruh sampah sisa acara.
Dari sisi lokasi, pemilihan kawasan The Nusa Dua dinilai sejalan dengan visi pariwisata ramah lingkungan.
General Manager The Nusa Dua, I Made Agus Dwiatmika, menyebut ajang ini sebagai contoh nyata integrasi antara olahraga, budaya, pariwisata, dan keberlanjutan.
“Kehadiran ribuan peserta dari berbagai daerah diharapkan semakin memperkuat posisi The Nusa Dua sebagai destinasi acara unggulan di Indonesia maupun kawasan Asia,” ujarnya.
Menurut I Made, ajang lari semacam ini membuktikan bahwa sebuah destinasi pariwisata dapat mendorong dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan secara bersamaan.
Selain menawarkan rute lari dengan pemandangan pesisir Samudra Hindia, Culture Run 2026 juga akan dimeriahkan oleh panggung hiburan.
Penyelenggara memastikan DJ Una akan hadir sebagai bintang tamu utama untuk menghibur ribuan pelari di garis akhir.
Penulis : Fons Abun
Editor : Tim Bajo Update







