Jaga Kepercayaan Publik, KSP Obor Mas Tanggung Kerugian Anggota Akibat Ulah Staf

- Redaksi

Sabtu, 16 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KSP Kopdit Obor Mas KCU Manggarai Barat Gelar Konferensi Pers. Rabu (13/5/2026), untuk memberikan klarifikasi resmi. 
Foto — Pengurus KSP Obor Mas,  Andreas Marselinus Mbete, Aleksius Bertolomeus, Marianus Renaldi (Penasihat Hukum Obor Mas), Fransiskus D. Nong Baga dan Manajer KCU Mabar, Obor Mas, Marianus N Bodhe

KSP Kopdit Obor Mas KCU Manggarai Barat Gelar Konferensi Pers. Rabu (13/5/2026), untuk memberikan klarifikasi resmi. Foto — Pengurus KSP Obor Mas, Andreas Marselinus Mbete, Aleksius Bertolomeus, Marianus Renaldi (Penasihat Hukum Obor Mas), Fransiskus D. Nong Baga dan Manajer KCU Mabar, Obor Mas, Marianus N Bodhe

LABUAN BAJOKoperasi Simpan Pinjam (KSP) Kopdit Obor Mas Cabang Utama Manggarai Barat mengembalikan penuh dana anggota sebesar Rp172 juta yang diduga digelapkan oleh salah satu stafnya.

Langkah ini diambil setelah kasus dugaan penggelapan tersebut resmi naik ke tahap penyidikan di Kepolisian Resor (Polres) Manggarai Barat.

Pihak manajemen menyebut oknum staf bernama Wulan sebagai pelaku tunggal dalam kasus ini.

Modus yang digunakan pelaku adalah menerima uang tunai dari anggota namun tidak menyetorkannya ke kantor.

Pelaku juga menampung dana anggota menggunakan rekening pribadinya.

Sekretaris sekaligus Pengurus Harian KSP Obor Mas, Andreas Marselinus Mbete, menjelaskan lambatnya proses pengembalian dana disebabkan oleh sikap pelaku yang tidak kooperatif.

Baca Juga:  Super Air Jet Buka Rute Langsung Jakarta Labuan Bajo Mulai 29 Maret

“Yang bersangkutan tidak mengakui dan tidak bertanggung jawab. Ini menyulitkan kami yang selalu diaudit akuntan publik. Kalau kami keluarkan uang pengganti tanpa dasar pengakuan, kami yang akan diperiksa,” kata Andreas dalam konferensi pers, Rabu (13/05/2026).

Sikap pelaku yang menolak menandatangani surat pernyataan tersebut memaksa pihak koperasi untuk menempuh jalur hukum.

Penasihat Hukum KSP Obor Mas, Marianus Renaldi Laka, mengonfirmasi bahwa polisi baru saja menaikkan status penanganan perkara ini.

Baca Juga:  Video Viral Wisatawan Batal ke Puncak Padar, BTNK Beri Penjelasan

“Beberapa hari lalu perkara ini sudah digelar oleh penyidik Polres dan naik ke penyidikan. Karena sudah naik ke penyidikan, KSP Obor Mas pasti akan mengembalikan dana, dan itu menjadi tanggung jawab lembaga,” ujar Marianus.

Marianus menegaskan, laporan polisi dengan pasal penggelapan ini merupakan bukti bahwa pihak koperasi sama sekali tidak memiliki niat untuk menipu anggotanya.

Koperasi memastikan tidak lepas tangan. Seluruh kerugian anggota yang mencapai Rp172 juta akan ditanggung sepenuhnya oleh lembaga, terlepas dari ada atau tidaknya uang ganti rugi dari pelaku.

“Uang anggota ini tetap kami kembalikan utuh tanpa harus menunggu dari pelaku. Kami tetap mengejar dia secara hukum, tapi kami bertanggung jawab dulu kepada anggota yang menjadi korban,” tegas Marianus.

Baca Juga:  Edi Endi Sebut Protes Terhadap Tempo Hari Ini Baru Aksi Pertama

Pihak manajemen mengimbau anggota untuk tetap tenang dan tidak terpancing isu.

“Setiap masalah akan Obor Mas selesaikan dengan baik demi menjaga nama baik lembaga dan anggota. Kepercayaan anggota terhadap Obor Mas harus tetap terjaga,” pungkas Andreas.

Konferensi pers ini turut didampingi oleh Wakil Ketua bidang Manajemen Keuangan KSP Obor Mas, Aleksius Bertolomeus, serta Manajer KCU Manggarai Barat, Marianus N. Bodhe.

Penulis : Tim Bajo Update

Editor : Fons Abun

Berita Terkait

Lebih dari Separuh Kapal di Labuan Bajo Ilegal, DPRD: ‘Pemerintah Daerah Tak Dapat Apa-apa’
BPKB Raib di Tangan Koperasi, Nasabah KSP Obor Mas Tuntut Tanggung Jawab
Pejabat Mangkir Tanpa Kabar, Wabup Weng Beri Peringatan Keras
Dua Alas Hak Berbeda Dasar Terbitnya 5 SHM Keranga, Nama Haji Ramang dan Muhamad Syair Muncul
Pemerintah Sahkan Hak Kelola Hutan bagi Enam Kelompok Tani Perempuan Flores
Sempat Nihil Penyelaman, Tim SAR Temukan Siswa SD yang Hilang di Danau Rana Mese
Krisis BBM Guncang Labuan Bajo, Harga Eceran Mencekik hingga Respons Cepat Pertamina
Krisis BBM Landa Labuan Bajo: Sektor Konstruksi Terhenti dan Harga Eceran Melonjak

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 02:27

Jaga Kepercayaan Publik, KSP Obor Mas Tanggung Kerugian Anggota Akibat Ulah Staf

Kamis, 14 Mei 2026 - 02:59

Lebih dari Separuh Kapal di Labuan Bajo Ilegal, DPRD: ‘Pemerintah Daerah Tak Dapat Apa-apa’

Senin, 11 Mei 2026 - 12:31

Pejabat Mangkir Tanpa Kabar, Wabup Weng Beri Peringatan Keras

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:02

Dua Alas Hak Berbeda Dasar Terbitnya 5 SHM Keranga, Nama Haji Ramang dan Muhamad Syair Muncul

Jumat, 8 Mei 2026 - 11:10

Pemerintah Sahkan Hak Kelola Hutan bagi Enam Kelompok Tani Perempuan Flores

Berita Terbaru

Penangkapan berlangsung di Jalan Desa Golo Lujang, Kecamatan Boleng, pada Jumat (15/05/2026) pagi.

Hukum & Kriminal

Polisi Sita 525 Liter Solar Ilegal di Boleng

Jumat, 15 Mei 2026 - 19:49