Bentuk Pasukan di 12 Kecamatan, PAN Mabar Siap Bertarung Habis-habisan di Pemilu 2029

- Redaksi

Sabtu, 25 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAN menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) secara serentak di Pelangi Hotel, Labuan Bajo, pada Sabtu (25/4/2026).

PAN menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) secara serentak di Pelangi Hotel, Labuan Bajo, pada Sabtu (25/4/2026).

LABUAN BAJO Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Manggarai Barat mulai memanaskan mesin politik menuju Pemilu 2029.

Langkah awal ini ditandai dengan menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) secara serentak di Pelangi Hotel, Labuan Bajo, pada Sabtu (25/4/2026).

Kegiatan strategis tersebut dihadiri langsung oleh jajaran kader PAN dari seluruh wilayah tingkat kecamatan se-Kabupaten Manggarai Barat.

Turut hadir membakar semangat para kader, Anggota DPD RI sekaligus Ketua DPW PAN Provinsi NTT, Ahmad Yohan, atau yang akrab disapa Ayo.

Forum Muscab ini sukses menyepakati dan menetapkan posisi Ketua, Sekretaris, dan Bendahara (KSB) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di 12 kecamatan.

Keduabelas wilayah tersebut meliputi Kecamatan Komodo, Lembor, Lembor Selatan, Boleng, Mbeliling, Sano Nggoang, Kuwus, Kuwus Barat, Pacar, Macang Pacar, Welak, dan Ndoso.

Baca Juga:  Tak Sengaja Melintas, KDM Beri ‘Hadiah’ untuk Penjual Bensin Botolan di Labuan Bajo

Ketua DPD PAN Manggarai Barat, Inocentius Peni, menegaskan bahwa fokus utama dari agenda Muscab kali ini adalah konsolidasi total struktur partai.

“Ya, ada beberapa agenda kerja yang memang kami rancang di Muscab ini. Tentu fokus utama hari ini adalah konsolidasi,” ujar Inocentius kepada wartawan usai kegiatan.

Ia menjelaskan, kelengkapan struktur partai dari tingkat kabupaten hingga tingkat ranting adalah harga mati sebelum bertarung di lapangan.

“Jadi, konsolidasi ini kami harus melengkapi seluruh struktur partai dari tingkat DPD, DPC, dan DPRT,” tegasnya.

Menurut Inocentius, pengukuhan pengurus KSB di tingkat kecamatan merupakan fondasi awal pergerakan mesin partai menuju akar rumput.

“Hari ini Musyawarah Cabang, kita mengukuhkan ketua, sekretaris, dan bendahara di tingkat kecamatan. Nanti struktur di tingkat kecamatan itu bisa dilengkapi,” jelasnya.

Baca Juga:  Sinergi Sunda Kecil: Bali, NTB, dan NTT Resmi Bentuk Kerjasama Regional BNN di Golo Mori

Setelah kepengurusan di tingkat kecamatan rampung, target selanjutnya adalah melakukan ekspansi struktur partai ke setiap desa.

“Selanjutnya, mereka (KSB tingkat kecamatan) akan bergerak membentuk struktur partai di masing-masing desa,” tambah Inocentius.

Selain merapikan barisan kepengurusan, PAN Manggarai Barat juga memprioritaskan peningkatan kualitas dan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) para kader.

“Kalau konsolidasi ini sudah berjalan, tentu sambil jalan nanti kami juga akan lakukan banyak kegiatan penguatan kapasitas kader,” paparnya.

Inocentius merincikan, berbagai program telah disiapkan untuk menggembleng para militan partai berlambang matahari putih tersebut.

“Ada banyak kegiatan yang akan kami lakukan. Bisa pendidikan, pelatihan, seminar, forum diskusi, termasuk melibatkan para kader dalam berbagai kegiatan partai agar kapasitas mereka semakin naik,” ujarnya.

Baca Juga:  Sidang Sengketa Lahan Kerangan: Saksi Sebut Gugatan Johanis Naput ‘Abal-abal’

Terkait arah politik dan target ke depan, Inocentius secara lugas melontarkan ambisi besar PAN Manggarai Barat pada kontestasi politik 2029.

Ia menyadari bahwa peta persaingan politik pada pemilu mendatang akan berjalan sangat ketat dan menguras tenaga.

“Tentu kita punya target untuk menang. Kompetisi menuju 2029 itu tentu dinamikanya agak semakin keras,” katanya memberi sinyal kewaspadaan.

Meski demikian, Inocentius optimis kekuatan struktur partai yang dibangun sejak dini mampu membawa PAN masuk ke dalam jajaran partai penguasa di Manggarai Barat.

“Karena itu, minimal kita ada di tiga besar. Target minimal kita itu ada di tiga besar,” pungkasnya dengan nada optimis.

Penulis : Fons Abun

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Deklarasikan Zona Integritas Bebas Korupsi, Bawaslu NTT Tuntut Perubahan Nyata Pengawasan Pemilu
Tingkatkan Kapasitas Mitigasi, Tiga Kecamatan Manggarai Barat Resmi Terdaftar Sistem KENCANA Nasional
“Kakak Kita Kurang Turun ke Lapangan,” Balasan Menohok Mario Pranda Pada Kanisius
KOPEARAD Peringatkan Bahaya Mikroplastik Bagi Ekosistem Laut
Debat Panas KDMP: Mario Pranda Tantang Kanisius Turun ke Lapangan, Dibalas ‘Pahami Regulasi’
BPN Manggarai Barat Dituding Abaikan Putusan Mahkamah Agung Soal Lahan 11 Hektare
10 Hari Tertahan, Jenazah Pasutri Austria Diterbangkan ke Bali
Dicari DPRD Soal ‘Bobroknya’ Wisata Mabar, Kadispar Ternyata Sedang Diperiksa Polisi

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:05

Deklarasikan Zona Integritas Bebas Korupsi, Bawaslu NTT Tuntut Perubahan Nyata Pengawasan Pemilu

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:38

Tingkatkan Kapasitas Mitigasi, Tiga Kecamatan Manggarai Barat Resmi Terdaftar Sistem KENCANA Nasional

Minggu, 7 Juni 2026 - 13:08

“Kakak Kita Kurang Turun ke Lapangan,” Balasan Menohok Mario Pranda Pada Kanisius

Sabtu, 6 Juni 2026 - 13:50

Debat Panas KDMP: Mario Pranda Tantang Kanisius Turun ke Lapangan, Dibalas ‘Pahami Regulasi’

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:31

BPN Manggarai Barat Dituding Abaikan Putusan Mahkamah Agung Soal Lahan 11 Hektare

Berita Terbaru