LABUAN BAJO — Perusahaan asal Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, PT Mandiri Inti Perkasa, menyalurkan bantuan logistik untuk korban gempa bumi bermagnitudo 7,7 di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan ini dikirimkan untuk meringankan krisis kebutuhan dasar warga di tengah masa tanggap darurat pascabencana.
Gempa yang mengguncang Flores pada 15 Agustus 2026 lalu menyisakan kerusakan infrastruktur yang masif.
Selain itu, rangkaian gempa susulan masih terus terjadi sehingga membatasi mobilitas warga dan melumpuhkan aktivitas ekonomi setempat.
Dalam penyalurannya, PT Mandiri Inti Perkasa mendistribusikan sejumlah bahan pangan dan kebutuhan pokok dasar.
Bantuan logistik tersebut meliputi beras, telur, makanan ringan, hingga air minum kemasan. Bantuan didistribusikan langsung kepada warga di lokasi-lokasi terdampak.
Salah satu titik penyaluran bantuan berada di kawasan Dampek, Flores.
Ardo, salah seorang warga Dampek yang terdampak gempa, mengapresiasi inisiatif bantuan lintas provinsi dari perusahaan asal Kalimantan Utara tersebut.
“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT Mandiri Inti Perkasa. Bantuan seperti ini sangat berarti bagi warga yang sedang mengalami kesulitan,” kata Ardo.
Menurut Ardo, dalam kondisi pascagempa, warga tidak hanya menanti perbaikan infrastruktur dari pemerintah.
Jaminan ketersediaan pangan dan kebutuhan sehari-hari dinilai jauh lebih mendesak bagi warga yang kehilangan tempat tinggal maupun mata pencaharian sementara.
Ardo menilai, kedatangan logistik di masa kritis turut membangun kembali ketahanan mental para korban bencana.
“Walaupun PT Mandiri Inti Perkasa berada di Nunukan, Kalimantan Utara, perhatian terhadap masyarakat Flores tetap diberikan. Semoga bantuan ini bermanfaat bagi para korban,” ujar Ardo.
Lebih lanjut, ia berharap langkah swasta yang turun langsung ke lapangan ini dapat memicu keterlibatan pihak lain. Pemulihan ekonomi dan sosial di Flores masih membutuhkan intervensi berkelanjutan.
“Bantuan yang diberikan bukan hanya membantu memenuhi kebutuhan masyarakat, tetapi juga memberikan semangat kepada warga bahwa masih banyak pihak yang peduli terhadap kondisi mereka,” tutur Ardo.
Penulis : Tim Bajoupdate
Editor : Fons Abun






