Kevin dan Cantika Ajak Generasi Muda NTT Gabung di Ajang Putra Putri Budaya 2026

- Redaksi

Selasa, 27 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemenang Putra Putri Budaya Nusa Tenggara Timur (NTT) 2025, Kevin Suwandi dan Cantika Manterio

Pemenang Putra Putri Budaya Nusa Tenggara Timur (NTT) 2025, Kevin Suwandi dan Cantika Manterio

RUTENG — Pemenang Putra Putri Budaya Nusa Tenggara Timur (NTT) 2025, Kevin Suwandi dan Cantika Manterio, secara resmi mengajak generasi muda untuk terlibat aktif dalam pelestarian budaya daerah.

Ajakan ini disampaikan seiring dengan dibukanya pendaftaran ajang Putra Putri Budaya NTT 2026. Langkah ini dinilai penting di tengah derasnya arus globalisasi dan transformasi digital.

Kevin dan Cantika memandang budaya sebagai fondasi utama dalam membangun karakter generasi muda. Menurut mereka, pelestarian budaya harus dilakukan melalui keterlibatan nyata dan edukasi yang berkelanjutan.

Winner Putra Budaya NTT 2025, Kevin Suwandi, menegaskan bahwa ajang ini hadir sebagai ruang pembinaan bagi anak muda untuk memahami nilai-nilai lokal.

Baca Juga:  Pendaftaran Putra Putri Budaya NTT 2026 Diperpanjang Hingga 10 Februari

“Budaya adalah jati diri dan kekuatan bangsa. Jika generasi muda tidak mengambil peran, maka budaya perlahan akan kehilangan maknanya,” ujar Kevin.

Ia menambahkan, Putra Putri Budaya NTT menjadi wadah bagi anak muda untuk belajar dan berkontribusi nyata dalam menjaga warisan daerah.

“Putra Putri Budaya NTT menjadi wadah bagi anak muda untuk belajar, bertumbuh, dan berkontribusi nyata dalam menjaga warisan budaya daerah,” lanjut Kevin.

Kevin juga menekankan bahwa keterlibatan pemuda dalam budaya berdampak positif pada penguatan kepemimpinan dan sektor ekonomi kreatif di daerah.

Baca Juga:  Penyelundupan Satwa Terbongkar di Labuan Bajo: Ribuan Burung Endemik Nyaris Mati Lemas

Senada dengan Kevin, Winner Putri Budaya NTT 2025, Cantika Manterio, menyoroti pentingnya pendekatan adaptif dalam pelestarian budaya di era digital.

“Generasi muda hidup di era teknologi dan media sosial. Tantangannya adalah bagaimana budaya tetap dikenali, dicintai, dan dibanggakan,” kata Cantika.

Ia berharap generasi muda mampu menjadi penyambung lidah antara nilai tradisional dan cara komunikasi modern.

“Melalui Putra Putri Budaya NTT, anak muda diajak menjadi jembatan antara nilai-nilai tradisional dan cara komunikasi modern,” tutur Cantika.

Cantika menjelaskan, ajang ini bukan sekadar kompetisi kecantikan atau gelar semata, melainkan sebuah komitmen moral untuk menjadi penggerak pelestarian budaya.

Baca Juga:  Sambil Usap Air Mata, Melki Laka Lena: Jangan Ada Lagi Rakyat NTT Mati Sia-sia

Selama masa tugasnya, para pemenang aktif dalam berbagai kegiatan, mulai dari edukasi di sekolah hingga kampanye budaya berbasis komunitas.

Kini, melalui pendaftaran tahun 2026, Kevin dan Cantika mengundang pelajar, mahasiswa, serta pemuda umum di NTT untuk berani mengambil peran.

“Pelestarian budaya adalah tanggung jawab bersama. Generasi muda bukan hanya pewaris, tetapi penentu arah masa depan budaya Indonesia,” tutup keduanya.

Bagi pemuda-pemudi yang berminat, informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi dapat diakses melalui akun Instagram resmi @putraputribudayantt atau menghubungi nomor 082236610248 (Kevin Suwandi).

Penulis : Ofantri Nero

Editor : Fons Abun

Berita Terkait

Bukan Cuma Dewasa, Anak-Anak di Labuan Bajo Kini Jago Main Caci dan Sanda
Manggarai: Harmoni di Balik Kabut Flores
Lestarikan Budaya, 100 Anak Usia Dini di Labuan Bajo Bakal Unjuk Kebolehan Atraksi Caci
Rektor Unika Ruteng Bangga Tiga Mahasiswa Finalis Budaya
Jaga Identitas Daerah, Tiga Mahasiswa Unika Ruteng Jadi Finalis Putra Putri Budaya NTT
Cetak Duta Berkarakter, Panitia Putra Putri Budaya NTT 2026 “Ketuk Pintu” Pemprov
Pendaftaran Putra Putri Budaya NTT 2026 Diperpanjang Hingga 10 Februari

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 00:46

Bukan Cuma Dewasa, Anak-Anak di Labuan Bajo Kini Jago Main Caci dan Sanda

Senin, 9 Maret 2026 - 00:20

Manggarai: Harmoni di Balik Kabut Flores

Minggu, 22 Februari 2026 - 22:47

Lestarikan Budaya, 100 Anak Usia Dini di Labuan Bajo Bakal Unjuk Kebolehan Atraksi Caci

Senin, 16 Februari 2026 - 22:36

Rektor Unika Ruteng Bangga Tiga Mahasiswa Finalis Budaya

Senin, 16 Februari 2026 - 19:46

Jaga Identitas Daerah, Tiga Mahasiswa Unika Ruteng Jadi Finalis Putra Putri Budaya NTT

Berita Terbaru

Saat relawan mengunjungi rumah Salmawati
di Dusun Nanga Na'e, Desa Paralando, Kecamatan Reok Barat,  Kabupaten Manggarai Senin 18 Mei 2026. Mereka membawa bantuan sembako.

Suara Warga

Saat Solidaritas Membasuh Luka Keluarga Aco di Manggarai

Rabu, 20 Mei 2026 - 19:39