Amankan Malam Takbiran dan Sholat Id, Ratusan Personel Gabungan Siaga di Labuan Bajo

- Redaksi

Jumat, 20 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO – Aparat gabungan di Kabupaten Manggarai Barat bersiap mengawal perayaan Malam Takbiran dan Sholat Idul Fitri 1447 Hijriah yang jatuh pada 21 Maret 2026 mendatang.

Kepolisian Resor (Polres) Manggarai Barat telah mematangkan strategi pengamanan berlapis untuk memastikan salah satu destinasi pariwisata super prioritas ini tetap kondusif.

Melalui sandi Operasi Ketupat Turangga 2026, petugas mengedepankan pendekatan kemanusiaan di sejumlah titik vital di Kota Labuan Bajo.

Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang, menegaskan bahwa kesiapan seluruh personel kini telah mencapai titik maksimal.

“Kita akan mengamankan kegiatan malam takbiran, salat Id, halalbihalal masyarakat dan mudik Lebaran,” ujar AKBP Christian Kadang dalam keterangannya, Jumat (20/03/2026).

Menurut Kapolres, pengamanan ini merupakan kelanjutan dari rangkaian pengawasan yang sudah dilakukan sejak awal bulan suci.

“Untuk salat tarawih kita sudah lakukan pengamanan sejak awal dimulainya ibadah puasa,” tambah alumnus Akpol angkatan 2006 tersebut.

Baca Juga:  Buntut Tewasnya Turis China di Pulau Kelor Labuan Bajo, Polisi Periksa 14 Orang

Kekuatan pengamanan tahun ini melibatkan kolaborasi solid lintas instansi dengan mengerahkan ratusan personel.

Polres Manggarai Barat sendiri menerjunkan 100 personel, didukung oleh barisan TNI dari Kodim 1630/Mabar (25 personel) dan Lanal Labuan Bajo (25 personel).

Kekuatan tambahan juga datang dari Pos TNI AU (4 personel) serta 30 personel Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda NTT.

Dukungan pemerintah daerah turut memperkuat operasi ini melalui Satpol PP, Dinas Perhubungan, Basarnas, KSOP, hingga Pelindo.

Operasi Ketupat Turangga ini dijadwalkan berlangsung selama 13 hari, terhitung sejak 13 hingga 25 Maret 2026.

AKBP Christian menekankan bahwa wajah kepolisian di lapangan kali ini akan lebih menonjolkan sisi pelayanan.

“Kami berkomitmen memberikan rasa aman dengan cara-cara yang santun dan humanis,” tegas Kapolres Mabar.

Baca Juga:  PWMB Sebut Aturan Media Pemda Mabar Amburadul, Desak Bupati Pecat Kadis Pariwisata

Ia berharap kehadiran personel mampu memberikan ketenangan bagi warga lokal maupun wisatawan yang sedang berlibur.

“Kehadiran personel di lapangan bukan hanya untuk pengawasan, tetapi untuk melayani masyarakat agar sukacita Lebaran dapat dirasakan oleh semua pihak tanpa rasa was-was,” jelasnya.

Berdasarkan pemetaan PHBI, konsentrasi massa di Labuan Bajo diprediksi terpusat di empat lokasi utama.

Empat titik tersebut yakni Waterfront Labuan Bajo, Masjid Nurul Fallah Wae Mata, Masjid Nurul Hudah Gorontalo, dan Masjid Nurul Iman Sernaru.

“Lokasi-lokasi ini akan mendapatkan pengawalan ekstra guna memastikan alur kedatangan dan kepulangan jamaah berjalan tertib,” kata Christian.

Selain pengamanan rumah ibadah, petugas juga mendirikan tiga Pos Terpadu di gerbang utama kota.

Pos tersebut berada di Pelabuhan Marina, Bandara Internasional Komodo, dan Pelabuhan Multipurpose, ditambah satu Pos Pelayanan di Kampung Ujung.

Baca Juga:  Gandeng Damkar Mabar, 60 Karyawan Meruorah dan Plaza Marina Ikuti Pelatihan Fire Drill

“Pos tersebut dibangun untuk menjamin keamanan, keselamatan, kelancaran, dan kenyamanan selama perayaan Idul Fitri 1447 H,” ungkapnya.

Fungsi pos ini meliputi pusat koordinasi, layanan kesehatan, tempat istirahat, hingga pusat respons cepat terhadap gangguan keamanan.

Meski fokus di kota, Polres Mabar juga memastikan patroli tetap menyentuh wilayah pelosok di tingkat kecamatan.

Wilayah seperti Boleng, Sano Nggoang, Mbeliling, hingga Lembor tetap menjadi perhatian mengingat banyaknya jumlah masjid di sana.

“Koordinasi terus kami lakukan hingga tingkat kecamatan. Patroli keamanan tetap dilakukan secara merata demi menjaga kondusivitas wilayah,” tutur Kapolres.

AKBP Christian berharap harmoni yang tercipta antara petugas dan masyarakat dapat menjadi kado indah di hari kemenangan.

“Kita mengharapkan pelaksanaan Idul Fitri tahun ini bisa berjalan dengan hikmat,” pungkasnya.

Penulis : Fons Abun

Editor : Redaksi

Berita Terkait

9.547 Rumah Rusak di Mabar Akibat Gempa, Tim Verifikasi Cegah Data Fiktif Bantuan
Bantu Korban Gempa NTT, Polda Jateng Kirim Puluhan Ton Logistik hingga Tim Psikolog
Upaya Basarnas Penuhi Kebutuhan Logistik Korban Gempa Manggarai Timur Lewat Jalur Udara
Derita Korban Gempa Manggarai: Rumah Rata dengan Tanah, Pejabat Tak Pernah Singgah
Gempa M 7,7 Flores: Gugur Saat Bertugas, Jenazah Zaki Ali Diterbangkan ke Jakarta
Krisis Bantuan Pascagempa Manggarai: Mengapa Administrasi Masih Jadi Kendala?
Bertahan di Pusat Gempa Flores, YBLL Distribusikan Susu dan Obat ke Nagekeo
“Saya Hargai Bapak Seperti Tuhan”, Kemarahan Camat di Flores Pecah Lawan BNPB

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:07

9.547 Rumah Rusak di Mabar Akibat Gempa, Tim Verifikasi Cegah Data Fiktif Bantuan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:55

Bantu Korban Gempa NTT, Polda Jateng Kirim Puluhan Ton Logistik hingga Tim Psikolog

Minggu, 23 Agustus 2026 - 15:16

Upaya Basarnas Penuhi Kebutuhan Logistik Korban Gempa Manggarai Timur Lewat Jalur Udara

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:57

Gempa M 7,7 Flores: Gugur Saat Bertugas, Jenazah Zaki Ali Diterbangkan ke Jakarta

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:12

Krisis Bantuan Pascagempa Manggarai: Mengapa Administrasi Masih Jadi Kendala?

Berita Terbaru

Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Resmob Komodo menangkap ASJ di kawasan Sernaru, Kelurahan Wae Kelambu, Kecamatan Komodo, pada Sabtu malam, 22 Agustus 2026. Ia ditangkap tanpa perlawanan pada pukul 23.30 WITA.

Hukum & Kriminal

Aksi Tega Pelajar SMK Labuan Bajo: Jarah Rumah Kosong Korban Gempa

Minggu, 23 Agu 2026 - 22:17