Polres Mabar Evakuasi Ibu Hamil di Tengah Cuaca Ekstrem Perairan Komodo

- Redaksi

Rabu, 11 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim gabungan Polres Manggarai Barat (Mabar) melakukan evakuasi medis darurat terhadap seorang ibu hamil kembar di perairan Taman Nasional Komodo, Rabu (11/03/2026) pagi.

Tim gabungan Polres Manggarai Barat (Mabar) melakukan evakuasi medis darurat terhadap seorang ibu hamil kembar di perairan Taman Nasional Komodo, Rabu (11/03/2026) pagi.

LABUAN BAJO – Tim gabungan Polres Manggarai Barat (Mabar) melakukan evakuasi medis darurat terhadap seorang ibu hamil kembar di perairan Taman Nasional Komodo, Rabu (11/03/2026) pagi.

Pasien bernama Yuliani (37), warga Pulau Papagarang, harus segera dilarikan ke rumah sakit karena kondisi kehamilan kembar yang berisiko tinggi.

Laporan darurat diterima pihak kepolisian dari Kepala Desa Papagarang, H. Abdullah, sekitar pukul 09.30 Wita.

KBO Satpolairud Polres Mabar, IPDA Henro Manurung, memimpin langsung misi evakuasi menggunakan Speedboat Walet 05.

“Begitu menerima laporan dari Kades, kami langsung bergerak. Kondisi ibu hamil kembar sangat riskan jika tidak segera ditangani ahli,” ujar IPDA Henro.

Baca Juga:  Singgung Peran SBY Pimpin RI, Demokrat Mabar Peringati HUT ke-25 dengan Aksi Nyata

Proses evakuasi berlangsung dramatis di Selat Pungu. Petugas harus berhadapan dengan angin kencang dan gelombang tinggi yang menghantam lambung kapal.

Sekitar pukul 10.10 Wita, tim berhasil mencegat perahu ketinting yang membawa pasien. Proses pemindahan Yuliani ke speedboat dilakukan dengan saksama di tengah guncangan ombak.

“Cuaca memang sedang ekstrem, gelombang cukup tinggi, namun keselamatan pasien adalah prioritas utama kami. Di tengah laut seperti ini, setiap detik sangat berharga,” tegas IPDA Henro.

Baca Juga:  Darurat Energi di Labuan Bajo: Saat Kota Turis Super Premium Dihantam Krisis BBM dan Gas

Tim gabungan yang terdiri dari Satpolairud, Sat Pam Obvit, Bhabinkamtibmas, serta nakhoda Speedboat Walet 05 kemudian bertolak cepat menuju Labuan Bajo.

Rombongan tiba di Dermaga Marina Labuan Bajo pada pukul 10.30 Wita. Ambulans dari Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polres Mabar telah bersiap di lokasi.

Petugas medis segera membawa Yuliani ke RSUD Pratama Komodo untuk mendapatkan perawatan spesialis.

Bidan desa yang mendampingi pasien, Rahmi, menyebutkan bahwa tindakan cepat kepolisian sangat diperlukan mengingat risiko persalinan bayi kembar.

“Rujukan ini harus dilakukan karena risiko persalinan bayi kembar cukup tinggi. Kami sangat terbantu dengan gerak cepat tim Polres Mabar,” kata Bidan Rahmi.

Baca Juga:  Pria 40 Tahun Nekat Terjun dari KM Lambelu di Laut Sikka

Kepala Desa Papagarang, H. Abdullah, menyampaikan apresiasi atas respons cepat jajaran Polres Manggarai Barat dalam membantu warganya.

“Kami sangat berterima kasih kepada Polres Mabar dan Speedboat Walet 05. Kondisi Ibu Yuliani memang memerlukan penanganan khusus karena hamil kembar,” ungkap H. Abdullah.

Saat ini, Yuliani telah mendapatkan perawatan intensif di RSUD Pratama Komodo Labuan Bajo. Kondisinya dilaporkan dalam pengawasan tim dokter spesialis.

Penulis : Fons Abun

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Gandeng FORKOMA, Forum Peduli Mabar Gelar Pelatihan Jurnalistik Dua Hari
Bawa Pesan Edi Endi, NasDem Bagikan 100 Terpal untuk Warga Welak Terdampak Gempa
Operasi KM Feronia Berakhir Tanpa Jejak Veronica Beatrix Jessica
Penjelasan Polisi terkait Penemuan Mayat yang Terbakar di Perkebunan Warga Manggarai Timur
Geger, Warga Kembur Borong Temukan Mayat dengan Kondisi Terbakar
Jerat Berulang Itok Aman: Tipu Turis Italia Rp79 Juta, Terancam 4 Tahun Penjara
Jessica Belum Ditemukan, Operasi SAR KM Feronia Diperpanjang
Langit Labuan Bajo Diselimuti ‘Haze’, BMKG Buka Suara Soal Dugaan Kiriman Asap Karhutla

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:21

Gandeng FORKOMA, Forum Peduli Mabar Gelar Pelatihan Jurnalistik Dua Hari

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:36

Bawa Pesan Edi Endi, NasDem Bagikan 100 Terpal untuk Warga Welak Terdampak Gempa

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:33

Operasi KM Feronia Berakhir Tanpa Jejak Veronica Beatrix Jessica

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:43

Penjelasan Polisi terkait Penemuan Mayat yang Terbakar di Perkebunan Warga Manggarai Timur

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:26

Geger, Warga Kembur Borong Temukan Mayat dengan Kondisi Terbakar

Berita Terbaru