Wisatawan Jerman Nyaris Jadi Korban Penipuan Agen di Labuan Bajo

- Redaksi

Senin, 6 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO —Pelabuhan Marina Waterfront City Labuan Bajo

FOTO —Pelabuhan Marina Waterfront City Labuan Bajo

LABUAN BAJO – Kepolisian Resor Manggarai Barat bergerak cepat membantu tiga wisatawan asal Jerman yang telantar di Pelabuhan Marina Waterfront, Labuan Bajo, Senin (6/4/2026).

Ketiga wisatawan tersebut merasa ditipu setelah agen perjalanan “PHINISI TRIP” tidak kunjung memberangkatkan mereka sesuai jadwal.

Dennis Domenik (34), Catrin (37), dan Mario Jurgen (38) dilaporkan telah menunggu di pelabuhan sejak pukul 08.00 Wita.

Baca Juga:  Pelajar 13 Tahun Dijebak, Disekap di Vila, dan Diperkosa Tiga Pria di Labuan Bajo

Namun, hingga lima jam berlalu, kapal Pinisi MAREA yang seharusnya mereka tumpangi tak kunjung tiba.

Pihak agen perjalanan juga sulit dihubungi dan tidak memberikan informasi apa pun kepada para tamu.

Situasi sempat memanas di lokasi karena para wisatawan mulai merasa gusar dan merasa ditinggalkan tanpa kepastian.

Petugas kepolisian dari Sat Pam Obvit segera mengambil alih komunikasi untuk mengejar pertanggungjawaban pihak agen.

Baca Juga:  Skandal Surat Adat 1990 Terbongkar? Bareskrim Periksa Saksi Kunci Tanah Kerangan di Polres Mabar

“Wisatawan sempat merasa tertipu karena ditinggalkan tanpa kabar,” ujar Kasat Pam Obvit Polres Manggarai Barat, IPTU Abnel Tamonob.

Polisi kemudian memfasilitasi mediasi antara perwakilan agen dan para korban di Pos Terpadu pelabuhan.

Hasilnya, agen tersebut bersedia mengganti armada yang bermasalah dengan Kapal Pinisi Neptune 1.

Ketiga turis asing itu langsung diberangkatkan menggunakan speedboat menuju Manta Point untuk menyusul kapal pengganti.

Baca Juga:  Kawal Asta Cita Prabowo, Bupati Edi Endi dan Forkopimda Mabar Merapat ke Bogor

Polisi memberikan peringatan keras kepada seluruh pelaku industri pariwisata di Labuan Bajo agar tetap profesional.

“Jangan sampai tamu menunggu tanpa kepastian yang merusak citra pariwisata kita,” tegas IPTU Abnel.

Aksi sigap kepolisian ini mendapat apresiasi karena berhasil meredam konflik dan menyelamatkan jadwal perjalanan wisatawan.

Penulis : Fons Abun

Editor : Redaksi

Berita Terkait

28 Hari Operasi, SAR Gempa Flores Resmi Ditutup
Jenazah Dokter Korban KKB Transit di Labuan Bajo, Diterbangkan ke Maumere Pakai Pesawat Polri
Gempa Retakkan SDN Nanga Boleng, Guru dan Siswa Bangun Kelas Darurat Mandiri
Kejari Mabar Buka Suara Usai Didesak ‘Buka Terang’ Korupsi KPU Rp28 Miliar
LPPDM Tagih Tersangka Kasus Dana Hibah KPU Mabar
Siapa Pelapor Dugaan Korupsi Rp 28 M KPU Manggarai Barat? Ini Kata Kejari
Dugaan Korupsi Rp28 Miliar Naik Penyidikan, Siapa Tersangka di KPU Manggarai Barat?
Kurang Lebih 4 Jam Digeledah, Jaksa Sita Dokumen Dugaan Korupsi Dana Hibah dari KPU Manggarai Barat

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 20:07

28 Hari Operasi, SAR Gempa Flores Resmi Ditutup

Sabtu, 12 September 2026 - 16:58

Jenazah Dokter Korban KKB Transit di Labuan Bajo, Diterbangkan ke Maumere Pakai Pesawat Polri

Sabtu, 12 September 2026 - 14:14

Gempa Retakkan SDN Nanga Boleng, Guru dan Siswa Bangun Kelas Darurat Mandiri

Sabtu, 12 September 2026 - 09:34

Kejari Mabar Buka Suara Usai Didesak ‘Buka Terang’ Korupsi KPU Rp28 Miliar

Jumat, 11 September 2026 - 18:26

LPPDM Tagih Tersangka Kasus Dana Hibah KPU Mabar

Berita Terbaru

Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) resmi menutup Operasi SAR Gempa Flores bermagnitudo 7,7 pada Sabtu (12/9/2026) pukul 18.00 WITA.

Nasional

28 Hari Operasi, SAR Gempa Flores Resmi Ditutup

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:07

FOTO — Saat Lembaga Pengkajian & Penelitian Demokrasi Masyarakat (LPPDM) mendatangi Kejari Mabar, Jumat (11/9/2026).

Hukum & Kriminal

LPPDM Tagih Tersangka Kasus Dana Hibah KPU Mabar

Jumat, 11 Sep 2026 - 18:26