Wabup Tarsi Puji Ketangguhan Tim Gabungan di Lokasi Longsor Goreng Meni

- Redaksi

Selasa, 27 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Borong – Pencarian korban tanah longsor di Desa Goreng Meni, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur akhirnya membuahkan hasil.

Pada hari kelima pencarian, Selasa (27/1/2026), Tim SAR gabungan berhasil menemukan satu korban terakhir yang tertimbun material longsor.

Keberhasilan evakuasi ini merupakan kerja keras tim yang melibatkan Basarnas Labuan Bajo, TNI, Polri, Brimob Kompi 2 Manggarai, serta unsur perangkat daerah.

Baca Juga:  Update Kasus KM Putri Sakinah: PN Labuan Bajo Gelar Sidang Pemeriksaan Saksi Pekan Ini

Warga masyarakat dan Pemerintah Kecamatan Lamba Leda juga turut bahu-membahu di lapangan selama proses pencarian berlangsung.

Wakil Bupati Manggarai Timur, Tarsisius Saryanto, menyampaikan apresiasi dan terima kasih mendalam kepada seluruh personel yang terlibat.

“Atas nama Pemerintah Daerah, saya mengucapkan banyak terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada segenap komponen yang telah berkontribusi terhadap proses penanganan bencana longsor di Desa Gurung Meni,” ujar Wabup Tarsi.

Baca Juga:  Satu Rumah Ludes di Compang Cibal, BPBD Manggarai Pastikan Bantuan BBR Sedang Berproses

Ia secara khusus memuji kesigapan Tim Basarnas, Polres Manggarai Timur, Kodim 1612 Manggarai, Brimob, BPBD, Dinas Sosial, serta tenaga medis dari Puskesmas Benteng Jawa.

“Saudara-saudara adalah pejuang tangguh yang telah sigap membantu serta melayani masyarakat. Semoga kebaikannya diberkati oleh Tuhan Yang Maha Kuasa,” lanjutnya.

Baca Juga:  Pemkab Matim Pasok Bantuan Logistik ke Lokasi Longsor

Selain apresiasi terhadap tim evakuasi, Wabup Tarsi juga memberikan peringatan dini kepada seluruh warga Manggarai Timur.

Ia meminta masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan mengingat cuaca ekstrem dan intensitas hujan yang masih tinggi di wilayah tersebut.

Pemerintah berharap koordinasi lintas sektor tetap terjaga guna mengantisipasi potensi bencana susulan di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.

Penulis : Fons Abun

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Demi Jaga Citra Wisata, OPW Bersihkan Jalur Gang Pengadilan-Wae Mata
28 Hari Operasi, SAR Gempa Flores Resmi Ditutup
Jenazah Dokter Korban KKB Transit di Labuan Bajo, Diterbangkan ke Maumere Pakai Pesawat Polri
Gempa Retakkan SDN Nanga Boleng, Guru dan Siswa Bangun Kelas Darurat Mandiri
Kejari Mabar Buka Suara Usai Didesak ‘Buka Terang’ Korupsi KPU Rp28 Miliar
LPPDM Tagih Tersangka Kasus Dana Hibah KPU Mabar
Siapa Pelapor Dugaan Korupsi Rp 28 M KPU Manggarai Barat? Ini Kata Kejari
Dugaan Korupsi Rp28 Miliar Naik Penyidikan, Siapa Tersangka di KPU Manggarai Barat?

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 12:39

Demi Jaga Citra Wisata, OPW Bersihkan Jalur Gang Pengadilan-Wae Mata

Sabtu, 12 September 2026 - 20:07

28 Hari Operasi, SAR Gempa Flores Resmi Ditutup

Sabtu, 12 September 2026 - 16:58

Jenazah Dokter Korban KKB Transit di Labuan Bajo, Diterbangkan ke Maumere Pakai Pesawat Polri

Sabtu, 12 September 2026 - 14:14

Gempa Retakkan SDN Nanga Boleng, Guru dan Siswa Bangun Kelas Darurat Mandiri

Jumat, 11 September 2026 - 18:26

LPPDM Tagih Tersangka Kasus Dana Hibah KPU Mabar

Berita Terbaru

Syamsudin Kadir

Opini

Membayangkan Pemilu 2029 Dari Titik Kunci

Minggu, 13 Sep 2026 - 19:44

Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) resmi menutup Operasi SAR Gempa Flores bermagnitudo 7,7 pada Sabtu (12/9/2026) pukul 18.00 WITA.

Nasional

28 Hari Operasi, SAR Gempa Flores Resmi Ditutup

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:07