LABUAN BAJO – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi sekaligus tokoh publik ternama yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM), melakukan aksi sosial tak terduga saat berkunjung ke Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat.
Dalam perjalanan melintasi salah satu ruas jalan di kota pariwisata super premium tersebut, KDM menghentikan kendaraannya saat melihat seorang anak remaja duduk di pinggir jalan.
Remaja tersebut diketahui bernama Geri, yang sedang menjaga dagangan bensin botolan milik orang tuanya di bawah payung kecil.
Percakapan dimulai saat KDM bertanya mengenai aktivitas harian Geri. Remaja itu mengaku bahwa ia baru saja menyelesaikan pendidikan tingkat SMP.
Namun, Geri mengungkapkan bahwa ia terpaksa tidak melanjutkan sekolah ke tingkat SMA tahun ini karena terlambat mendaftar.
“Mau lanjut SMA nanti, kemarin terlambat daftar karena sempat pulang ke kampung,” ujar Geri dengan jujur kepada KDM.
Selama setahun ini, Geri memilih membantu orang tuanya berjualan bensin daripada berdiam diri di rumah.
KDM tampak kagum dengan ketekunan Geri. Ia kemudian meminta Geri mengisi tangki mobilnya dengan bensin botolan jenis Pertamax yang dijual Geri.
Sambil menunggu bensin diisi, KDM terus menggali informasi mengenai cita-cita Geri yang ingin masuk ke SMA Negeri 1 Komodo.
Geri menceritakan bahwa ia biasanya berjalan kaki menuju sekolah dan membutuhkan peralatan sekolah seperti tas dan sepatu baru.
Setelah bensin terisi penuh, tagihan menunjukkan angka Rp125.000. KDM pun segera turun dari mobil menuju kios tempat Geri mencari uang kecil untuk kembalian.
Tak hanya membayar lunas bensin tersebut, KDM juga memberikan tambahan uang tunai yang cukup besar kepada Geri.
Uang tambahan tersebut diberikan secara khusus agar Geri bisa membeli tas dan perlengkapan sekolah untuk persiapan pendaftaran SMA tahun ini.
“Ini buat beli tas ya, buat sekolah nanti. Harus rajin belajar,” pesan KDM sambil menjabat tangan Geri.
Aksi kemanusiaan KDM ternyata tidak berhenti pada Geri saja. Sebuah pengakuan mengharukan datang dari Ebit Neno, salah seorang warga yang berada di lokasi saat peristiwa itu berlangsung.
Kepada bajoupdate.com, Ebit mengungkapkan bahwa ia dan keluarganya turut merasakan langsung kemurahan hati mantan Bupati Purwakarta tersebut.
Ebit merinci bantuan tunai yang diberikan KDM sebagai bentuk dukungan nyata bagi pendidikan dan kesejahteraan warga di sana.
“Untuk adik Geri, beliau memberikan total 2 juta rupiah. Ibu saya, Veronika Du’e, juga mendapatkan bantuan sebesar 1,5 juta rupiah. Bahkan, putri saya, Mariae D’Lui Moi Neno, diberikan bantuan pendidikan sebesar 2,7 juta rupiah,” ungkap Ebit dengan nada penuh syukur.
Mewakili keluarga dan warga, Ebit menyampaikan apresiasi mendalam atas kepedulian KDM yang jauh-jauh datang dari Jawa Barat namun memberikan dampak nyata bagi masyarakat di ujung timur Indonesia. Ia berharap sosok KDM dapat terus menjadi figur pemimpin yang menginspirasi.
“Semoga Pak KDM senantiasa diberikan kesehatan. Semoga segala niat baik dan karyanya selalu diberkati oleh Tuhan Yang Maha Kuasa,” pungkasnya.
Momen hangat ini pun mendadak viral dan memancing simpati publik di jagat maya. Berdasarkan pantauan, Minggu (1/3/2026) di akun Facebook resmi KDM, unggahan video yang merekam pertemuan tersebut telah mendapatkan respon luar biasa dengan lebih dari 33 ribu tanda suka, 890 komentar yang mendoakan, serta telah dibagikan sebanyak 183 kali oleh warganet.
Penulis : Fons Abun
Editor : Redaksi





