Sempat Nihil Penyelaman, Tim SAR Temukan Siswa SD yang Hilang di Danau Rana Mese

- Redaksi

Rabu, 6 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga dan Tim SAR Sisir Danau Ranamese Cari Bocah Tenggelam. (DOK. POS SAR Mabar).

Warga dan Tim SAR Sisir Danau Ranamese Cari Bocah Tenggelam. (DOK. POS SAR Mabar).

 

BORONG Tim pencari dan penyelamat (SAR) gabungan menemukan Germanus Alberno Ngitung alias Greis (10), siswa kelas V SD yang tenggelam di Danau Ranamese, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Penemuan pada hari ketiga operasi ini sekaligus menutup rangkaian upaya pencarian.

Korban yang diketahi warga Desa Golo Loni itu, sebelumnya dilaporkan hilang pada Sabtu (04/05).

Peristiwa bermula sekitar pukul 13.00 WITA ketika korban dan seorang rekannya tengah bermain rakit bambu di area danau. Secara tiba-tiba, korban melompat ke dalam air dan langsung tenggelam.

Baca Juga:  Bukan Sekadar Gedung Baru: Cara SDK Bea Rana Menjawab Kucuran Rp1,9 Miliar

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere, Fathur Rahman, mengatakan pencarian pada hari ketiga berfokus pada penyelaman dan penyisiran permukaan air di sekitar lokasi kejadian.

Setelah dua kali upaya penyelaman di titik koordinat awal tidak membuahkan hasil, tim memperluas area penyisiran dan akhirnya menemukan korban pada Rabu (6/6) siang hari.

Baca Juga:  Hendak Pergi Tugas, ASN PPPK Asal Pagal Meninggal Tertimpa Pohon di Manggarai Timur

“Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia pada pukul 13.30 WITA. Posisinya sekitar 20 meter dari lokasi kejadian awal,” ujar Fathur Rahman selaku Koordinator Misi SAR.

“Korban kemudian langsung dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka,” tambahnya.

Sebelum Basarnas menerima laporan pada Sabtu sore, upaya pertolongan pertama sebenarnya telah dilakukan oleh petugas Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Rana Mese dan keluarga korban sesaat setelah kejadian.

Baca Juga:  BKH: Jangan Sebarkan Hoaks, Kebohongan yang Dianggap Benar Itu Sangat Berbahaya

Namun, upaya tersebut nihil hasil.
Operasi pencarian ini melibatkan personel gabungan dari berbagai instansi. Selain Basarnas Maumere, pencarian turut dibantu oleh Pos TNI AL Labuan Bajo, Polres dan BPBD Manggarai Timur, petugas KSDA, serta aparat desa dan warga setempat.

Menyusul penemuan jasad korban, Fathur menyatakan bahwa operasi SAR di Danau Rana Mese resmi ditutup. Seluruh personel gabungan telah dikembalikan ke kesatuan masing-masing.

Penulis : Fons Abun

Editor : Tim Bajo Update

Berita Terkait

9.547 Rumah Rusak di Mabar Akibat Gempa, Tim Verifikasi Cegah Data Fiktif Bantuan
Bantu Korban Gempa NTT, Polda Jateng Kirim Puluhan Ton Logistik hingga Tim Psikolog
Upaya Basarnas Penuhi Kebutuhan Logistik Korban Gempa Manggarai Timur Lewat Jalur Udara
Derita Korban Gempa Manggarai: Rumah Rata dengan Tanah, Pejabat Tak Pernah Singgah
Gempa M 7,7 Flores: Gugur Saat Bertugas, Jenazah Zaki Ali Diterbangkan ke Jakarta
Krisis Bantuan Pascagempa Manggarai: Mengapa Administrasi Masih Jadi Kendala?
Bertahan di Pusat Gempa Flores, YBLL Distribusikan Susu dan Obat ke Nagekeo
“Saya Hargai Bapak Seperti Tuhan”, Kemarahan Camat di Flores Pecah Lawan BNPB

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:07

9.547 Rumah Rusak di Mabar Akibat Gempa, Tim Verifikasi Cegah Data Fiktif Bantuan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:55

Bantu Korban Gempa NTT, Polda Jateng Kirim Puluhan Ton Logistik hingga Tim Psikolog

Minggu, 23 Agustus 2026 - 15:16

Upaya Basarnas Penuhi Kebutuhan Logistik Korban Gempa Manggarai Timur Lewat Jalur Udara

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:57

Gempa M 7,7 Flores: Gugur Saat Bertugas, Jenazah Zaki Ali Diterbangkan ke Jakarta

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:12

Krisis Bantuan Pascagempa Manggarai: Mengapa Administrasi Masih Jadi Kendala?

Berita Terbaru

Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Resmob Komodo menangkap ASJ di kawasan Sernaru, Kelurahan Wae Kelambu, Kecamatan Komodo, pada Sabtu malam, 22 Agustus 2026. Ia ditangkap tanpa perlawanan pada pukul 23.30 WITA.

Hukum & Kriminal

Aksi Tega Pelajar SMK Labuan Bajo: Jarah Rumah Kosong Korban Gempa

Minggu, 23 Agu 2026 - 22:17