Krisis BBM Landa Labuan Bajo: Sektor Konstruksi Terhenti dan Harga Eceran Melonjak

- Redaksi

Selasa, 5 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi antrean panjang di SPBU Sernaru Labuan Bajo pada Senin (4/5/2026), sejumlah sopir mengeluh akibat kesulitan mendapatkan BBM.

Kondisi antrean panjang di SPBU Sernaru Labuan Bajo pada Senin (4/5/2026), sejumlah sopir mengeluh akibat kesulitan mendapatkan BBM.

LABUAN BAJO Kelangkaan dan lonjakan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi dan non-subsidi di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, telah melumpuhkan sektor konstruksi lokal dan memicu antrean panjang di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar.

Krisis ini terjadi menyusul kebijakan PT Pertamina (Persero) yang menaikkan harga BBM non-subsidi per 4 Mei 2026. Di wilayah NTT, harga Pertamax Turbo kini mencapai Rp20.350, Dexlite Rp26.600, dan Pertamina Dex tercatat di angka Rp28.500 per liter.

Meski harga BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Solar tidak mengalami perubahan, pasokan kedua jenis bahan bakar tersebut mendadak sulit ditemukan di pasaran.

Baca Juga:  Viral! Kades Batu Cermin Yono Tanggung Biaya Sekolah Geri yang Pernah Dibantu KDM

Situasi ini berdampak langsung pada aktivitas industri. Sejumlah pengusaha konstruksi lokal melaporkan bahwa mereka terpaksa menghentikan operasional alat berat di berbagai lokasi proyek.

Salah satu pengusaha konstruksi yang enggan disebutkan namanya di Labuan Bajo menyatakan bahwa pihaknya tidak lagi mampu menanggung lonjakan biaya dan ketiadaan pasokan.

“Sementara ini kami tidak berbelanja untuk kebutuhan operasional,” ujarnya pada Selasa (05/05/2026), seraya menambahkan bahwa operasional proyek dihentikan hingga situasi kembali normal.

Sementara itu salah satu warga Labuan Bajo, Paul, mengatakan bahwa dalam dua hari terakhir harga bensin seperti Pertalite botolan yang sebelumnya 20 ribu kini naik menjadi 25 ribu per botol.

Baca Juga:  Kakek 80 Tahun di Manggarai Barat Cabuli Dua Bocah

“Hari ini sudah naik, sebelumnya 20 ribu hari ini 25 ribu,” ujarnya, Selasa sore.

Di lapangan, minimnya pasokan memicu antrean kendaraan hingga mencapai 600 meter di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Kondisi ini dilaporkan terjadi secara merata di SPBU Pasar Baru, Gorontalo, Sernaru, hingga SPBU Merombok.

Sejumlah pengemudi angkutan terpaksa menginap di dalam kendaraan mereka sejak Senin (04/05) tanpa kepastian waktu kedatangan pasokan BBM.

Baca Juga:  Debat Panas KDMP: Mario Pranda Tantang Kanisius Turun ke Lapangan, Dibalas 'Pahami Regulasi'

Kelangkaan ini juga memicu lonjakan harga yang signifikan di tingkat pengecer. Di sepanjang pinggir jalan Labuan Bajo, BBM jenis Pertalite yang dikemas dalam setengah botol air mineral dilaporkan dijual di kisaran harga Rp30.000 hingga Rp50.000, jauh di atas harga eceran resmi yang ditetapkan oleh pemerintah.

Krisis pasokan bahan bakar yang berlarut di kawasan pariwisata super premium ini dikhawatirkan akan semakin melumpuhkan mobilitas warga dan perputaran ekonomi daerah jika tidak segera mendapatkan penanganan dari otoritas terkait.

Penulis : Fons Abun

Editor : Tim Bajo Update

Berita Terkait

Bantu Korban Gempa NTT, Polda Jateng Kirim Puluhan Ton Logistik hingga Tim Psikolog
Upaya Basarnas Penuhi Kebutuhan Logistik Korban Gempa Manggarai Timur Lewat Jalur Udara
Derita Korban Gempa Manggarai: Rumah Rata dengan Tanah, Pejabat Tak Pernah Singgah
Gempa M 7,7 Flores: Gugur Saat Bertugas, Jenazah Zaki Ali Diterbangkan ke Jakarta
Krisis Bantuan Pascagempa Manggarai: Mengapa Administrasi Masih Jadi Kendala?
Bertahan di Pusat Gempa Flores, YBLL Distribusikan Susu dan Obat ke Nagekeo
“Saya Hargai Bapak Seperti Tuhan”, Kemarahan Camat di Flores Pecah Lawan BNPB
Gempa NTT: Dua Lansia Kritis Dievakuasi via Udara dari Manggarai Timur

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:55

Bantu Korban Gempa NTT, Polda Jateng Kirim Puluhan Ton Logistik hingga Tim Psikolog

Minggu, 23 Agustus 2026 - 15:16

Upaya Basarnas Penuhi Kebutuhan Logistik Korban Gempa Manggarai Timur Lewat Jalur Udara

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 13:26

Derita Korban Gempa Manggarai: Rumah Rata dengan Tanah, Pejabat Tak Pernah Singgah

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:12

Krisis Bantuan Pascagempa Manggarai: Mengapa Administrasi Masih Jadi Kendala?

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:25

Bertahan di Pusat Gempa Flores, YBLL Distribusikan Susu dan Obat ke Nagekeo

Berita Terbaru

Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Resmob Komodo menangkap ASJ di kawasan Sernaru, Kelurahan Wae Kelambu, Kecamatan Komodo, pada Sabtu malam, 22 Agustus 2026. Ia ditangkap tanpa perlawanan pada pukul 23.30 WITA.

Hukum & Kriminal

Aksi Tega Pelajar SMK Labuan Bajo: Jarah Rumah Kosong Korban Gempa

Minggu, 23 Agu 2026 - 22:17