YBKH Siapkan Bibit Unggul dan Edukasi Bagi Petani Jagung Welak

- Redaksi

Jumat, 20 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Yayasan Bakti Kampung Halaman (YBKH), Christo Mario Yosephino Pranda, mengunjungi area pertanian jagung di Konang, Desa Watu Umpu, Kecamatan Welak, Jumat (20/3/2025).

Ketua Yayasan Bakti Kampung Halaman (YBKH), Christo Mario Yosephino Pranda, mengunjungi area pertanian jagung di Konang, Desa Watu Umpu, Kecamatan Welak, Jumat (20/3/2025).

LABUAN BAJO – Ketua Yayasan Bakti Kampung Halaman (YBKH), Christo Mario Yosephino Pranda, mengunjungi area pertanian jagung di Konang, Desa Watu Umpu, Kecamatan Welak, Jumat (20/3/2025).

Kunjungan politisi muda Manggarai Barat ini bertujuan memberikan penguatan sekaligus meyakinkan petani bahwa jagung memiliki prospek ekonomi yang menjanjikan.

Melalui YBKH, Mario Pranda menegaskan komitmennya untuk membina dan mendampingi para petani jagung di wilayah tersebut secara berkesinambungan.

Bentuk pembinaan yang disiapkan meliputi bantuan bibit unggul, edukasi dari tenaga ahli, bantuan sarana prasarana, hingga fasilitasi akses pemasaran.

Baca Juga:  Program MBG Jadi Angin Segar, Peternak Ayam di Manggarai Barat Kian Berdaya

Dalam arahannya, Tokoh Muda itu menekankan pentingnya menciptakan sistem pertanian yang terintegrasi agar petani bisa mandiri dan sejahtera.

“Kelompok tani jagung yang didampingi ini hendaknya dibangun menjadi sebuah ekosistem pertanian dari hulu hingga hilir,” kata mantan calon Bupati Manggarai Barat periode 2024-2029 itu di hadapan para petani.

Ia menjelaskan, ekosistem tersebut mencakup kemudahan akses modal, penguatan kualitas dan kuantitas produksi, hingga kepastian pemasaran hasil panen.

Baca Juga:  Bukan Sekadar Prediksi: Mengapa Peta Bencana Manggarai Barat Harus Bersandar pada Data Historis?

Mario Pranda juga mendorong masyarakat untuk fokus pada budidaya jagung karena perawatannya yang mudah dan waktu panen yang relatif singkat.

Menurutnya, jagung sangat menguntungkan karena dapat ditanam sebanyak tiga kali masa tanam dalam kurun waktu satu tahun.

Terkait kekhawatiran petani soal harga yang anjlok, Mario memberikan jaminan yang menjadi angin segar bagi para kelompok tani.

“Kami dari YBKH akan menjadi jaminan pemasarannya, dengan catatan sepanjang produksi jagung memiliki jumlah yang tinggi dan terus berlanjut,” tegas Mario Pranda.

Baca Juga:  BPOLBF dan Divers Alert Network Bekali Kru Kapal Standar Penanganan Darurat

Namun, ia mengingatkan agar para petani tetap menjaga kualitas produksi dengan baik agar daya saing pasar tetap terjaga.

Di akhir pertemuan, Mario Pranda mengimbau warga Desa Watu Umpu dan sekitarnya untuk mengoptimalkan potensi lahan yang tersedia.

Ia berharap lahan-lahan kosong yang belum tergarap segera dialihfungsikan menjadi lahan jagung yang produktif dan bernilai ekonomi tinggi.

Penulis : Fons Abun

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Tanggap Darurat Gempa Nagekeo: YBLL Salurkan Beras hingga Nutrisi Anak
9.547 Rumah Rusak di Mabar Akibat Gempa, Tim Verifikasi Cegah Data Fiktif Bantuan
Bantu Korban Gempa NTT, Polda Jateng Kirim Puluhan Ton Logistik hingga Tim Psikolog
Upaya Basarnas Penuhi Kebutuhan Logistik Korban Gempa Manggarai Timur Lewat Jalur Udara
Derita Korban Gempa Manggarai: Rumah Rata dengan Tanah, Pejabat Tak Pernah Singgah
Gempa M 7,7 Flores: Gugur Saat Bertugas, Jenazah Zaki Ali Diterbangkan ke Jakarta
Krisis Bantuan Pascagempa Manggarai: Mengapa Administrasi Masih Jadi Kendala?
Bertahan di Pusat Gempa Flores, YBLL Distribusikan Susu dan Obat ke Nagekeo

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 14:17

Tanggap Darurat Gempa Nagekeo: YBLL Salurkan Beras hingga Nutrisi Anak

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:07

9.547 Rumah Rusak di Mabar Akibat Gempa, Tim Verifikasi Cegah Data Fiktif Bantuan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:55

Bantu Korban Gempa NTT, Polda Jateng Kirim Puluhan Ton Logistik hingga Tim Psikolog

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 13:26

Derita Korban Gempa Manggarai: Rumah Rata dengan Tanah, Pejabat Tak Pernah Singgah

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:57

Gempa M 7,7 Flores: Gugur Saat Bertugas, Jenazah Zaki Ali Diterbangkan ke Jakarta

Berita Terbaru

Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Resmob Komodo menangkap ASJ di kawasan Sernaru, Kelurahan Wae Kelambu, Kecamatan Komodo, pada Sabtu malam, 22 Agustus 2026. Ia ditangkap tanpa perlawanan pada pukul 23.30 WITA.

Hukum & Kriminal

Aksi Tega Pelajar SMK Labuan Bajo: Jarah Rumah Kosong Korban Gempa

Minggu, 23 Agu 2026 - 22:17