Pendaftaran Putra Putri Budaya NTT 2026 Diperpanjang Hingga 10 Februari

- Redaksi

Minggu, 1 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pendaftaran ajang pemilihan Putra Putri Budaya Nusa Tenggara Timur (NTT) 2026 resmi diperpanjang hingga 10 Februari 2026.

Pendaftaran ajang pemilihan Putra Putri Budaya Nusa Tenggara Timur (NTT) 2026 resmi diperpanjang hingga 10 Februari 2026.

RUTENG  – Pendaftaran ajang pemilihan Putra Putri Budaya Nusa Tenggara Timur (NTT) 2026 resmi diperpanjang hingga 10 Februari 2026.

Langkah ini diambil untuk memberikan kesempatan lebih luas bagi generasi muda NTT yang ingin berkontribusi dalam pelestarian budaya daerah.

Regional Director sekaligus Penanggung Jawab ajang, Aldi Pratama Lada, mengatakan kegiatan ini bukan sekadar ajang kecantikan atau ketampanan.

Baca Juga:  Sambil Usap Air Mata, Melki Laka Lena: Jangan Ada Lagi Rakyat NTT Mati Sia-sia

“Putra Putri Budaya NTT merupakan wadah pembentukan karakter, kepemimpinan, dan rasa cinta terhadap identitas daerah,” ujar Aldi, Minggu (1/2/2026).

Aldi menegaskan bahwa perpanjangan waktu ini bertujuan untuk menjaring lebih banyak talenta, khususnya dari kalangan akademisi.

“Pendaftaran kami perpanjang hingga 10 Februari 2026 supaya semua anak muda lebih khususnya Mahasiswa harus ikut dalam ajang ini,” ungkapnya.

Baca Juga:  Jaga Identitas Daerah, Tiga Mahasiswa Unika Ruteng Jadi Finalis Putra Putri Budaya NTT

Menurut Aldi, ajang ini menitikberatkan pada proses edukasi agar generasi muda NTT mampu mengenali jati diri dan mempromosikan budaya secara cerdas.

“Putra Putri Budaya NTT bukan sekadar ajang pemilihan, tetapi proses pembentukan nilai dan karakter,” tambah Aldi.

Ia berharap ajang ini melahirkan figur yang mampu menjadikan budaya sebagai kekuatan utama di tengah arus globalisasi.

Baca Juga:  Manggarai: Harmoni di Balik Kabut Flores

“Budaya tidak boleh hanya menjadi peninggalan masa lalu, tetapi harus menjadi daya hidup dan identitas,” tegasnya.

Pihak penyelenggara mengajak pemuda NTT yang memiliki integritas dan kepedulian sosial untuk segera mendaftarkan diri sebelum batas waktu berakhir.

“Kami berharap lahir figur muda yang berintegritas, memiliki kepedulian sosial, dan komitmen berkontribusi nyata melalui jalur kebudayaan,” tutup Aldi.

Penulis : Ofantri Nero

Editor : Fons Abun

Berita Terkait

Bukan Cuma Dewasa, Anak-Anak di Labuan Bajo Kini Jago Main Caci dan Sanda
Manggarai: Harmoni di Balik Kabut Flores
Lestarikan Budaya, 100 Anak Usia Dini di Labuan Bajo Bakal Unjuk Kebolehan Atraksi Caci
Rektor Unika Ruteng Bangga Tiga Mahasiswa Finalis Budaya
Jaga Identitas Daerah, Tiga Mahasiswa Unika Ruteng Jadi Finalis Putra Putri Budaya NTT
Cetak Duta Berkarakter, Panitia Putra Putri Budaya NTT 2026 “Ketuk Pintu” Pemprov
Kevin dan Cantika Ajak Generasi Muda NTT Gabung di Ajang Putra Putri Budaya 2026

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 00:46

Bukan Cuma Dewasa, Anak-Anak di Labuan Bajo Kini Jago Main Caci dan Sanda

Senin, 9 Maret 2026 - 00:20

Manggarai: Harmoni di Balik Kabut Flores

Minggu, 22 Februari 2026 - 22:47

Lestarikan Budaya, 100 Anak Usia Dini di Labuan Bajo Bakal Unjuk Kebolehan Atraksi Caci

Senin, 16 Februari 2026 - 22:36

Rektor Unika Ruteng Bangga Tiga Mahasiswa Finalis Budaya

Senin, 16 Februari 2026 - 19:46

Jaga Identitas Daerah, Tiga Mahasiswa Unika Ruteng Jadi Finalis Putra Putri Budaya NTT

Berita Terbaru

Saat relawan mengunjungi rumah Salmawati
di Dusun Nanga Na'e, Desa Paralando, Kecamatan Reok Barat,  Kabupaten Manggarai Senin 18 Mei 2026. Mereka membawa bantuan sembako.

Suara Warga

Saat Solidaritas Membasuh Luka Keluarga Aco di Manggarai

Rabu, 20 Mei 2026 - 19:39