Kemenpar dan BPOLBF Perkuat Standar Keselamatan Wisata Bahari di Labuan Bajo

- Redaksi

Jumat, 17 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian Pariwisata Republik Indonesia bersama Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) menggelar kegiatan Safety Talk Keamanan dan Keselamatan Wisata Bahari. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis (16/4/2026) di Hotel Bintang Flores, Labuan Bajo.

Kementerian Pariwisata Republik Indonesia bersama Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) menggelar kegiatan Safety Talk Keamanan dan Keselamatan Wisata Bahari. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis (16/4/2026) di Hotel Bintang Flores, Labuan Bajo.

LABUAN BAJO – Kementerian Pariwisata Republik Indonesia bersama Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) menggelar kegiatan Safety Talk Keamanan dan Keselamatan Wisata Bahari.

Kegiatan ini berlangsung pada Kamis (16/4/2026) di Hotel Bintang Flores, Labuan Bajo. Agenda ini merupakan kelanjutan program kolaborasi Diving Safety 1000 Initiatives antara Kemenpar dan Divers Alert Network (DAN).

Hingga saat ini, program tersebut telah mencatat lebih dari 1.000 penerima manfaat di Indonesia yang memperoleh sertifikasi Emergency First Response (EFR). Khusus di Labuan Bajo, terdapat 100 peserta yang telah mengikuti edukasi pada 14-15 April 2026.

Langkah konkret ini bertujuan memperkuat aspek keamanan sebagai fondasi utama pengembangan pariwisata bahari berkelanjutan. Selain meningkatkan kunjungan, fokus utama adalah memastikan kesiapan pelaku industri dalam menghadapi risiko aktivitas wisata.

Wakil Menteri Pariwisata RI, Ni Luh Puspa, menegaskan bahwa safety tourism merupakan prioritas utama pembangunan pariwisata nasional. Hal itu disampaikannya saat memberikan sambutan secara daring.

Baca Juga:  Tembus 28.9 Km/Liter, Toyota Veloz Hybrid EV 2026 Resmi Mengaspal di Labuan Bajo

“Keselamatan pariwisata menjadi fokus utama kami, khususnya di destinasi unggulan seperti Labuan Bajo. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, dibutuhkan kolaborasi dari seluruh pihak untuk memastikan wisata yang aman dan berkualitas,” ujar Ni Luh.

Ia menambahkan, pelatihan keselamatan selam bersama DAN menjadi langkah nyata meningkatkan kompetensi pelaku pariwisata. Langkah ini penting dalam membangun ekosistem pariwisata yang profesional di Indonesia.

“Saat ini, kita telah mencapai lebih dari 1.000 penerima manfaat pelatihan safety diving yang telah tersertifikasi di seluruh Indonesia. Ini menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem pariwisata yang aman dan profesional,” tambahnya.

Kegiatan ini menghadirkan dua sesi pemaparan utama. Sesi pertama membahas standar keamanan berbasis risiko, kelaiklautan kapal wisata, serta penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Baca Juga:  "Saya Hargai Bapak Seperti Tuhan", Kemarahan Camat di Flores Pecah Lawan BNPB

Sesi kedua mendalami penanganan kedaruratan, mitigasi risiko penyelaman, serta kesiapsiagaan operasi pencarian oleh Basarnas. Para peserta juga dibekali praktik penanganan medis dari perspektif pelaku lapangan.

Sejumlah pemangku kepentingan turut hadir, mulai dari Pemerintah Daerah Manggarai Barat, Balai Taman Nasional Komodo, hingga berbagai asosiasi seperti P3KOM, DOCK, ASKAWI, HPI, dan Gahawisri.

Asisten Deputi Pengembangan Produk Pariwisata Kemenpar, Itok Parikesit, berharap forum ini melahirkan langkah konkret implementasi safety tourism. Terlebih, Labuan Bajo berstatus sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP).

