BREAKING NEWS: Disapu Angin Kencang, Gedung SDI Ra’ong di Golo Mori Rata dengan Tanah

- Redaksi

Senin, 9 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung tiga ruangan di Sekolah Dasar Inpres (SDI) Ra'ong di Desa Golo Mori, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, dilaporkan roboh total pada Senin (9/3/2026) pagi.

Gedung tiga ruangan di Sekolah Dasar Inpres (SDI) Ra'ong di Desa Golo Mori, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, dilaporkan roboh total pada Senin (9/3/2026) pagi.

LABUAN BAJO – Gedung Sekolah Dasar Inpres (SDI) Ra’ong di Desa Golo Mori, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, dilaporkan roboh total pada Senin (9/3/2026) pagi.

Bangunan sekolah tersebut luluh lantah setelah diterjang angin kencang yang disertai hujan lebat sekitar pukul 05.00 WITA.

Dalam video yang diperoleh bajoupdate.com, kejadian menunjukkan kondisi sekolah yang kini rata dengan tanah.

Material atap seng tampak terlepas dan berserakan di area halaman sekolah.

Tiang-tiang penyangga kayu bangunan tersebut patah tak tersisa, menyisakan puing-puing bangunan yang hancur berantakan.

Baca Juga:  Kronologi Kecelakaan Pikap vs Xpander di Labuan Bajo, Tak Ada Korban Jiwa

Tak hanya bangunan, ratusan fasilitas belajar berupa kursi dan meja kayu berwarna merah dan hijau tampak tertimbun reruntuhan. Seluruh sarana pendidikan tersebut dipastikan rusak berat.

Suasana haru menyelimuti lokasi saat sejumlah siswa yang mengenakan seragam merah-putih tiba di sekolah.

Mereka hanya bisa berdiri terpaku menatap ruang kelas mereka yang telah hancur.

Beruntung, musibah ini terjadi saat fajar sebelum jam pelajaran dimulai, sehingga tidak ada korban jiwa dalam kejadian memilukan ini.

PLT Kepsek SD Inpres Ra’ong, Abdul Asmin membenarkan peristiwa bencana alam yang menimpa lembaga pendidikan yang dipimpinnya tersebut.

Baca Juga:  Tim Gabungan Bersihkan Longsor di Sano Nggoang, Kendaraan Roda Dua Mulai Melintas

“Kejadiannya pukul 05.00 pagi setelah sholat subuh, alamat Ra’ong Desa Golo Mori, Kecamatan Komodo, Lembaga SD Inpres Ra’ong, akibat angin kencang disertai hujan lebat,” ujar Abdul Asmin saat dikonfirmasi.

Ia merincikan, terdapat beberapa ruangan yang mengalami kerusakan total hingga tidak bisa digunakan lagi untuk proses KBM.

“Gedung yang roboh ada tiga ruangan untuk belajar siswa, sementara satu ruangannya sebagai tempat inventaris,” jelasnya.

Baca Juga:  Ringankan Beban Pengungsi, YBLL Bagikan Sembako hingga Obat-obatan di Nagekeo 

Selain tiga ruangan itu, WC guru-siswa rusak parah akibat tertimpa seng dan kayu gedung yang roboh tersebut.

Abdul Asmin pun bersyukur karena musibah ini tidak memakan korban, mengingat aktivitas sekolah belum dimulai saat gedung itu ambruk.

“Tidak ada korban jiwa, beruntung kejadiannya sebelum anak-anak tiba di sekolah pagi tadi,” pungkas Abdul.

Hingga berita ini diturunkan, aktivitas belajar mengajar di SDI Ra’ong masih berjalan. Pihak sekolah berharap adanya perhatian cepat dari pemerintah daerah untuk menangani kondisi tersebut.

Penulis : Fons Abun

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Demi Jaga Citra Wisata, OPW Bersihkan Jalur Gang Pengadilan-Wae Mata
28 Hari Operasi, SAR Gempa Flores Resmi Ditutup
Jenazah Dokter Korban KKB Transit di Labuan Bajo, Diterbangkan ke Maumere Pakai Pesawat Polri
Gempa Retakkan SDN Nanga Boleng, Guru dan Siswa Bangun Kelas Darurat Mandiri
Kejari Mabar Buka Suara Usai Didesak ‘Buka Terang’ Korupsi KPU Rp28 Miliar
LPPDM Tagih Tersangka Kasus Dana Hibah KPU Mabar
Siapa Pelapor Dugaan Korupsi Rp 28 M KPU Manggarai Barat? Ini Kata Kejari
Dugaan Korupsi Rp28 Miliar Naik Penyidikan, Siapa Tersangka di KPU Manggarai Barat?

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 12:39

Demi Jaga Citra Wisata, OPW Bersihkan Jalur Gang Pengadilan-Wae Mata

Sabtu, 12 September 2026 - 20:07

28 Hari Operasi, SAR Gempa Flores Resmi Ditutup

Sabtu, 12 September 2026 - 16:58

Jenazah Dokter Korban KKB Transit di Labuan Bajo, Diterbangkan ke Maumere Pakai Pesawat Polri

Sabtu, 12 September 2026 - 14:14

Gempa Retakkan SDN Nanga Boleng, Guru dan Siswa Bangun Kelas Darurat Mandiri

Jumat, 11 September 2026 - 18:26

LPPDM Tagih Tersangka Kasus Dana Hibah KPU Mabar

Berita Terbaru

Syamsudin Kadir

Opini

Membayangkan Pemilu 2029 Dari Titik Kunci

Minggu, 13 Sep 2026 - 19:44

Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) resmi menutup Operasi SAR Gempa Flores bermagnitudo 7,7 pada Sabtu (12/9/2026) pukul 18.00 WITA.

Nasional

28 Hari Operasi, SAR Gempa Flores Resmi Ditutup

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:07