Cetak Duta Berkarakter, Panitia Putra Putri Budaya NTT 2026 “Ketuk Pintu” Pemprov

- Redaksi

Rabu, 4 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Regional Director (RD) sekaligus Panitia Pelaksana, Aldi Pratama

Regional Director (RD) sekaligus Panitia Pelaksana, Aldi Pratama

KUPANG – Panitia Pemilihan Putra Putri Budaya Nusa Tenggara Timur (NTT) 2026 mulai melakukan persiapan matang untuk menyukseskan ajang bergengsi tersebut.

Sebagai langkah awal, panitia sangat mengharapkan dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT sebagai mitra strategis.

Regional Director (RD) sekaligus Panitia Pelaksana, Aldi Pratama, mengungkapkan harapannya agar pemerintah daerah memberikan perhatian, baik secara materi maupun material.

Menurut Aldi, program ini bukan sekadar kompetisi kecantikan atau bakat biasa, melainkan pengembangan generasi muda berbasis pelestarian budaya.

Baca Juga:  "Mama Molo Ja’o": Surat Pilu Siswa SD di Ngada Sebelum Gantung Diri Karena Tak Punya Buku Tulis

Ajang ini digadang-gadang menjadi wadah pembinaan pemuda-pemudi NTT yang berkarakter, berwawasan luas, dan memiliki komitmen menjaga nilai lokal.

Terlebih, tantangan arus globalisasi saat ini menuntut generasi muda untuk tetap teguh memegang identitas daerahnya.

“Kita ingin lahirkan duta budaya yang bisa aktif berperan di tingkat daerah, nasional bahkan internasional – baik dalam edukasi, promosi, hingga advokasi kebudayaan NTT,” ungkap Aldi Pratama dalam pernyataan resminya yang diterima media ini, Rabu 3 Februari 2026.

Baca Juga:  Lestarikan Budaya, 100 Anak Usia Dini di Labuan Bajo Bakal Unjuk Kebolehan Atraksi Caci

Dukungan yang diharapkan dari Pemprov NTT mencakup fasilitasi, pendampingan, sinergi program, hingga dukungan kebijakan sesuai regulasi yang berlaku.

Pelaksanaan kegiatan ini dinilai sangat relevan dengan visi pembangunan daerah, terutama dalam penguatan identitas budaya NTT.

Panitia menilai, sektor kebudayaan merupakan aset daerah yang bernilai strategis jika dikelola oleh Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas.

Baca Juga:  Jaga Identitas Daerah, Tiga Mahasiswa Unika Ruteng Jadi Finalis Putra Putri Budaya NTT

Melalui ajang ini, para finalis diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam mempromosikan kekayaan NTT di mata dunia.

“Kita berharap Pemprov NTT bisa memberikan dukungan dan perhatian penuh, demi tercapainya tujuan bersama dalam menjaga dan mengembangkan kekayaan budaya Nusa Tenggara Timur,” pungkas Aldi.

Penulis : Ofantri Nero

Editor : Fons Abun

Berita Terkait

Bukan Cuma Dewasa, Anak-Anak di Labuan Bajo Kini Jago Main Caci dan Sanda
Manggarai: Harmoni di Balik Kabut Flores
Lestarikan Budaya, 100 Anak Usia Dini di Labuan Bajo Bakal Unjuk Kebolehan Atraksi Caci
Rektor Unika Ruteng Bangga Tiga Mahasiswa Finalis Budaya
Jaga Identitas Daerah, Tiga Mahasiswa Unika Ruteng Jadi Finalis Putra Putri Budaya NTT
Pendaftaran Putra Putri Budaya NTT 2026 Diperpanjang Hingga 10 Februari
Kevin dan Cantika Ajak Generasi Muda NTT Gabung di Ajang Putra Putri Budaya 2026

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 00:46

Bukan Cuma Dewasa, Anak-Anak di Labuan Bajo Kini Jago Main Caci dan Sanda

Senin, 9 Maret 2026 - 00:20

Manggarai: Harmoni di Balik Kabut Flores

Minggu, 22 Februari 2026 - 22:47

Lestarikan Budaya, 100 Anak Usia Dini di Labuan Bajo Bakal Unjuk Kebolehan Atraksi Caci

Senin, 16 Februari 2026 - 22:36

Rektor Unika Ruteng Bangga Tiga Mahasiswa Finalis Budaya

Senin, 16 Februari 2026 - 19:46

Jaga Identitas Daerah, Tiga Mahasiswa Unika Ruteng Jadi Finalis Putra Putri Budaya NTT

Berita Terbaru

Saat relawan mengunjungi rumah Salmawati
di Dusun Nanga Na'e, Desa Paralando, Kecamatan Reok Barat,  Kabupaten Manggarai Senin 18 Mei 2026. Mereka membawa bantuan sembako.

Suara Warga

Saat Solidaritas Membasuh Luka Keluarga Aco di Manggarai

Rabu, 20 Mei 2026 - 19:39