Bantah Isu Berkembang, Manajemen Le Dupar Beberkan Kronologi Wafatnya LC Asal Karawang

- Redaksi

Selasa, 5 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAMBAR Ilustrasi: SUMBER FOTO- Pixabay

GAMBAR Ilustrasi: SUMBER FOTO- Pixabay

LABUAN BAJO Pihak manajemen tempat hiburan Le Dupar di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, membantah keras kabar yang menyebutkan salah satu pekerjanya, seorang Lady Companion (LC) berinisial A alias Rika, meninggal dunia saat melayani tamu di ruang kerja.

Manajemen menegaskan bahwa perempuan asal Karawang, Jawa Barat tersebut meninggal dunia di rumah sakit akibat masalah kesehatan, dan sedang tidak dalam jam kerja saat gejala awal muncul.

Perwakilan Manajemen Le Dupar, Immanuel Zefanya, merilis hak jawab resmi untuk meluruskan kesimpangsiuran informasi yang beredar di sejumlah media sosial dan media daring.

Baca Juga:  BPKB Raib di Tangan Koperasi, Nasabah KSP Obor Mas Tuntut Tanggung Jawab

“Kami selaku pihak Manajemen Le Dupar dengan tegas membantah informasi yang menyebutkan bahwa almarhumah meninggal dunia di tempat kerja atau saat melayani tamu di room,” kata Immanuel melalui keterangan tertulisnya yang diterima media ini, Selasa (5/5/2026).

Immanuel menjelaskan bahwa pada saat kejadian, almarhumah sedang beristirahat di tempat tinggalnya.

Berdasarkan kronologi internal perusahaan, pada Minggu (3/5/2026) sekitar pukul 17.00 WITA, rekan sekamar korban berinisial GS melaporkan bahwa A mengalami sesak napas.

Pihak internal Le Dupar mengklaim telah memberikan pertolongan pertama. Kondisi korban sempat membaik, namun kembali memburuk dengan gejala yang sama pada pukul 21.30 WITA.

Baca Juga:  Cecilia Shelvy Beberkan Alasan Penolakan Kuota Wisata TNK

Malam itu juga, manajemen membawa A ke Rumah Sakit Siloam Labuan Bajo. Di sana, korban mendapat penanganan intensif, termasuk pemeriksaan CT Scan dan rawat inap.

Korban dilaporkan masih dalam kondisi sadar dan dapat berkomunikasi saat dirawat pada Minggu malam.

Namun, pada Senin (4/5/2026) pagi sekitar pukul 08.00 WITA, kondisi korban memburuk secara tiba-tiba. Ia mengalami kejang, kehilangan kesadaran, dan langsung dipindahkan ke ruang ICU.

Tim medis Rumah Sakit Siloam menyatakan A meninggal dunia pada pukul 09.14 WITA.

“Berdasarkan informasi resmi dari rumah sakit, penyebab meninggalnya almarhumah adalah kegagalan fungsi jantung,” ujar Immanuel.

Baca Juga:  Mawatu Resort Beri Deadline 3 Hari ke Kontraktor Usai Digeruduk Pekerja dan Pemilik Alat Berat

Pihak Le Dupar meminta masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang tidak terverifikasi demi menghormati privasi dan duka keluarga almarhumah.

Sebagai bentuk tanggung jawab, pihak perusahaan menanggung seluruh biaya medis selama korban dirawat di rumah sakit.

Manajemen juga mendanai penuh proses pemulangan jenazah dari Labuan Bajo hingga ke kampung halaman korban di Karawang, Jawa Barat.

“Langkah ini merupakan wujud komitmen kami untuk memastikan bahwa almarhumah mendapatkan penanganan yang layak serta penghormatan terakhir yang pantas,” tutup Immanuel.

Penulis : Fons Abun

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Representasi Kaum Muda, Bona Jasman Siap Bertarung di Pilkades Watu Manggar
Digugat Pemkab, Enam Sertifikat Hak Milik di Labuan Bajo Dibatalkan PTUN Kupang
Abaikan Batas Waktu Lima Hari, Penyaluran Beras Bantuan di Desa Riung Mandek
Pesan Damai dan ‘Politik 3D’ Menggema di Rumah Gendang Jelang Pilkades Lewat
Pilkades Gorontalo: Enam Calon Berebut Lima Kuota, Itho Sulu Unjuk Kekuatan Lintas Suku
WTID dan IN-FLORES Perkuat Kapasitas Pelaku Pariwisata Wujudkan Destinasi Inklusif
MotoGP Mandalika 2026 Siap Digelar, Indonesia Bidik Sorotan Dunia
500 Knalpot Brong Disulap Jadi Patung Komodo, Polres Manggarai Barat Curi Perhatian Wisatawan

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 20:57

Representasi Kaum Muda, Bona Jasman Siap Bertarung di Pilkades Watu Manggar

Sabtu, 20 Juni 2026 - 18:30

Digugat Pemkab, Enam Sertifikat Hak Milik di Labuan Bajo Dibatalkan PTUN Kupang

Sabtu, 20 Juni 2026 - 18:07

Abaikan Batas Waktu Lima Hari, Penyaluran Beras Bantuan di Desa Riung Mandek

Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:48

Pesan Damai dan ‘Politik 3D’ Menggema di Rumah Gendang Jelang Pilkades Lewat

Sabtu, 20 Juni 2026 - 14:10

Pilkades Gorontalo: Enam Calon Berebut Lima Kuota, Itho Sulu Unjuk Kekuatan Lintas Suku

Berita Terbaru