Plt. Direktur Utama BPOLBF, Andhy MT Marpaung, menyatakan bahwa aspek keselamatan adalah kunci transformasi Labuan Bajo menuju destinasi kelas dunia. Labuan Bajo harus unggul dalam daya tarik sekaligus keamanan.

“Labuan Bajo tidak hanya harus unggul dari sisi daya tarik, tetapi juga dari sisi keamanan dan keselamatan. Melalui kegiatan ini, kita membangun kesadaran kolektif tentang risiko wisata perairan dan meningkatkan kapasitas pelaku wisata bahari agar mampu memberikan pengalaman yang aman dan berkualitas bagi wisatawan,” ujar Andhy.

Baca Juga:  Jadwal, Rute, dan Harga Tiket Pelni Labuan Bajo Januari-Februari 2026

Andhy juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menciptakan ekosistem pariwisata yang tangguh. Kolaborasi antara pemerintah dan komunitas menjadi kunci utama pengembangan destinasi.

“Sinergi antara pemerintah, pelaku industri, dan komunitas menjadi fondasi penting dalam memastikan Labuan Bajo berkembang sebagai destinasi yang tidak hanya indah, tetapi juga aman dan bertanggung jawab,” tambahnya.

Melalui Safety Talk ini, BPOLBF dan Kemenpar berkomitmen terus meningkatkan standar keselamatan. Hal ini dilakukan demi mewujudkan Labuan Bajo sebagai destinasi wisata yang aman, berkualitas, dan berkelanjutan.

Penulis : Fons Abun

Editor : Redaksi

Berita Terkait

28 Hari Operasi, SAR Gempa Flores Resmi Ditutup
Jenazah Dokter Korban KKB Transit di Labuan Bajo, Diterbangkan ke Maumere Pakai Pesawat Polri
Gempa Retakkan SDN Nanga Boleng, Guru dan Siswa Bangun Kelas Darurat Mandiri
Kejari Mabar Buka Suara Usai Didesak ‘Buka Terang’ Korupsi KPU Rp28 Miliar
LPPDM Tagih Tersangka Kasus Dana Hibah KPU Mabar
Siapa Pelapor Dugaan Korupsi Rp 28 M KPU Manggarai Barat? Ini Kata Kejari
Dugaan Korupsi Rp28 Miliar Naik Penyidikan, Siapa Tersangka di KPU Manggarai Barat?
Kurang Lebih 4 Jam Digeledah, Jaksa Sita Dokumen Dugaan Korupsi Dana Hibah dari KPU Manggarai Barat

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 20:07

28 Hari Operasi, SAR Gempa Flores Resmi Ditutup

Sabtu, 12 September 2026 - 16:58

Jenazah Dokter Korban KKB Transit di Labuan Bajo, Diterbangkan ke Maumere Pakai Pesawat Polri

Sabtu, 12 September 2026 - 14:14

Gempa Retakkan SDN Nanga Boleng, Guru dan Siswa Bangun Kelas Darurat Mandiri

Sabtu, 12 September 2026 - 09:34

Kejari Mabar Buka Suara Usai Didesak ‘Buka Terang’ Korupsi KPU Rp28 Miliar

Jumat, 11 September 2026 - 18:26

LPPDM Tagih Tersangka Kasus Dana Hibah KPU Mabar

Berita Terbaru

Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) resmi menutup Operasi SAR Gempa Flores bermagnitudo 7,7 pada Sabtu (12/9/2026) pukul 18.00 WITA.

Nasional

28 Hari Operasi, SAR Gempa Flores Resmi Ditutup

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:07

FOTO — Saat Lembaga Pengkajian & Penelitian Demokrasi Masyarakat (LPPDM) mendatangi Kejari Mabar, Jumat (11/9/2026).

Hukum & Kriminal

LPPDM Tagih Tersangka Kasus Dana Hibah KPU Mabar

Jumat, 11 Sep 2026 - 18:26