Rumah BUMN Labuan Bajo Gandeng Damkar Gelar Sosialisasi Tanggap Bencana bagi UMKM

- Redaksi

Jumat, 6 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rumah BUMN (RB) Labuan Bajo menggelar kegiatan sosialisasi dan pelatihan tanggap bencana kebakaran bagi para pelaku UMKM, Jumat (6/2/2026).

Rumah BUMN (RB) Labuan Bajo menggelar kegiatan sosialisasi dan pelatihan tanggap bencana kebakaran bagi para pelaku UMKM, Jumat (6/2/2026).

LABUAN BAJO – Rumah BUMN (RB) Labuan Bajo menggelar kegiatan sosialisasi dan pelatihan tanggap bencana kebakaran bagi para pelaku UMKM, Jumat (6/2/2026).

Kegiatan ini bertujuan untuk membekali pelaku usaha dengan pengetahuan praktis dalam menangani potensi kebakaran ringan di tempat usaha mereka.

CFO Muda Rumah BUMN Labuan Bajo, Abhi Caesar Putra Perdana menjelaskan, salah satu fungsi Rumah BUMN adalah memberikan informasi terkait tanggap bencana.

“Hari ini kita sasar teman-teman UMKM yang berisiko tinggi karena sering bersentuhan dengan api,” ujar Abhi di sela-sela kegiatan.

Baca Juga:  19 Hektar Kawasan Bukit Silvia Ludes Dilalap Api

Abhi menambahkan, peserta yang hadir berjumlah 25 orang yang didominasi oleh pelaku usaha sektor Food and Beverage (F&B).

Rumah BUMN (RB) Labuan Bajo menggelar kegiatan sosialisasi dan pelatihan tanggap bencana kebakaran bagi para pelaku UMKM, Jumat (6/2/2026).

Menurutnya, pelaku usaha kuliner, terutama ibu-ibu, setiap harinya berurusan dengan dapur dan api sehingga sangat rawan terhadap risiko kebakaran.

“Kami ingin mereka bisa menanggulangi risiko kebakaran kecil agar tidak menjadi lebih besar di kemudian hari,” tegasnya.

Dalam kegiatan ini, Rumah BUMN bekerja sama dengan Unit Pemadam Kebakaran (Damkar) Satuan Pol PP Manggarai Barat.

Baca Juga:  Satu Rumah Ludes di Compang Cibal, BPBD Manggarai Pastikan Bantuan BBR Sedang Berproses

Kabid Damkar Manggarai Barat, Fidelis Gatur menjelaskan bahwa masyarakat perlu mengetahui cara pencegahan dini, baik secara tradisional maupun modern.

“Pencegahan bisa menggunakan karung basah sebagai cara tradisional, atau menggunakan APAR untuk cara modern,” kata Fidelis.

Pantauan media ini, para peserta tidak hanya menerima materi secara teori di dalam ruangan, tetapi juga melakukan praktik langsung di lapangan.

Baca Juga:  Dampak Gempa M 7,7: Tenda Darurat Penuhi Halaman Rumah Sakit Labuan Bajo

Ibu-ibu pelaku UMKM tampak antusias mempraktekkan cara memadamkan api menggunakan karung basah serta menggunakan alat pemadam api ringan (APAR).

Fidelis menegaskan, simulasi ini sangat penting agar masyarakat, khususnya pelaku usaha, tidak panik saat menghadapi api.

Ia berharap melalui pelatihan ini, kejadian kebakaran yang berujung pada kerugian material hingga korban jiwa dapat dihindari.

“Jangan sampai ada kejadian kebakaran yang memakan korban jiwa. Itu tidak boleh terjadi, maka pencegahan awal sangat penting,” pungkas Fidelis.

Penulis : Fons Abun

Editor : Redaksi

Berita Terkait

9.547 Rumah Rusak di Mabar Akibat Gempa, Tim Verifikasi Cegah Data Fiktif Bantuan
Bantu Korban Gempa NTT, Polda Jateng Kirim Puluhan Ton Logistik hingga Tim Psikolog
Upaya Basarnas Penuhi Kebutuhan Logistik Korban Gempa Manggarai Timur Lewat Jalur Udara
Derita Korban Gempa Manggarai: Rumah Rata dengan Tanah, Pejabat Tak Pernah Singgah
Gempa M 7,7 Flores: Gugur Saat Bertugas, Jenazah Zaki Ali Diterbangkan ke Jakarta
Krisis Bantuan Pascagempa Manggarai: Mengapa Administrasi Masih Jadi Kendala?
Bertahan di Pusat Gempa Flores, YBLL Distribusikan Susu dan Obat ke Nagekeo
“Saya Hargai Bapak Seperti Tuhan”, Kemarahan Camat di Flores Pecah Lawan BNPB

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:07

9.547 Rumah Rusak di Mabar Akibat Gempa, Tim Verifikasi Cegah Data Fiktif Bantuan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:55

Bantu Korban Gempa NTT, Polda Jateng Kirim Puluhan Ton Logistik hingga Tim Psikolog

Minggu, 23 Agustus 2026 - 15:16

Upaya Basarnas Penuhi Kebutuhan Logistik Korban Gempa Manggarai Timur Lewat Jalur Udara

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:57

Gempa M 7,7 Flores: Gugur Saat Bertugas, Jenazah Zaki Ali Diterbangkan ke Jakarta

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:12

Krisis Bantuan Pascagempa Manggarai: Mengapa Administrasi Masih Jadi Kendala?

Berita Terbaru

Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Resmob Komodo menangkap ASJ di kawasan Sernaru, Kelurahan Wae Kelambu, Kecamatan Komodo, pada Sabtu malam, 22 Agustus 2026. Ia ditangkap tanpa perlawanan pada pukul 23.30 WITA.

Hukum & Kriminal

Aksi Tega Pelajar SMK Labuan Bajo: Jarah Rumah Kosong Korban Gempa

Minggu, 23 Agu 2026 - 22:17