Tan Sri Jamaludin Nakhodai AirAsia X: Mampukah Redam Gejolak Krisis Global 2026?

- Redaksi

Jumat, 10 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maskapai AirAsia X resmi menunjuk Tan Sri Jamaludin sebagai Komisaris Utama Non-Eksekutif yang baru mulai 6 April 2026. Langkah ini diambil di tengah upaya maskapai menghadapi lonjakan biaya operasional dan ketidakstabilan pasar global. (Foto/Dok.AirAsia).

Maskapai AirAsia X resmi menunjuk Tan Sri Jamaludin sebagai Komisaris Utama Non-Eksekutif yang baru mulai 6 April 2026. Langkah ini diambil di tengah upaya maskapai menghadapi lonjakan biaya operasional dan ketidakstabilan pasar global. (Foto/Dok.AirAsia).

SEPANG – Maskapai AirAsia X resmi menunjuk Tan Sri Jamaludin sebagai Komisaris Utama Non-Eksekutif yang baru mulai 6 April 2026. Langkah ini diambil di tengah upaya maskapai menghadapi lonjakan biaya operasional dan ketidakstabilan pasar global.

Penunjukan Jamaludin menjadi bagian dari strategi besar grup untuk memperkuat pengawasan independen. Fokus utamanya adalah menjaga ketahanan fundamental perusahaan agar tetap tumbuh secara berkelanjutan.

Industri penerbangan saat ini sedang dihantam kenaikan harga avtur yang sangat tajam. Tercatat, harga bahan bakar pesawat pada tahun 2026 melonjak hingga dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca Juga:  Pria 40 Tahun Nekat Terjun dari KM Lambelu di Laut Sikka

Meski terjepit kenaikan biaya, AirAsia X menyatakan tetap optimistis. Model bisnis berbasis jaringan ASEAN dinilai masih menjadi kekuatan utama yang mampu bertahan di tengah krisis.

“Kami memasuki fase ini dari posisi yang kuat. Fundamental Grup tetap solid didukung struktur biaya yang efisien,” ujar Tan Sri Jamaludin dalam keterangan resminya, dikutip bajoupdate.com, Selasa (7/4).

Sebagai respons terhadap dinamika pasar, maskapai ini mulai mengalihkan kapasitas pesawat ke rute-rute yang dianggap lebih menguntungkan. Beberapa rute andalan baru tersebut meliputi Almaty, Tashkent, hingga Istanbul.

Baca Juga:  BKH: Jangan Sebarkan Hoaks, Kebohongan yang Dianggap Benar Itu Sangat Berbahaya

Tak hanya itu, AirAsia X berencana melebarkan sayap ke Timur Tengah. Bahrain akan dikembangkan sebagai hub strategis yang menghubungkan Asia dan Eropa, yang dijadwalkan beroperasi pada 26 Juni 2026.

Penyesuaian tarif pun terpaksa dilakukan guna menjaga kelangsungan bisnis. Manajemen mengumumkan penerapan biaya tambahan bahan bakar (fuel surcharge) satu kali untuk seluruh jaringan penerbangan.

Advisor AirAsia X, Tony Fernandes, menyebut kepemimpinan Jamaludin sangat krusial. Pengalamannya diharapkan mampu memperkuat tata kelola perusahaan di tengah integrasi tujuh entitas maskapai grup.

“Kami yakin di bawah arahannya, AirAsia X akan terus memberikan nilai tambah dan keandalan bagi pelanggan serta investor,” kata Tony.

Baca Juga:  Tak Hanya "Satu Produk", SMKN 3 Komodo Pamerkan Ragam Karya di Usia ke-6

Sementara itu, CEO AirAsia X, Bo Lingam, menekankan pentingnya efisiensi. Selain pengalihan rute, pihaknya juga memaksimalkan konektivitas Fly-Thru melalui Kuala Lumpur dan Bangkok.

Bo Lingam juga berharap penguatan mata uang ASEAN dapat menjadi pelindung alami (natural hedge) terhadap biaya operasional yang berbasis Dollar AS.

Saat ini, maskapai terus bernegosiasi dengan mitra strategis untuk mengendalikan biaya. Reaktivasi armada pun dilakukan secara bertahap demi menekan biaya unit di masa mendatang.

Penulis : Fons Abun

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Kapolda NTT Tinjau Rusun Polres Mabar: Polisi Ikut Mengungsi Imbas Gempa Flores
Gempa M 7,7: Kelas Runtuh, Siswa SMPN 8 Cibal Pindah ke Tenda Darurat
Janji Prabowo untuk NTT: Bangun Desa demi Desa hingga Lanjutkan Makan Bergizi
BREAKING NEWS: Prabowo Tiba di Labuan Bajo, Langsung Bertolak ke Nagekeo
Jelang Kedatangan Prabowo, Kabasarnas dan Gubernur NTT Sisir Posko Gempa Nagekeo
Tanggap Darurat Gempa Nagekeo: YBLL Salurkan Beras hingga Nutrisi Anak
9.547 Rumah Rusak di Mabar Akibat Gempa, Tim Verifikasi Cegah Data Fiktif Bantuan
Bantu Korban Gempa NTT, Polda Jateng Kirim Puluhan Ton Logistik hingga Tim Psikolog

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:17

Kapolda NTT Tinjau Rusun Polres Mabar: Polisi Ikut Mengungsi Imbas Gempa Flores

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:47

Gempa M 7,7: Kelas Runtuh, Siswa SMPN 8 Cibal Pindah ke Tenda Darurat

Rabu, 26 Agustus 2026 - 23:07

Janji Prabowo untuk NTT: Bangun Desa demi Desa hingga Lanjutkan Makan Bergizi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:00

Jelang Kedatangan Prabowo, Kabasarnas dan Gubernur NTT Sisir Posko Gempa Nagekeo

Selasa, 25 Agustus 2026 - 14:17

Tanggap Darurat Gempa Nagekeo: YBLL Salurkan Beras hingga Nutrisi Anak

Berita Terbaru