Bawaslu Manggarai: Masa Nontahapan Waktu Tepat Perkuat Nilai Demokrasi

- Redaksi

Selasa, 3 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bawaslu Kabupaten Manggarai melaksanakan kegiatan konsolidasi demokrasi selama dua pekan terakhir di Ruteng. (Dok. Bawaslu Manggarai)

Bawaslu Kabupaten Manggarai melaksanakan kegiatan konsolidasi demokrasi selama dua pekan terakhir di Ruteng. (Dok. Bawaslu Manggarai)

RUTENG – Bawaslu Kabupaten Manggarai melaksanakan kegiatan konsolidasi demokrasi selama dua pekan terakhir di Ruteng.

Kegiatan ini menindaklanjuti Instruksi Bawaslu RI Nomor 2 Tahun 2026 tentang penguatan penyelenggaraan Pemilu di luar tahapan.

Ketua Bawaslu Kabupaten Manggarai, Fortunatus Hamsah Manah menyebut konsolidasi ini bertujuan menyatukan persepsi pengawas, pemangku kepentingan, dan masyarakat.

“Masa nontahapan ini merupakan saat yang tepat untuk konsolidasi demokrasi,” ujar Fortunatus, Selasa (3/2/2026).

Baca Juga:  Diduga Terlilit Utang Koperasi, Petani di Manggarai Nekat Gantung Diri

Menurutnya, ruang diskusi ini penting untuk menjaga nilai demokrasi tetap tumbuh di masyarakat.

“Kita bisa berdiskusi, bertukar gagasan dengan aktor-aktor demokrasi dan merawat nilai-nilai demokrasi tetap hidup di tengah masyarakat,” lanjutnya.

Selama dua pekan, Bawaslu telah bertemu dengan berbagai pihak, mulai dari Polres Manggarai, aktivis mahasiswa, hingga jurnalis.

Pertemuan tersebut menghasilkan catatan kritis mengenai dinamika, tantangan, serta potensi kerawanan pada Pemilu dan Pemilihan 2024 lalu.

Baca Juga:  Mencekam Massa Dua Kubu di Ruteng Nyaris Bentrok Fisik

Masukan-masukan tersebut akan menjadi bahan evaluasi penting untuk menghadapi pengawasan Pemilu tahun 2029 mendatang.

Fortunatus juga mengapresiasi peran Polres Manggarai yang mendukung Sentra Gakkumdu dan pengamanan seluruh tahapan pemilu.

“Pelaksanan Pemilu dan Pemilihan serentak tahun 2024 di Kabupaten Manggarai berjalan dengan aman dan kondusif, hal ini tentu karena dukungan pengamanan dari kepolisian dan juga TNI,” ucapnya.

Baca Juga:  Tak Hanya "Satu Produk", SMKN 3 Komodo Pamerkan Ragam Karya di Usia ke-6

Sejumlah isu strategis dibahas dalam konsolidasi ini, termasuk netralitas ASN, TNI, dan Polri di wilayah Manggarai.

Persoalan politik uang, disinformasi, hoaks, hingga gejala oligarki juga menjadi poin utama diskusi.

Selain itu, Bawaslu membedah putusan Mahkamah Konstitusi terbaru yang berkaitan dengan demokrasi dan pemilihan umum.

Konsolidasi ini diharapkan memperkuat partisipasi publik dalam mengawal kualitas demokrasi di Kabupaten Manggarai ke depan.

Penulis : Ofantri Nero

Editor : Fons Abun

Berita Terkait

“Kakak Kita Kurang Turun ke Lapangan,” Balasan Menohok Mario Pranda Pada Kanisius
KOPEARAD Peringatkan Bahaya Mikroplastik Bagi Ekosistem Laut
Debat Panas KDMP: Mario Pranda Tantang Kanisius Turun ke Lapangan, Dibalas ‘Pahami Regulasi’
BPN Manggarai Barat Dituding Abaikan Putusan Mahkamah Agung Soal Lahan 11 Hektare
10 Hari Tertahan, Jenazah Pasutri Austria Diterbangkan ke Bali
Dicari DPRD Soal ‘Bobroknya’ Wisata Mabar, Kadispar Ternyata Sedang Diperiksa Polisi
Kadis Absen Saat Rapat, Anggota DPRD Mabar Semprot Dinas Pariwisata
Film ‘Pesta Babi’ Tuai Perdebatan, Tokoh Adat Labuan Bajo Ingatkan Bahaya Provokasi di Media Sosial

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 13:08

“Kakak Kita Kurang Turun ke Lapangan,” Balasan Menohok Mario Pranda Pada Kanisius

Minggu, 7 Juni 2026 - 12:36

KOPEARAD Peringatkan Bahaya Mikroplastik Bagi Ekosistem Laut

Sabtu, 6 Juni 2026 - 13:50

Debat Panas KDMP: Mario Pranda Tantang Kanisius Turun ke Lapangan, Dibalas ‘Pahami Regulasi’

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:31

BPN Manggarai Barat Dituding Abaikan Putusan Mahkamah Agung Soal Lahan 11 Hektare

Rabu, 3 Juni 2026 - 10:52

10 Hari Tertahan, Jenazah Pasutri Austria Diterbangkan ke Bali

Berita Terbaru