Jaringan Apotek K-24 Ekspansi ke Labuan Bajo

- Redaksi

Sabtu, 25 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Apotek K-24, resmi membuka gerai barunya di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Apotek K-24, resmi membuka gerai barunya di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

LABUAN BAJO — Jaringan waralaba farmasi, Apotek K-24, resmi membuka gerai barunya di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperluas layanan kesehatan 24 jam di kawasan timur Indonesia.

Founder dan CEO Apotek K-24, Gideon Hartono, menegaskan ekspansi di NTT tidak akan berhenti di Labuan Bajo.

Ia menargetkan layanan ketersediaan obat dapat menjangkau pulau-pulau terluar yang selama ini minim fasilitas kesehatan.

“Kami berharap suatu saat dapat hadir hingga Larantuka, Adonara, Solor, Alor, bahkan pulau-pulau terluar lainnya di NTT,” kata Gideon dalam peresmian, Sabtu 25 Juli 2026.

Baca Juga:  Anti-Ribet dan Transparan, Cara Darren Wisata Komodo Gaet Wisatawan ke Labuan Bajo

Gideon menyebut, sebelumnya Apotek K-24 telah beroperasi di sejumlah wilayah timur, seperti Pulau Rote, Merauke, Sumba Barat, dan Sumba Timur.

Ia ingin memastikan masyarakat di daerah pelosok tidak lagi kesulitan mengakses obat, terutama pada malam hari atau dalam kondisi darurat.

Bersamaan dengan peresmian gerai, Apotek K-24 berkolaborasi dengan Pemkab Manggarai Barat menggelar “Festival Sehat Ceria Anak”.

Program ini difokuskan pada upaya pencegahan tengkes (stunting) melalui skrining tumbuh kembang anak.

Bagi anak yang teridentifikasi mengalami gangguan pertumbuhan, pihak K-24 memberikan bantuan makanan tambahan selama tiga bulan.

Baca Juga:  Gurita Bisnis Hotel di Labuan Bajo: Investasi Satu Hotel Tembus Rp 1,2 Triliun
Peresmian Apotek K-24 di Labuan Bajo ini sekaligus dirangkaikan dengan kegiatan Festival Sehat Ceria Anak sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, khususnya pencegahan stunting.

Gideon menjelaskan, intervensi gizi serupa sebelumnya juga telah dilaksanakan di Kupang dan Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), daerah dengan prevalensi stunting tinggi.

“Kami berharap bantuan makanan tambahan selama tiga bulan ini dapat membantu anak-anak yang membutuhkan agar tumbuh lebih sehat,” jelas Gideon.

Sementara itu, tokoh masyarakat Manggarai Barat, Matias Dima, mengapresiasi ketersediaan apotek 24 jam di wilayahnya.

Ia menyebut fasilitas ini sangat krusial untuk menjawab kondisi darurat medis warga yang kerap terjadi pada dini hari.

Baca Juga:  HPN ke-80: PWMB Salurkan Sembako untuk Nelayan Terdampak Cuaca Ekstrem di Dusun Menjaga

“Saya melihat sendiri para karyawan tetap memberikan pelayanan hingga pukul satu, bahkan dua dini hari. Dedikasi seperti ini sangat membantu masyarakat,” ungkap Matias.

Matias juga mendorong manajemen Apotek K-24 untuk menyerap lebih banyak tenaga kerja lokal.

Menurutnya, pelibatan warga setempat akan meningkatkan kualitas pelayanan karena mereka lebih memahami karakter dan budaya lokal.

Gerai baru di Labuan Bajo ini berlokasi strategis di Jalan Van Bekkum, kawasan yang terhubung langsung dengan koridor ekonomi utama Jalan Soekarno-Hatta.

Jaringan Apotek K-24 bermula dari Yogyakarta pada tahun 2002. Hingga saat ini, mereka telah mengoperasikan lebih dari 880 gerai di 172 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

Penulis : Fons Abun

Editor : Tim Bajo Update

Berita Terkait

Gandeng FORKOMA, Forum Peduli Mabar Gelar Pelatihan Jurnalistik Dua Hari
Bawa Pesan Edi Endi, NasDem Bagikan 100 Terpal untuk Warga Welak Terdampak Gempa
Operasi KM Feronia Berakhir Tanpa Jejak Veronica Beatrix Jessica
Penjelasan Polisi terkait Penemuan Mayat yang Terbakar di Perkebunan Warga Manggarai Timur
Geger, Warga Kembur Borong Temukan Mayat dengan Kondisi Terbakar
Jerat Berulang Itok Aman: Tipu Turis Italia Rp79 Juta, Terancam 4 Tahun Penjara
Jessica Belum Ditemukan, Operasi SAR KM Feronia Diperpanjang
Langit Labuan Bajo Diselimuti ‘Haze’, BMKG Buka Suara Soal Dugaan Kiriman Asap Karhutla

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:21

Gandeng FORKOMA, Forum Peduli Mabar Gelar Pelatihan Jurnalistik Dua Hari

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:36

Bawa Pesan Edi Endi, NasDem Bagikan 100 Terpal untuk Warga Welak Terdampak Gempa

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:33

Operasi KM Feronia Berakhir Tanpa Jejak Veronica Beatrix Jessica

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:43

Penjelasan Polisi terkait Penemuan Mayat yang Terbakar di Perkebunan Warga Manggarai Timur

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:26

Geger, Warga Kembur Borong Temukan Mayat dengan Kondisi Terbakar

Berita Terbaru