LABUAN BAJO — Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Kopdit Obor Mas Cabang Utama Manggarai Barat mengembalikan penuh dana anggota sebesar Rp172 juta yang diduga digelapkan oleh salah satu stafnya.
Langkah ini diambil setelah kasus dugaan penggelapan tersebut resmi naik ke tahap penyidikan di Kepolisian Resor (Polres) Manggarai Barat.
Pihak manajemen menyebut oknum staf bernama Wulan sebagai pelaku tunggal dalam kasus ini.
Modus yang digunakan pelaku adalah menerima uang tunai dari anggota namun tidak menyetorkannya ke kantor.
Pelaku juga menampung dana anggota menggunakan rekening pribadinya.
Sekretaris sekaligus Pengurus Harian KSP Obor Mas, Andreas Marselinus Mbete, menjelaskan lambatnya proses pengembalian dana disebabkan oleh sikap pelaku yang tidak kooperatif.
“Yang bersangkutan tidak mengakui dan tidak bertanggung jawab. Ini menyulitkan kami yang selalu diaudit akuntan publik. Kalau kami keluarkan uang pengganti tanpa dasar pengakuan, kami yang akan diperiksa,” kata Andreas dalam konferensi pers, Rabu (13/05/2026).
Sikap pelaku yang menolak menandatangani surat pernyataan tersebut memaksa pihak koperasi untuk menempuh jalur hukum.
Penasihat Hukum KSP Obor Mas, Marianus Renaldi Laka, mengonfirmasi bahwa polisi baru saja menaikkan status penanganan perkara ini.
“Beberapa hari lalu perkara ini sudah digelar oleh penyidik Polres dan naik ke penyidikan. Karena sudah naik ke penyidikan, KSP Obor Mas pasti akan mengembalikan dana, dan itu menjadi tanggung jawab lembaga,” ujar Marianus.
Marianus menegaskan, laporan polisi dengan pasal penggelapan ini merupakan bukti bahwa pihak koperasi sama sekali tidak memiliki niat untuk menipu anggotanya.
Koperasi memastikan tidak lepas tangan. Seluruh kerugian anggota yang mencapai Rp172 juta akan ditanggung sepenuhnya oleh lembaga, terlepas dari ada atau tidaknya uang ganti rugi dari pelaku.
“Uang anggota ini tetap kami kembalikan utuh tanpa harus menunggu dari pelaku. Kami tetap mengejar dia secara hukum, tapi kami bertanggung jawab dulu kepada anggota yang menjadi korban,” tegas Marianus.
Pihak manajemen mengimbau anggota untuk tetap tenang dan tidak terpancing isu.
“Setiap masalah akan Obor Mas selesaikan dengan baik demi menjaga nama baik lembaga dan anggota. Kepercayaan anggota terhadap Obor Mas harus tetap terjaga,” pungkas Andreas.
Konferensi pers ini turut didampingi oleh Wakil Ketua bidang Manajemen Keuangan KSP Obor Mas, Aleksius Bertolomeus, serta Manajer KCU Manggarai Barat, Marianus N. Bodhe.
Penulis : Tim Bajo Update
Editor : Fons Abun






