Kolaborasi Lintas Sektor: Labuan Bajo Kini Miliki Pusat Pengolahan Sampah Berbasis Larva

- Redaksi

Selasa, 14 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fasilitas pengolahan sampah organik berbasis larva Black Soldier Fly (BSF) atau maggot resmi diresmikan di Pusat Daur Ulang (PDU) Desa Batu Cermin, Sabtu (11/4/2026).

Fasilitas pengolahan sampah organik berbasis larva Black Soldier Fly (BSF) atau maggot resmi diresmikan di Pusat Daur Ulang (PDU) Desa Batu Cermin, Sabtu (11/4/2026).

LABUAN BAJO — Upaya penguatan pengelolaan sampah berkelanjutan di Labuan Bajo terus ditingkatkan melalui kolaborasi multipihak.

Fasilitas pengolahan sampah organik berbasis larva Black Soldier Fly (BSF) atau maggot resmi diresmikan di Pusat Daur Ulang (PDU) Desa Batu Cermin, Sabtu (11/4/2026).

Langkah inovatif ini merupakan hasil kerja sama antara Kementerian Lingkungan Hidup, INGRAM, PTTEP, dan Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat.

Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) turut terlibat dalam mendorong sinergi pengelolaan limbah di kawasan wisata super prioritas tersebut.

Baca Juga:  Polres Mabar Evakuasi Ibu Hamil di Tengah Cuaca Ekstrem Perairan Komodo

Fasilitas maggot ini bertujuan untuk mengoptimalkan fungsi PDU yang telah dibangun sejak tahun 2020 namun belum beroperasi maksimal.

CEO INGRAM, Fei Febri menyebutkan bahwa fasilitas ini juga diarahkan menjadi pusat edukasi bagi masyarakat dan pelajar.

“Kami ingin menghidupkan kembali fungsi PDU sebagai sarana belajar bagi siswa dari tingkat TK hingga perguruan tinggi,” ujar Fei Febri.

Baca Juga:  Pencarian Hari Ke-2 Korban KM Feronia: Veronica Belum Ditemukan, Tangki Selam Mengapung

Saat ini, PDU Batu Cermin melayani sampah dari dua wilayah, yakni Desa Batu Cermin dan Desa Gorontalo.

Ke depannya, layanan pengolahan sampah ini direncanakan akan mencakup desa-desa lain di wilayah Kabupaten Manggarai Barat.

Selain unit maggot, lokasi ini juga dilengkapi dengan area pemilahan serta fasilitas pengepresan sampah anorganik.

Plt. Direktur Utama BPOLBF, Andhy MT Marpaung, mengapresiasi kehadiran fasilitas pengolahan sampah terpadu tersebut.

Baca Juga:  BPOLBF Janji Salurkan Aspirasi PWL Soal Pembatasan Kuota 1.000 Orang di TN Komodo

“Ini adalah solusi nyata untuk mengurangi beban lingkungan sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat,” kata Andhy.

Ia menegaskan, pengelolaan sampah yang baik merupakan kunci utama dalam menjaga daya saing pariwisata Labuan Bajo.

Kolaborasi ini diharapkan dapat menciptakan sistem pengelolaan sampah yang lebih efisien, terintegrasi, dan berdampak jangka panjang bagi lingkungan.

Penulis : Fons Abun

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Viral Penjaga Lahan Usir Warga di Pantai Labuan Bajo: Sampeyan Duduk di Pasirnya Ini
Gandeng FORKOMA, Forum Peduli Mabar Gelar Pelatihan Jurnalistik Dua Hari
Bawa Pesan Edi Endi, NasDem Bagikan 100 Terpal untuk Warga Welak Terdampak Gempa
Cerita Mari Elka Pangestu Terpikat Keramahan Warga Flores Usai Jalan Kaki 25,5 Km
Jalan Kaki 25,5 Km, Peziarah Flores Ulurkan Tangan untuk Seminari Terdampak Gempa
Bukan Cuma Bali, Kadispar Mabar Dorong Labuan Bajo Jadi Primadona Baru Turis Tiongkok
Bidik Turis Tiongkok, Kemenpar-BPOLBF Boyong 7 Agen Perjalanan ke Labuan Bajo
Operasi KM Feronia Berakhir Tanpa Jejak Veronica Beatrix Jessica

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:13

Viral Penjaga Lahan Usir Warga di Pantai Labuan Bajo: Sampeyan Duduk di Pasirnya Ini

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:21

Gandeng FORKOMA, Forum Peduli Mabar Gelar Pelatihan Jurnalistik Dua Hari

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:54

Cerita Mari Elka Pangestu Terpikat Keramahan Warga Flores Usai Jalan Kaki 25,5 Km

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:00

Jalan Kaki 25,5 Km, Peziarah Flores Ulurkan Tangan untuk Seminari Terdampak Gempa

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:08

Bukan Cuma Bali, Kadispar Mabar Dorong Labuan Bajo Jadi Primadona Baru Turis Tiongkok

Berita Terbaru

FOTO _ Syamsudin Kadir
Direktur LITERASIA - Literasi Indonesia

Opini

KDM dan Teori-Praktik Politik ala Tradisi Sunda

Minggu, 1 Nov 2026 - 12:59

FOTO saat pengkuran jalan. Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memfokuskan pengerjaan Jalan Sola–Watu Ata pada titik-titik kerusakan terparah pada 2026 ini.

Infrastruktur

Dinas PUPR Matim Prioritaskan Segmen Rusak Parah Sola-Watu Ata

Jumat, 30 Okt 2026 - 09:34