LABUAN BAJO — Jaringan waralaba farmasi, Apotek K-24, resmi membuka gerai barunya di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperluas layanan kesehatan 24 jam di kawasan timur Indonesia.
Founder dan CEO Apotek K-24, Gideon Hartono, menegaskan ekspansi di NTT tidak akan berhenti di Labuan Bajo.
Ia menargetkan layanan ketersediaan obat dapat menjangkau pulau-pulau terluar yang selama ini minim fasilitas kesehatan.
“Kami berharap suatu saat dapat hadir hingga Larantuka, Adonara, Solor, Alor, bahkan pulau-pulau terluar lainnya di NTT,” kata Gideon dalam peresmian, Sabtu 25 Juli 2026.
Gideon menyebut, sebelumnya Apotek K-24 telah beroperasi di sejumlah wilayah timur, seperti Pulau Rote, Merauke, Sumba Barat, dan Sumba Timur.
Ia ingin memastikan masyarakat di daerah pelosok tidak lagi kesulitan mengakses obat, terutama pada malam hari atau dalam kondisi darurat.
Bersamaan dengan peresmian gerai, Apotek K-24 berkolaborasi dengan Pemkab Manggarai Barat menggelar “Festival Sehat Ceria Anak”.
Program ini difokuskan pada upaya pencegahan tengkes (stunting) melalui skrining tumbuh kembang anak.
Bagi anak yang teridentifikasi mengalami gangguan pertumbuhan, pihak K-24 memberikan bantuan makanan tambahan selama tiga bulan.

Gideon menjelaskan, intervensi gizi serupa sebelumnya juga telah dilaksanakan di Kupang dan Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), daerah dengan prevalensi stunting tinggi.
“Kami berharap bantuan makanan tambahan selama tiga bulan ini dapat membantu anak-anak yang membutuhkan agar tumbuh lebih sehat,” jelas Gideon.
Sementara itu, tokoh masyarakat Manggarai Barat, Matias Dima, mengapresiasi ketersediaan apotek 24 jam di wilayahnya.
Ia menyebut fasilitas ini sangat krusial untuk menjawab kondisi darurat medis warga yang kerap terjadi pada dini hari.
“Saya melihat sendiri para karyawan tetap memberikan pelayanan hingga pukul satu, bahkan dua dini hari. Dedikasi seperti ini sangat membantu masyarakat,” ungkap Matias.
Matias juga mendorong manajemen Apotek K-24 untuk menyerap lebih banyak tenaga kerja lokal.
Menurutnya, pelibatan warga setempat akan meningkatkan kualitas pelayanan karena mereka lebih memahami karakter dan budaya lokal.
Gerai baru di Labuan Bajo ini berlokasi strategis di Jalan Van Bekkum, kawasan yang terhubung langsung dengan koridor ekonomi utama Jalan Soekarno-Hatta.
Jaringan Apotek K-24 bermula dari Yogyakarta pada tahun 2002. Hingga saat ini, mereka telah mengoperasikan lebih dari 880 gerai di 172 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.
Penulis : Fons Abun
Editor : Tim Bajo Update







