BORONG — Tim pencari dan penyelamat (SAR) gabungan menemukan Germanus Alberno Ngitung alias Greis (10), siswa kelas V SD yang tenggelam di Danau Ranamese, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Penemuan pada hari ketiga operasi ini sekaligus menutup rangkaian upaya pencarian.
Korban yang diketahi warga Desa Golo Loni itu, sebelumnya dilaporkan hilang pada Sabtu (04/05).
Peristiwa bermula sekitar pukul 13.00 WITA ketika korban dan seorang rekannya tengah bermain rakit bambu di area danau. Secara tiba-tiba, korban melompat ke dalam air dan langsung tenggelam.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere, Fathur Rahman, mengatakan pencarian pada hari ketiga berfokus pada penyelaman dan penyisiran permukaan air di sekitar lokasi kejadian.
Setelah dua kali upaya penyelaman di titik koordinat awal tidak membuahkan hasil, tim memperluas area penyisiran dan akhirnya menemukan korban pada Rabu (6/6) siang hari.
“Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia pada pukul 13.30 WITA. Posisinya sekitar 20 meter dari lokasi kejadian awal,” ujar Fathur Rahman selaku Koordinator Misi SAR.
“Korban kemudian langsung dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka,” tambahnya.
Sebelum Basarnas menerima laporan pada Sabtu sore, upaya pertolongan pertama sebenarnya telah dilakukan oleh petugas Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Rana Mese dan keluarga korban sesaat setelah kejadian.
Namun, upaya tersebut nihil hasil.
Operasi pencarian ini melibatkan personel gabungan dari berbagai instansi. Selain Basarnas Maumere, pencarian turut dibantu oleh Pos TNI AL Labuan Bajo, Polres dan BPBD Manggarai Timur, petugas KSDA, serta aparat desa dan warga setempat.
Menyusul penemuan jasad korban, Fathur menyatakan bahwa operasi SAR di Danau Rana Mese resmi ditutup. Seluruh personel gabungan telah dikembalikan ke kesatuan masing-masing.
Penulis : Fons Abun
Editor : Tim Bajo Update






