HPN ke-80: PWMB Salurkan Sembako untuk Nelayan Terdampak Cuaca Ekstrem di Dusun Menjaga

- Redaksi

Minggu, 8 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perhimpunan Wartawan Manggarai Barat (PWMB) menggelar aksi bakti sosial di Dusun Menjaga, Desa Macang Tanggar, Kabupaten Manggarai Barat, Minggu (8/2/2026).

Perhimpunan Wartawan Manggarai Barat (PWMB) menggelar aksi bakti sosial di Dusun Menjaga, Desa Macang Tanggar, Kabupaten Manggarai Barat, Minggu (8/2/2026).

LABUAN BAJO — Perhimpunan Wartawan Manggarai Barat (PWMB) menggelar aksi bakti sosial di Dusun Menjaga, Desa Macang Tanggar, Kabupaten Manggarai Barat, Minggu (8/2/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) ke-80 tahun 2026 dengan menyalurkan bantuan sembako kepada warga setempat.

Peringatan HPN tahun ini mengusung tema “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat” sebagai bentuk refleksi kepedulian pers terhadap masyarakat akar rumput.

Kepala Desa Macang Tanggar, Jamalludin, menyampaikan apresiasi atas inisiatif PWMB yang terjun langsung membantu warga yang membutuhkan.

“Jumlah KK yang menerima tadi ada 40, mereka betul-betul nelayan yang terdampak dari situasi sekarang,” kata Jamalludin.

Baca Juga:  Sinergi Sunda Kecil: Bali, NTB, dan NTT Resmi Bentuk Kerjasama Regional BNN di Golo Mori

Ia menjelaskan bahwa kondisi cuaca saat ini sangat menyulitkan para nelayan untuk mencari nafkah di laut.

“Untuk nelayan sekarang memang setengah mati dengan kondisi ombak laut sekarang. Kehadiran PWMB ini sangat luar biasa dan membuat warga semangat,” lanjutnya.

Jamalludin berharap bantuan tersebut tidak dinilai dari jumlahnya, melainkan dari ketulusan para jurnalis yang peduli pada kondisi warga desa.

“Atas nama warga Menjaga, kami mengucapkan terima kasih atas bantuan teman-teman PWMB. Niat tulus ini patut diapresiasi,” ujar Jamalludin.

Ia juga menitipkan harapan agar pemerintah daerah dapat lebih memperhatikan kondisi infrastruktur dan ekonomi di Dusun Menjaga.

Baca Juga:  Polres Mabar Limpahkan Berkas Kasus Kecelakaan KLM Putri Sakinah ke Kejari

“Kami berharap dukungan terus mengalir dan suara kecil kami bisa didengar oleh Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat,” tuturnya.

Ketua PWMB, Marselis Mbipi Jepa Jome, menjelaskan bahwa aksi sosial ini merupakan wujud empati insan pers terhadap kesulitan yang dihadapi masyarakat pesisir.

“Hari ini kami hadir dalam rangka Hari Pers Nasional dengan kegiatan berbagi sembako. Bantuan ini disalurkan karena kondisi cuaca ekstrem berdampak langsung pada penghasilan nelayan,” ujar pria yang akrab disapa Selo tersebut.

Selo menambahkan, mayoritas warga di Dusun Menjaga sangat bergantung pada hasil laut sehingga cuaca buruk sangat memukul ekonomi keluarga mereka.

Baca Juga:  Jaga Identitas Daerah, Tiga Mahasiswa Unika Ruteng Jadi Finalis Putra Putri Budaya NTT

“Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban dan bermanfaat bagi kebutuhan dasar keluarga nelayan,” katanya.

Inu Nuryati (57), salah satu warga penerima bantuan, mengaku sangat terbantu dengan adanya pemberian sembako tersebut di tengah sulitnya melaut.

“Kami sangat berterima kasih atas bantuan hari ini. Kami bersyukur dan merasa diperhatikan oleh bapak-bapak wartawan,” ungkap Inu.

Melalui kegiatan ini, PWMB berharap kemitraan antara pers dan masyarakat semakin kuat, terutama dalam menyuarakan persoalan sosial di daerah.

Penulis : Fons Abun

Editor : Redaksi

Berita Terkait

9.547 Rumah Rusak di Mabar Akibat Gempa, Tim Verifikasi Cegah Data Fiktif Bantuan
Bantu Korban Gempa NTT, Polda Jateng Kirim Puluhan Ton Logistik hingga Tim Psikolog
Upaya Basarnas Penuhi Kebutuhan Logistik Korban Gempa Manggarai Timur Lewat Jalur Udara
Derita Korban Gempa Manggarai: Rumah Rata dengan Tanah, Pejabat Tak Pernah Singgah
Gempa M 7,7 Flores: Gugur Saat Bertugas, Jenazah Zaki Ali Diterbangkan ke Jakarta
Krisis Bantuan Pascagempa Manggarai: Mengapa Administrasi Masih Jadi Kendala?
Bertahan di Pusat Gempa Flores, YBLL Distribusikan Susu dan Obat ke Nagekeo
“Saya Hargai Bapak Seperti Tuhan”, Kemarahan Camat di Flores Pecah Lawan BNPB

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:07

9.547 Rumah Rusak di Mabar Akibat Gempa, Tim Verifikasi Cegah Data Fiktif Bantuan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:55

Bantu Korban Gempa NTT, Polda Jateng Kirim Puluhan Ton Logistik hingga Tim Psikolog

Minggu, 23 Agustus 2026 - 15:16

Upaya Basarnas Penuhi Kebutuhan Logistik Korban Gempa Manggarai Timur Lewat Jalur Udara

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:57

Gempa M 7,7 Flores: Gugur Saat Bertugas, Jenazah Zaki Ali Diterbangkan ke Jakarta

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:12

Krisis Bantuan Pascagempa Manggarai: Mengapa Administrasi Masih Jadi Kendala?

Berita Terbaru

Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Resmob Komodo menangkap ASJ di kawasan Sernaru, Kelurahan Wae Kelambu, Kecamatan Komodo, pada Sabtu malam, 22 Agustus 2026. Ia ditangkap tanpa perlawanan pada pukul 23.30 WITA.

Hukum & Kriminal

Aksi Tega Pelajar SMK Labuan Bajo: Jarah Rumah Kosong Korban Gempa

Minggu, 23 Agu 2026 - 22:17