Viral! Tak Kuat Lewati Jalan Rusak Parah, Pasien di Matim Meninggal Sebelum Tiba di RS

- Redaksi

Kamis, 26 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasien meninggal dalam perjalan menuju rumah sakit. (Sumber Gambar- Screenshot Akun Facebook @Ancyk Guanteng)

Pasien meninggal dalam perjalan menuju rumah sakit. (Sumber Gambar- Screenshot Akun Facebook @Ancyk Guanteng)

BORONG – Sebuah video memilukan mendadak viral di jagat media sosial Facebook dan memicu gelombang kemarahan netizen.

Video tersebut memperlihatkan seorang pasien asal Kabupaten Manggarai Timur (Matim) meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Mirisnya, nyawa pasien tersebut tidak tertolong diduga akibat kondisi jalan yang rusak parah dan belum tersentuh aspal.

Dalam video tersebut, pasien tampak diangkut menggunakan mobil pikap berwarna hitam melewati jalur yang dipenuhi lumpur dan bebatuan besar.

Kendaraan terlihat sangat bersusah payah merangkak di medan yang sulit, hingga akhirnya pasien mengembuskan napas terakhir sebelum tiba di fasilitas kesehatan.

Pemilik akun Facebook bernama @Ancyk Guanteng tak mampu membendung emosinya melihat kejadian tragis yang menimpa keluarganya tersebut.

Baca Juga:  Verry Klau Kaget Lagu “Lu Kenal Veronika Ko” Viral: Musiknya dari Kecerdasan Buatan

Melalui unggahannya, Ancyk meluapkan kekecewaan mendalam yang ditujukan langsung kepada Bupati Matim, Andreas Agas.

“Minta maaf gew amang ini sudah melebihi kemampuan daku selamat jalan amang ,” tulis Ancyk disertai emotikon sedih.

Tak hanya itu, Ancyk juga menyebutkan kalimat dalam bahasa daerah Manggarai yang bernada protes keras terhadap orang nomor satu di Matim tersebut.

“Lelo di’a le hau ew Ande Agas Bupati Manggarai Timur yang terhormat, amang daku, keluarga daku mata one salang gara-gara salang hok tema te jari bail, lelo. Mata kat one salang daku amang leso ho lelo,” ungkapnya.

Baca Juga:  Kawal Profesionalisme Polri, Propam Polres Mabar Sasar Gen Z di Labuan Bajo

Jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, ungkapan tersebut berarti: “Lihat baik-baik pak Ande Agas Bupati Manggarai Timur yang terhormat, paman saya, keluarga saya meninggal di tengah perjalan gara-gara kondisi jalan yang sangat rusak parah,. Meninggal di jalan paman saya hari ini.”

Unggahan memilukan ini langsung diserbu ratusan komentar dari warganet yang merasa prihatin sekaligus geram.

Akun @Yeyin Mantolas menuliskan keprihatinannya atas prioritas pembangunan di Manggarai Timur.

“Prihatin sekali Manggarai Timur. Kenapa Pemkab Matim tidak prioritaskan jalan dengan kesehatan. Dari dulu itu-itu saja,” tulisnya.

Sementara itu, akun @Rick Juniarto justru menyoroti rekam jejak kepemimpinan sebagai pelajaran bagi masyarakat dalam memilih pemimpin.

Baca Juga:  Babak Baru Kasus IB vs EH: Polisi Naikkan Status ke Penyidikan, Pelapor Tutup Pintu Damai

“Kalau 5 tahun sebelumnya tidak ada kemajuan, pilih pemimpin baru. Dengan adanya kejadian ini sebagai pelajaran untuk kita semua kalau pilih pemimpin lihat dulu rekam jejaknya,” komentarnya.

Di sisi lain, akun @Georgia Giio mengingatkan bahwa peran Pemerintah Desa juga sangat krusial dalam melaporkan kondisi infrastruktur ke tingkat kabupaten.

Hingga Rabu (25/2/2026) pukul 23:54 Wita, video viral tersebut telah disukai sebanyak 3,4 ribu kali, mendapat 453 komentar, dan dibagikan sebanyak 392 kali oleh pengguna Facebook.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pemerintah daerah setempat belum memberikan tanggapan resmi terkait video viral dan keluhan warga tersebut.

Penulis : Tim Redaksi

Editor : Fons Abun

Berita Terkait

Representasi Kaum Muda, Bona Jasman Siap Bertarung di Pilkades Watu Manggar
Digugat Pemkab, Enam Sertifikat Hak Milik di Labuan Bajo Dibatalkan PTUN Kupang
Abaikan Batas Waktu Lima Hari, Penyaluran Beras Bantuan di Desa Riung Mandek
Pesan Damai dan ‘Politik 3D’ Menggema di Rumah Gendang Jelang Pilkades Lewat
Pilkades Gorontalo: Enam Calon Berebut Lima Kuota, Itho Sulu Unjuk Kekuatan Lintas Suku
WTID dan IN-FLORES Perkuat Kapasitas Pelaku Pariwisata Wujudkan Destinasi Inklusif
MotoGP Mandalika 2026 Siap Digelar, Indonesia Bidik Sorotan Dunia
500 Knalpot Brong Disulap Jadi Patung Komodo, Polres Manggarai Barat Curi Perhatian Wisatawan

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 20:57

Representasi Kaum Muda, Bona Jasman Siap Bertarung di Pilkades Watu Manggar

Sabtu, 20 Juni 2026 - 18:30

Digugat Pemkab, Enam Sertifikat Hak Milik di Labuan Bajo Dibatalkan PTUN Kupang

Sabtu, 20 Juni 2026 - 18:07

Abaikan Batas Waktu Lima Hari, Penyaluran Beras Bantuan di Desa Riung Mandek

Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:48

Pesan Damai dan ‘Politik 3D’ Menggema di Rumah Gendang Jelang Pilkades Lewat

Sabtu, 20 Juni 2026 - 14:10

Pilkades Gorontalo: Enam Calon Berebut Lima Kuota, Itho Sulu Unjuk Kekuatan Lintas Suku

Berita Terbaru