10 Hari Tertahan, Jenazah Pasutri Austria Diterbangkan ke Bali

- Redaksi

Rabu, 3 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jenazah pasangan suami istri asal Austria yang tewas usai terjatuh di objek wisata air terjun Cunca Wulang, Nusa Tenggara Timur (NTT), akhirnya diterbangkan ke Bali pada Rabu (03/06) pagi.

Jenazah pasangan suami istri asal Austria yang tewas usai terjatuh di objek wisata air terjun Cunca Wulang, Nusa Tenggara Timur (NTT), akhirnya diterbangkan ke Bali pada Rabu (03/06) pagi.

LABUAN BAJO — Jenazah pasangan suami istri asal Austria yang tewas usai terjatuh di objek wisata air terjun Cunca Wulang, Nusa Tenggara Timur (NTT), akhirnya diterbangkan ke Bali pada Rabu (03/06) pagi.

Penerbangan ini dilakukan setelah jenazah berinisial J (54) dan A (56) disemayamkan selama 10 hari di RSUD Komodo, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat.

Rencananya, jenazah kedua warga negara asing (WNA) itu akan dikremasi di Denpasar sebelum abunya dipulangkan ke Austria.

Pasangan turis ini meninggal dunia akibat cedera parah setelah terjatuh dari jembatan gantung setinggi sekitar 10 meter pada Minggu (24/05) lalu.

Baca Juga:  Ringankan Beban Pengungsi, YBLL Bagikan Sembako hingga Obat-obatan di Nagekeo 

Keduanya mendarat keras di dasar sungai yang dipenuhi bebatuan.

Pada Rabu (03/06) pukul 06.05 Wita, peti jenazah korban diberangkatkan dari RSUD Komodo menuju Bandara Internasional Komodo dengan pengawalan ketat kepolisian.

Kasat Reskrim Polres Manggarai Barat, AKP Lufthi Darmawan Aditya, mengatakan seluruh kelengkapan administrasi telah diselesaikan bersama pihak kedutaan.

“Jenazah kami kawal langsung dari RSUD Komodo menuju bandara. Seluruh prosedur identifikasi telah kami rampungkan untuk proses serah terima di Bali nanti,” kata Lufthi saat dikonfirmasi.

Setibanya di bandara, peti jenazah beserta barang pribadi korban tidak langsung dimasukkan ke manifes penerbangan. Pihak Karantina Kesehatan dan Imigrasi memeriksa seluruh dokumen secara intensif.

Baca Juga:  Pilkades Gorontalo: Enam Calon Berebut Lima Kuota, Itho Sulu Unjuk Kekuatan Lintas Suku

Lufthi menegaskan langkah ini merupakan prosedur wajib. “Ini merupakan protokol kesehatan internasional yang ketat bagi pengiriman jenazah WNA,” tambahnya.

Korban kemudian diterbangkan menggunakan maskapai Batik Air pada pukul 09.50 Wita menuju Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali.

Di Denpasar, anak kandung korban dilaporkan telah menunggu kedatangan jenazah kedua orang tuanya.

“Berdasarkan hasil koordinasi dengan Kedutaan Besar Austria, jenazah dikirim ke Bali untuk proses kremasi terlebih dahulu. Setelah itu, abu jenazah baru diteruskan ke Austria,” ungkap Lufthi.

Baca Juga:  Berdiri Paling Tegar di Atas Kaki yang Tertatih: Kisah Siprianus Menjadi Jembatan Harapan Korban Gempa

Lantaran tidak ada sanak saudara di Labuan Bajo, Kepala Kamar Jenazah RSUD Komodo, Agustinus Janggu, diutus terbang ke Bali mendampingi jenazah.

Ia berbekal surat kuasa resmi dari keluarga korban. Agustinus akan menyerahkan jenazah dan barang pribadi korban—yang dikemas dalam satu koper khusus—secara langsung kepada perwakilan Kedutaan Besar Austria di Bali.

“Dengan keberangkatan ini, wewenang penanganan jenazah kini sepenuhnya beralih kepada pihak Kedutaan Austria di Denpasar,” pungkas Lufthi.

Penulis : Fons Abun

Editor : Tim Bajo Update

Berita Terkait

Gandeng FORKOMA, Forum Peduli Mabar Gelar Pelatihan Jurnalistik Dua Hari
Bawa Pesan Edi Endi, NasDem Bagikan 100 Terpal untuk Warga Welak Terdampak Gempa
Operasi KM Feronia Berakhir Tanpa Jejak Veronica Beatrix Jessica
Penjelasan Polisi terkait Penemuan Mayat yang Terbakar di Perkebunan Warga Manggarai Timur
Geger, Warga Kembur Borong Temukan Mayat dengan Kondisi Terbakar
Jerat Berulang Itok Aman: Tipu Turis Italia Rp79 Juta, Terancam 4 Tahun Penjara
Jessica Belum Ditemukan, Operasi SAR KM Feronia Diperpanjang
Langit Labuan Bajo Diselimuti ‘Haze’, BMKG Buka Suara Soal Dugaan Kiriman Asap Karhutla

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:21

Gandeng FORKOMA, Forum Peduli Mabar Gelar Pelatihan Jurnalistik Dua Hari

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:36

Bawa Pesan Edi Endi, NasDem Bagikan 100 Terpal untuk Warga Welak Terdampak Gempa

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:33

Operasi KM Feronia Berakhir Tanpa Jejak Veronica Beatrix Jessica

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:43

Penjelasan Polisi terkait Penemuan Mayat yang Terbakar di Perkebunan Warga Manggarai Timur

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:26

Geger, Warga Kembur Borong Temukan Mayat dengan Kondisi Terbakar

Berita Terbaru