Hendak Pergi Tugas, ASN PPPK Asal Pagal Meninggal Tertimpa Pohon di Manggarai Timur

- Redaksi

Senin, 9 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Musibah pohon tumbang menelan korban jiwa di Jalan Trans Flores, tepatnya di Dusun Ulung Laing, Desa Bangka Pau, Kecamatan Lamba Leda Selatan, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur. (Foto- Evakuasi korban dari lokasi kejadian).

Musibah pohon tumbang menelan korban jiwa di Jalan Trans Flores, tepatnya di Dusun Ulung Laing, Desa Bangka Pau, Kecamatan Lamba Leda Selatan, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur. (Foto- Evakuasi korban dari lokasi kejadian).

BORONG – Musibah pohon tumbang menelan korban jiwa di Jalan Trans Flores, tepatnya di Dusun Ulung Laing, Desa Bangka Pau, Kecamatan Lamba Leda Selatan, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur.

Peristiwa tragis ini terjadi pada Senin, 9 Maret 2026, sekitar pukul 05.45 WITA. Seorang pengendara sepeda motor dilaporkan meninggal dunia di tempat kejadian setelah tertimpa pohon besar.

Korban diketahui bernama Lodovikus Odung (50), seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) PPPK pada Dinas P2KB Kabupaten Manggarai. Korban merupakan warga Pagal, Desa Pagal, Kecamatan Cibal.

Kapolres Manggarai Timur, AKBP Haryanto, membenarkan kejadian tersebut.

Baca Juga:  Krisis BBM Landa Labuan Bajo: Sektor Konstruksi Terhenti dan Harga Eceran Melonjak

Ia menyebutkan bahwa korban tertimpa pohon jenis Ampupu saat sedang melintas dari arah Borong menuju Ruteng.

“Pada saat kejadian, korban sedang melintas dan pada saat itu pula terjadi angin yang sangat kencang, yang mengakibatkan pohon tumbang dan menimpa korban,” ujar AKBP Haryanto dalam keterangan tertulisnya yang diperoleh bajoupdate.com, senin (3/9/2026).

Menurut laporan pihak kepolisian, pohon yang menimpa korban diperkirakan memiliki bobot sekitar 500 kilogram.

Hal ini menyebabkan korban terjepit dan langsung meninggal dunia di lokasi.

Kejadian ini pertama kali diketahui oleh pengguna jalan lain yang melintas sekitar pukul 06.00 WITA.

Baca Juga:  Gempa NTT: Dua Lansia Kritis Dievakuasi via Udara dari Manggarai Timur

Saksi kemudian melaporkan peristiwa tersebut melalui Call Center 110 Polres Manggarai Timur.

Mendapat laporan tersebut, Anggota Pospol Mano, Bripka Alexandrea Riberu, bersama anggota Intel Kodim 1612 Manggarai, Sertu Karolus Waur, langsung bergerak ke lokasi kejadian.

Proses evakuasi juga melibatkan Kepala Puskesmas Mano dan warga setempat.

Jenazah korban berhasil diangkat setelah sekitar 15 menit proses evakuasi dari bawah batang pohon besar tersebut.

“Korban langsung diangkat menggunakan tandu ambulans, selanjutnya dibawa menuju Puskesmas Mano untuk dilakukan visum serta pembersihan jenazah,” tambah AKBP Haryanto.

Baca Juga:  Inseminasi Buatan Membantu Peternak Hasilkan Bibit Ternak Unggul

Berdasarkan hasil visum tim medis Puskesmas Mano, korban mengalami luka berat pada kepala bagian belakang sebelah kanan dan telinga mengeluarkan darah.

Selain itu, terdapat memar pada perut bagian kanan, patah tulang serta luka robek pada lengan kanan, dan patah tulang pada betis bagian kanan.

Korban diketahui sedang dalam perjalanan menuju tempat tugasnya di Kecamatan Cibal saat cuaca ekstrem melanda wilayah tersebut.

Sekitar pukul 11.00 WITA, jenazah Lodovikus Odung telah dibawa oleh pihak keluarga menuju rumah duka di Kampung Rama, Kecamatan Rana Mese, untuk disemayamkan.

Penulis : Fons Abun

Editor : Redaksi

Berita Terkait

9.547 Rumah Rusak di Mabar Akibat Gempa, Tim Verifikasi Cegah Data Fiktif Bantuan
Bantu Korban Gempa NTT, Polda Jateng Kirim Puluhan Ton Logistik hingga Tim Psikolog
Upaya Basarnas Penuhi Kebutuhan Logistik Korban Gempa Manggarai Timur Lewat Jalur Udara
Derita Korban Gempa Manggarai: Rumah Rata dengan Tanah, Pejabat Tak Pernah Singgah
Gempa M 7,7 Flores: Gugur Saat Bertugas, Jenazah Zaki Ali Diterbangkan ke Jakarta
Krisis Bantuan Pascagempa Manggarai: Mengapa Administrasi Masih Jadi Kendala?
Bertahan di Pusat Gempa Flores, YBLL Distribusikan Susu dan Obat ke Nagekeo
“Saya Hargai Bapak Seperti Tuhan”, Kemarahan Camat di Flores Pecah Lawan BNPB

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:07

9.547 Rumah Rusak di Mabar Akibat Gempa, Tim Verifikasi Cegah Data Fiktif Bantuan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:55

Bantu Korban Gempa NTT, Polda Jateng Kirim Puluhan Ton Logistik hingga Tim Psikolog

Minggu, 23 Agustus 2026 - 15:16

Upaya Basarnas Penuhi Kebutuhan Logistik Korban Gempa Manggarai Timur Lewat Jalur Udara

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:57

Gempa M 7,7 Flores: Gugur Saat Bertugas, Jenazah Zaki Ali Diterbangkan ke Jakarta

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:12

Krisis Bantuan Pascagempa Manggarai: Mengapa Administrasi Masih Jadi Kendala?

Berita Terbaru

Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Resmob Komodo menangkap ASJ di kawasan Sernaru, Kelurahan Wae Kelambu, Kecamatan Komodo, pada Sabtu malam, 22 Agustus 2026. Ia ditangkap tanpa perlawanan pada pukul 23.30 WITA.

Hukum & Kriminal

Aksi Tega Pelajar SMK Labuan Bajo: Jarah Rumah Kosong Korban Gempa

Minggu, 23 Agu 2026 - 22:17