Hari Anak Nasional, ITDC Periksa Kesehatan 100 Siswa Golo Mori

- Redaksi

Kamis, 23 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ITDC menggelar skrining kesehatan untuk 100 siswa sekolah dasar (SD) di Desa Golo Mori, Kamis (23/7/2026).

ITDC menggelar skrining kesehatan untuk 100 siswa sekolah dasar (SD) di Desa Golo Mori, Kamis (23/7/2026).

LABUAN BAJO — PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) menggelar skrining kesehatan untuk 100 siswa sekolah dasar (SD) di Desa Golo Mori, Kamis (23/7/2026).

Program tanggung jawab sosial perusahaan ini digelar bertepatan dengan peringatan Hari Anak Nasional 2026.

Kegiatan yang berpusat di Golo Mori Convention Center (GMCC) ini fokus pada pembiasaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) bagi anak usia dini.

Baca Juga:  Guru Swasta Manggarai Barat Melawan Diskriminasi Regulasi Seleksi PPPK

Para siswa dari desa penyangga kawasan The Golo Mori itu mengikuti senam bersama, skrining kesehatan dasar, hingga pemeriksaan gigi dan mulut.

Untuk program kesehatan ini, ITDC menggandeng tenaga medis dari Puskesmas Golo Mori dan RSU Siloam Labuan Bajo.

Siswa yang hadir juga mendapatkan Healthy Kids Kit. Paket ini berisi perlengkapan kebersihan diri, camilan bergizi, tumbler, dan kartu tantangan 30 hari PHBS.

Baca Juga:  Ketua FKUB Manggarai Barat: Jangan Ada Nada Keras, Jadikan Labuan Bajo Rumah Perdamaian

General Manager The Golo Mori, Wahyuaji Munarwiyanto, menyatakan program ini sejalan dengan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) milik pemerintah.

“Keberhasilan pembangunan destinasi tidak hanya diukur dari berkembangnya kawasan, tetapi juga dari meningkatnya kualitas hidup warga sekitarnya,” kata Wahyuaji.

Sementara itu, Vice President Destination Management ITDC, Nurhadi Nugraha, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam edukasi anak.

“Sinergi lintas pihak ini menjadi fondasi penting untuk membangun budaya hidup bersih dan sehat sejak dini di sekitar kawasan pariwisata,” ujar Nurhadi.

Baca Juga:  Dendam Ayah Dipaksa Berlutut, Dua Kakak Beradik Terancam 15 Tahun Penjara

Pihak fasilitas kesehatan setempat menyambut positif langkah edukasi preventif tersebut.

Kepala UPTD Puskesmas Golo Mori, Rosmaladewi, menilai deteksi dini adalah kunci dalam membentuk generasi yang sehat.

“Kami berharap anak-anak bisa menerapkan kebiasaan hidup bersih secara konsisten setiap hari,” tuturnya.

Penulis : Fons Abun

Editor : Tim Bajo Update

Berita Terkait

Datangi Kemendiktisaintek, Senator Stevi Harman Perjuangkan Nasib Mahasiswa Korban Gempa Flores
Kawal Hak Pendidikan Korban Gempa NTT, Stevi Harman Serahkan Surat Langsung ke Wamen
Guru Swasta Manggarai Barat Melawan Diskriminasi Regulasi Seleksi PPPK
Matangkan Persiapan TKA Kemendikbud, SDK Toe Loha Gelar Simulasi Akademik

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:47

Datangi Kemendiktisaintek, Senator Stevi Harman Perjuangkan Nasib Mahasiswa Korban Gempa Flores

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:46

Kawal Hak Pendidikan Korban Gempa NTT, Stevi Harman Serahkan Surat Langsung ke Wamen

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:34

Hari Anak Nasional, ITDC Periksa Kesehatan 100 Siswa Golo Mori

Kamis, 19 Februari 2026 - 14:57

Guru Swasta Manggarai Barat Melawan Diskriminasi Regulasi Seleksi PPPK

Selasa, 27 Januari 2026 - 21:32

Matangkan Persiapan TKA Kemendikbud, SDK Toe Loha Gelar Simulasi Akademik

Berita Terbaru