LABUAN BAJO — Perhimpunan Wartawan Manggarai Barat (PWMB) menggelar aksi bakti sosial di Dusun Menjaga, Desa Macang Tanggar, Kabupaten Manggarai Barat, Minggu (8/2/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) ke-80 tahun 2026 dengan menyalurkan bantuan sembako kepada warga setempat.
Peringatan HPN tahun ini mengusung tema “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat” sebagai bentuk refleksi kepedulian pers terhadap masyarakat akar rumput.
Kepala Desa Macang Tanggar, Jamalludin, menyampaikan apresiasi atas inisiatif PWMB yang terjun langsung membantu warga yang membutuhkan.
“Jumlah KK yang menerima tadi ada 40, mereka betul-betul nelayan yang terdampak dari situasi sekarang,” kata Jamalludin.
Ia menjelaskan bahwa kondisi cuaca saat ini sangat menyulitkan para nelayan untuk mencari nafkah di laut.
“Untuk nelayan sekarang memang setengah mati dengan kondisi ombak laut sekarang. Kehadiran PWMB ini sangat luar biasa dan membuat warga semangat,” lanjutnya.
Jamalludin berharap bantuan tersebut tidak dinilai dari jumlahnya, melainkan dari ketulusan para jurnalis yang peduli pada kondisi warga desa.
“Atas nama warga Menjaga, kami mengucapkan terima kasih atas bantuan teman-teman PWMB. Niat tulus ini patut diapresiasi,” ujar Jamalludin.
Ia juga menitipkan harapan agar pemerintah daerah dapat lebih memperhatikan kondisi infrastruktur dan ekonomi di Dusun Menjaga.
“Kami berharap dukungan terus mengalir dan suara kecil kami bisa didengar oleh Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat,” tuturnya.
Ketua PWMB, Marselis Mbipi Jepa Jome, menjelaskan bahwa aksi sosial ini merupakan wujud empati insan pers terhadap kesulitan yang dihadapi masyarakat pesisir.
“Hari ini kami hadir dalam rangka Hari Pers Nasional dengan kegiatan berbagi sembako. Bantuan ini disalurkan karena kondisi cuaca ekstrem berdampak langsung pada penghasilan nelayan,” ujar pria yang akrab disapa Selo tersebut.
Selo menambahkan, mayoritas warga di Dusun Menjaga sangat bergantung pada hasil laut sehingga cuaca buruk sangat memukul ekonomi keluarga mereka.
“Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban dan bermanfaat bagi kebutuhan dasar keluarga nelayan,” katanya.
Inu Nuryati (57), salah satu warga penerima bantuan, mengaku sangat terbantu dengan adanya pemberian sembako tersebut di tengah sulitnya melaut.
“Kami sangat berterima kasih atas bantuan hari ini. Kami bersyukur dan merasa diperhatikan oleh bapak-bapak wartawan,” ungkap Inu.
Melalui kegiatan ini, PWMB berharap kemitraan antara pers dan masyarakat semakin kuat, terutama dalam menyuarakan persoalan sosial di daerah.
Penulis : Fons Abun
Editor : Redaksi





